Bandung Barat | SekitarKita.id,- Warga digegerkan dengan penemuan sosok mayat tergeletak di sebuah selokan di Kampung Cempaka, RT01/RW03, Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Ahad (28/04/2024).
Belakangan diketahui, mayat tersebut bernama Jujun Junawan (45) warga Kampung Babakan RT02/RW10, Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah. Korban ditemukan sekira pukul 06.00 WIB.
Kapolsek Padalarang, Kompol Darwan saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian berawal saat saksi bernama Handri Yuke Yuner (58) yang merupakan seorang ojek pangkalan (opang) tengah menunggu penumpang bersama rekannya bernama Iwan Kurniawan (54).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pagi itu saksi (Handri) pada saat itu sedang menunggu penumpang tanpa tak di sengaja melihat ke bawah selokan seperti ada orang tertidur, kemudian saksi mengajak temanya untuk memastikan hal tersebut,” kata Kompol Darwan, Minggu.
Kaget bukan kepalang, kata Darwan, saat di cek oleh kedua saksi, melihat seorang laki-laki sudah tak bernyawa dengan posisi tengkurap di dasar saluran air.
“Setelah di cek ternyata benar ada seorang laki laki yang sudah tidak bernyawa berada terbaring di dalam saluran air got, jarak pangkalan ojek saksi dengan got saluran air tersebut 10 meter,” ujar dia.
Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan serangkaian penyidikan, polisi berhasil mengantongi identitas korban dan mengubungi keluarga korban. Kendati itu tak ditemukanya luka-luka atau tanda kekerasan pada tubuh korban.
Menurut pengakuan istri korban bernama Yulia (35), ujar Darwan kembali, pada Sabtu tanggal 27 April 2024, pukul 23.30 WIB malam, korban tengah menderita sakit. Lalu kemudian korban keluar rumah untuk membeli obat di warung terdekat.
“Namun setelah keluar rumah membeli obat, korban tidak kembali kerumah hingga besok pagi harinya mendapat informasi bahwa korban ditemukan meninggal dunia diselokan pinggir jalan depan Samsat Cimareme, setelah dicek ternyata benar korban ditemukan sudah meninggal dunia diselokan depan Samsat,” ujar dia.
“Dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban, korban meninggal dunia karena menderita sakit, kami tutur berduka cita, saat ini jenazah korban langsung dimakamkan pihak keluarga. Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima ini adalah musibah” kata Darwan menandaskan.
Penulis : Abdul Kholilulloh
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : laporan tim SekitarKita.id








