[ad_1]
Bagi Anda pemilik dan pengguna kendaraan roda empat pasti menginginkan kondisi cat mobil yang mulus dan mulus. Tetapi seiring berjalannya waktu dan penggunaan, tidak bisa dipungkiri bahwa kondisi cat frame mobil kita segera akan semakin menurun. Entah itu dari kecemerlangannya alias keutuhan catnya. Selain paparan sinar matahari, cairan juga bisa merusak cat mobil kita. Cairan macam apa itu? Baca artikel ini selengkapnya.
Telur
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kita memulainya dari hal yang tidak terduga yaitu telur. Telur yang bergesekan dengan cat mobil akan bersifat korosif dan tentunya berdampak buruk bagi cat mobil kita. Andai Anda menemukan noda telur pada cat mobil Anda, secepatnya cuci mobil untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Kopi dan Soda
Berikutnya adalah kopi dan soda. Kopi dan soda merupakan cairan asam yang bisa merusak cat mobil. Keduanya juga sesekali mengandung gula dengan begitu meninggalkan residu lengket. Cuci mobil Anda secepatnya setelah terkena tumpahan soda atau kopi. Kotoran burung merupakan cairan berikutnya yang bisa merusak cat mobil kita. Sama seperti kopi, kotoran burung bersifat asam, dan andai kering, kotorannya sulit dihilangkan. Secepatnya bersihkan dengan kain lembab, lalu secepatnya cuci mobil Anda.
Minyak Rem dan Bensin
Andai Anda suka memperbaiki mobil sendiri, sebaiknya lebih berhati-hati sebab minyak rem dan bensin. Mereka juga bisa memudarkan cat mobil kita. Bensin tidak terlalu tajam dan bisa dikarenakan kerusakan, tetapi tetap lebih baik mencegah daripada memperbaiki kerusakan cat. Andai mobil terkena tumpahan minyak rem, secepatnya bilas dengan sejumlah besar air lalu cuci bagian yang terkena. Andai terjadi kontak dengan bensin, secepatnya bersihkan bagian yang terkena.
Aseton
Aseton alias penghapus cat kuku merupakan salah satu cairan yang berbahaya bagi cat mobil. Kalaupun kita membiarkan aseton tumpah pada cat mobil beberapa jam saja, aseton tersebut akan mengikis cat mobil sampai ke dasarnya. Andai Anda menumpahkan aseton ke mobil Anda, gunakan air sabun (sabun akan menetralkan aseton) untuk secepatnya membersihkannya.
Baca Juga : Agar Cat Mobil Tetap Mengkilap
Air Keras
Terakhir adalah air sadah alias air dengan kandungan mineral tinggi. Air sadah terbentuk ketika air merembes melalui endapan batu kapur, kapur atau gipsum, yang sebagian besar terdiri dari kalsium dan magnesium karbonat, bikarbonat, dan sulfat. Air sadah bisa meninggalkan kerak pada cat mobil kita dan membuatnya kusam. Walaupun andai dibiarkan, bukan tidak mungkin saja lapisan cat kendaraan kita segera akan rusak. Kami merekomendasikan penggunaan TDS meter untuk mengukur konten padatan terlarut entire di dalam air yang akan kita gunakan untuk mencuci mobil. Andai hasil pengukuran TDS meter memperlihatkan angka di atas 350 ppm (portions in line with Million), berarti air tersebut bersifat sadah dan bisa membahayakan cat mobil kita.
[ad_2]
Sumber: Deltalube
Source link








