Istilah 'Magnificent 7' perlu dihentikan setelah laporan laba kuartal pertama: Goldman Sachs Oleh Making an investment.com

- Penulis

Minggu, 19 Mei 2024 - 01:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Goldman Sachs telah mengamati perubahan signifikan di antara perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka, yang sering dijuluki “Magnificent 7,” menyusul hasil kuartal pertama mereka.

Secara kolektif, Apple Inc (NASDAQ :), Amazon.com Inc (NASDAQ :), Alphabet (NASDAQ 🙂 Inc., Meta Platforms Inc (NASDAQ :), Microsoft Company (NASDAQ :), NVIDIA Company (NASDAQ 🙂 , dan Tesla (NASDAQ:) Inc. mengalami peningkatan laba sebesar 48% dari tahun ke tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan penjualan sebesar 14% dan ekspansi margin sebesar 521 foundation poin sehingga margin agregat menjadi 22,8%.

Namun, analisis tersebut menunjukkan bahwa kinerja keseluruhan ini menyembunyikan kekayaan masing-masing perusahaan.

Meta Platforms, Alphabet, dan Amazon melampaui ekspektasi dengan pertumbuhan penjualan masing-masing sebesar 27%, 15%, dan 13%, yang menyebabkan kenaikan harga saham tahun ini sebesar 34%, 25%, dan 21%. Keuntungan ini mencerminkan kinerja pasar yang lebih kuat bagi perusahaan-perusahaan ini dibandingkan dengan beberapa perusahaan sejenis.

Sebaliknya, penjualan Apple mengalami penurunan sebesar 4%, sementara Tesla mengalami penurunan pendapatan sebesar 9%. Akibatnya, harga saham mereka terkena dampaknya, saham Apple anjlok 1% dan Tesla anjlok 30%.

Baca Juga:  turun menjadi $67k karena kekhawatiran suku bunga mengimbangi persetujuan ETF Ether Oleh Making an investment.com

Penurunan ini menyebabkan peringkat Tesla turun ke peringkat 12 saham terbesar di dunia.

“Julukan “Magnificent 7″ perlu dihentikan setelah hasil kuartal pertama,” kata analis Goldman Sachs dalam sebuah catatan.

Laporan tersebut menambahkan bahwa penyebaran kinerja yang luas menyoroti beragam tantangan dan peluang yang dihadapi oleh para pemimpin industri ini.

Meskipun beberapa perusahaan terus berekspansi dan melampaui ekspektasi pasar, ada pula yang menghadapi kondisi ekonomi yang lebih sulit.

Hasil NVIDIA yang akan datang akan menambah teka-teki lanskap industri teknologi saat ini.

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran atau rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan Di Sini atau
Hilangkan iklan
.



[ad_2]

2024-05-19 01:35:33

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru