Tragedi Pejompongan: Driver Ojol Tewas Terlindas Mobil Brimob, Kapolri Minta Maaf

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pengemudi ojek online (ojol) dikabarkan tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob saat kericuhan antara demonstran dengan aparat pecah di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam. Foto: tangkapan layar video viral

i

Seorang pengemudi ojek online (ojol) dikabarkan tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob saat kericuhan antara demonstran dengan aparat pecah di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam. Foto: tangkapan layar video viral

SEKITARKITA.id- Seorang pengemudi ojek online (ojol) dikabarkan tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob saat kericuhan antara demonstran dengan aparat pecah di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Dalam video amatir warga yang beredar di media sosial, terlihat massa berhamburan ke sisi kanan dan kiri jalan. Sebuah mobil taktis Brimob melaju kencang memecah kerumunan hingga melewati area seberang salah satu gereja di lokasi tersebut.

Di saat bersamaan, seorang driver ojol tampak tersungkur ke tengah jalan. Belum sempat menghindar, tubuhnya langsung tergilas ban mobil taktis. Saksi mata menyebut, korban sempat menoleh ke arah kendaraan sebelum akhirnya terlindas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Warga sempat berteriak saat korban pertama kali tergilas. Mobil itu sempat berhenti sebentar, tapi kemudian melanjutkan perjalanan hingga menggilas tubuh korban lagi,” ujar salah seorang saksi mata.

Seorang pengemudi ojek online (ojol) dikabarkan tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob saat kericuhan antara demonstran dengan aparat pecah di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam. Foto: tangkapan layar video viral
Seorang pengemudi ojek online (ojol) dikabarkan tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob saat kericuhan antara demonstran dengan aparat pecah di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam. Foto: tangkapan layar video viral

Korban yang terkapar di aspal kemudian dievakuasi warga dan dilarikan ke Rumah Sakit Pelni, namun nyawanya tidak tertolong.

Baca Juga:  HKG PKK ke-52 tingkat Kabupaten Karawang: Gerakan bersama PKK untuk kesejahteraan menuju Indonesia maju

Kapolri Tanggapi, Minta Maaf

Menanggapi peristiwa tragis tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf yang mendalam kepada keluarga korban dan komunitas ojol.

Related Posts

“Saya menyesali peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya,” ujar Sigit, dikutip dari Kompas.com, Kamis (28/8/2025).

Sigit menegaskan bahwa dirinya telah memerintahkan Propam Polri untuk melakukan penyelidikan terkait insiden ini.

“Saat ini kami sedang mencari keberadaan korban. Saya sudah perintahkan Propam melakukan penanganan lebih lanjut,” tegasnya.

Kapolri juga menegaskan komitmennya agar kasus ini ditangani secara transparan.

“Sekali lagi, kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk korban, keluarga, dan seluruh keluarga besar ojol,” tambahnya.

Insiden ini menuai gelombang kecaman dari masyarakat. Warganet ramai-ramai menuntut transparansi penanganan kasus, serta meminta aparat lebih humanis dalam mengendalikan massa aksi.

Baca Juga:  Disperkim Bandung Barat Diduga Catut Lahan TPU di Padalarang, Warga Hentikan Sementara Proyek Pembangunan

Tragedi ini juga menjadi sorotan berbagai organisasi masyarakat sipil, yang menilai aparat seharusnya mengedepankan prinsip perlindungan warga sipil di atas segalanya.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Fathar Victor

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan
IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat
Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi
Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung
BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat
Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya
Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:07 WIB

IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:18 WIB

IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:13 WIB

BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat

Berita Terbaru