Manfaatkan Kunjungan Wamentan, Kang Tebe Sampaikan Keluhan Petani di Bandung Barat

- Penulis

Minggu, 28 Juli 2024 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tb Ardi Januar mendampingi kunjungan Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono di wilayah KEcamatan Cihampelas KBB (foto: instagram @kang_tebs)

i

Tb Ardi Januar mendampingi kunjungan Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono di wilayah KEcamatan Cihampelas KBB (foto: instagram @kang_tebs)

Bandung Barat | SekitarKita.id- Banyak persoalan pertanian yang dihadapi petani di Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah disampaikan langsung oleh Tb Ardi Januar kepada Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono.

Tb Ardi Januar, yang juga merupakan calon calon Bupati Bandung Barat dari Partai Gerindra, mengungkapkan berbagai keluhan yang selama ini dirasakan oleh petani di KBB yang perlu di dukung pemerintah pusat.

Dalam unggahan akun Instagram @kang.tebs, ia mengatakan, ada sekitar 150 ribu warga Bandung Barat menggantungkan hajat hidupnya di sektor pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, kata Kang Tebe, perlunya perhatian pemerintah pusat dan daerah dalam hal pupuk, bibit hingga infrastruktur dan teknologi pertanian.

Kang Tebe, sapaan akrab Tb Ardi Januar menyebut, kedaulatan pangan dan kesejahteraan para petani adalah harapan yang harus menjadi kenyataan.

“Siang tadi bersama Wakil Menteri Pertanian (Mentan) mas @sudaru_sudaryono.bersilaturahmi dan menjaring aspirasi para petani di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, cuit keterangan kang Tebe dilansir SekitarKita.id, Minggu (28/7/2024).

Baca Juga:  Tren Wisata Awal Tahun 2026 Bergeser, Short Getaway dan Wisata Kuliner Langit Nara Lembang Kian Diminati

Dalam kesempatan tersebut, saat di hubungi wartawan, Tb Ardi Januar mengapresiasi kehadiran Wakil Menteri Pertanian dalam acara temu wicara bersama DPD Tani Merdeka Indonesia dan DPD Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA) Jawa Barat di Kecamatan Cihampelas, KBB.

Kang Tebe, menyampaikan berbagai kebutuhan petani di KBB, mulai dari pembangunan irigasi, jalan usaha tani, teknologi modern, fasilitas penyimpanan hasil panen, kredit pertanian, kewirausahaan, hingga pengenalan komoditas baru dengan nilai ekonomi tinggi.

Kang Tebe menekankan pentingnya akses ke pemerintah pusat dan kerja sama yang lebih baik antara pemerintah daerah dan pusat untuk meningkatkan kesejahteraan dan keinginan sektor pertanian di KBB.

Menurutnya, sektor pertanian di KBB, yang memberikan kontribusi sebesar 12,73% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada tahun 2023 dengan nilai Rp7,2 triliun, mengalami penurunan pertumbuhan dengan perlambatan sebesar 1,59% pada tahun yang sama.

Dia juga menjelaskan potensi besar pertanian di KBB dengan komoditas unggulan seperti padi, teh, kopi, dan hortikultura.

“Produksi padi di KBB pada tahun 2022 mencapai 2.068 ton dari luas panen 578 hektar, dengan daerah utama penghasil padi di Kecamatan Gununghalu, Cipatat, dan Rongga,” tuturnya.

Baca Juga:  Diklat Loading Grasp Port Academy Tarik Minat Puluhan Peserta Profesional

“Sedangkan teh dan kopi diandalkan dari Kecamatan Lembang dan Parongpong, serta hortikultura, terutama cabai besar, dari Lembang dan Cisarua,” sambung Kang Tebe.

Namun, sebagian besar petani di KBB adalah petani gurem yang menguasai lahan kurang dari 0,5 hektar. Dari total 156.815 rumah tangga usaha pertanian, 143.092 di antaranya adalah petani gurem, yang berarti 91,25% dari total petani.

“Tantangan utama yang dihadapi adalah kekeringan, dan semua aspirasi petani ini telah disampaikan langsung ke Wakil Menteri Pertanian,” ujar Kang Tebe menandaskan.

Kang Tebe berharap agar perhatian dari pemerintah pusat dapat membantu mengatasi masalah ini dan mendorong kemajuan sektor pertanian di KBB untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Berita Terkait

Kinerja Pajak KBB Moncer di 2026, Pajak Capai 22,47 Persen Namun PBB Tertinggal
HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan
Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi
Menara Tower PT Protelindo Picu Polemik Warga Padalarang, Pemkab Bandung Barat Dinilai Lambat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Kinerja Pajak KBB Moncer di 2026, Pajak Capai 22,47 Persen Namun PBB Tertinggal

Senin, 20 April 2026 - 14:29 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB

Berita Terbaru