Harga minyak naik karena pertumbuhan Tiongkok dan ketegangan di Timur Tengah Oleh Reuters

- Penulis

Selasa, 16 April 2024 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

(Reuters) -Harga minyak naik pada hari Selasa setelah knowledge menunjukkan ekonomi Tiongkok tumbuh lebih cepat dari perkiraan, sementara meningkatnya ketegangan di Timur Tengah juga membuat pasar gelisah setelah Israel mengatakan akan menanggapi serangan rudal dan drone Iran pada akhir pekan.

kontrak berjangka untuk pengiriman Juni naik 20 sen, atau 0,2%, menjadi $90,30 in keeping with barel pada 0757 GMT. kontrak berjangka untuk pengiriman Mei naik 21 sen, atau 0,3%, menjadi $85,62 in keeping with barel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya pada hari ini harga minyak telah meningkat hampir 1% setelah rilis knowledge resmi dari Tiongkok yang menunjukkan produk domestik bruto negara importir minyak terbesar di dunia itu tumbuh 5,3% pada kuartal pertama, secara tahunan, mengalahkan ekspektasi para analis.

Namun, kedua indeks acuan tersebut kehilangan beberapa keuntungannya karena sejumlah indikator Tiongkok lainnya termasuk investasi actual property, penjualan ritel dan output industri menunjukkan permintaan masih lemah dalam menghadapi krisis properti yang berkepanjangan.

Baca Juga:  Dupoin Berbagi Kebahagiaan Melalui Program CSR di Jakarta Timur

Harga minyak melonjak pekan lalu ke degree tertinggi sejak Oktober, namun jatuh pada hari Senin setelah serangan Iran terhadap Israel pada akhir pekan terbukti tidak terlalu merusak dibandingkan yang diperkirakan, sehingga mengurangi kekhawatiran akan konflik yang semakin intensif yang dapat menggantikan barel minyak mentah.

“Respons Israel akan menentukan apakah eskalasi ini berakhir atau berlanjut. Konflik masih bisa diatasi oleh Israel, Iran dan proksinya, dengan kemungkinan keterlibatan AS,” kata analis di ANZ Analysis dalam sebuah catatan pada hari Selasa.

© Reuters.  FOTO FILE: Pemandangan udara menunjukkan ladang minyak Majnoon dekat Basra, Irak, 12 Mei 2023. REUTERS/Essam Al-Sudani/File Photo

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Senin memanggil kabinet perangnya untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari 24 jam untuk mempertimbangkan bagaimana bereaksi terhadap serangan langsung Iran yang pertama terhadap Israel.

Iran memproduksi lebih dari 3 juta barel minyak mentah in keeping with hari sebagai produsen utama dalam Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).



[ad_2]

2024-04-16 14:41:48

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru