8 Sekolah di KBB Terdampak, 53 Pekerja Dapur MBG Dirumahkan Usai Dana SPPG Raib Rp1 Miliar

- Penulis

Selasa, 4 November 2025 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hingga kini, aktivitas di dapur SPPG Pangauban Batujajar yang berlokasi di Kampung Cibodas RT02/08, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, KBB, tampak terhenti total (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Hingga kini, aktivitas di dapur SPPG Pangauban Batujajar yang berlokasi di Kampung Cibodas RT02/08, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, KBB, tampak terhenti total (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali menjadi sorotan usai dana Rp1 miliar raib karena dugaan penipuan digital (phishing).

Sedikitnya 53 pekerja dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban Batujajar terpaksa dirumahkan sementara.

Kondisi ini berdampak pada delapan sekolah penerima manfaat MBG di wilayah Batujajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga kini, aktivitas di dapur SPPG Pangauban Batujajar yang berlokasi di Kampung Cibodas RT02/08, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, KBB, tampak terhenti total.

Hingga kini, aktivitas di dapur SPPG Pangauban Batujajar yang berlokasi di Kampung Cibodas RT02/08, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, KBB, tampak terhenti total (foto: Abdul Kholilulloh)
Hingga kini, aktivitas di dapur SPPG Pangauban Batujajar yang berlokasi di Kampung Cibodas RT02/08, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, KBB, tampak terhenti total (foto: Abdul Kholilulloh)

Pantauan pewarta di lokasi pada Selasa (4/11/2025) menunjukkan dapur produksi makanan sekolah tersebut tidak lagi beroperasi. Hanya terlihat beberapa pekerja bangunan yang tengah melakukan perbaikan di area dapur.

Catatan redaksi merilis, SPPG Pangauban Batujajar sendiri baru beroperasi sekitar 10 hari dan telah memproduksi 3.500 porsi makanan untuk delapan sekolah.

Di antaranya, SDN Cibodas 1, SDN Cibodas 3, SDN Galanggang 1, MI Cihurip, SMPN 2 Batujajar, MTs Banuraja dan SMK Kespam.

Baca Juga:  Maju Pilkada Bandung Barat, Gilang Dirga siap Blusukan ke Warga usai Jalani Tes Kesehatan

Salah satu pekerja dapur, Meli (39), yang juga Ketua RW 08, mengaku terpukul dengan pemberhentian sementara tersebut.

“Alhamdulillah, program MBG ini sangat membantu ibu-ibu di sini. Sekarang kami kehilangan penghasilan. Saya biasa dapat Rp130 ribu per hari, dibayar mingguan,” ujarnya kepada wartawan.

Meli mengatakan seluruh pekerja telah dikumpulkan dan diberi penjelasan bahwa operasional dihentikan sampai masalah selesai.

Insiden hilangnya dana tersebut dilaporkan oleh Yayasan Prama Guna Nasional (PGN) melalui dokumen resmi Laporan Khusus (Lapsus) Nomor: 001/PGN/SPPG-PANGAUBANIX/2025. Dana MBG yang diamanatkan untuk penyediaan makanan siswa diduga digasak pelaku phishing.

Kepala SPPG Pangauban Batujajar, Mochamad Cakra Aji Saputra, awalnya mencoba melakukan approval transaksi melalui BNI Direct.

Saat itu muncul instruksi penggantian password, lalu ia terhubung dengan pihak yang mengaku dari BNI dan mengikuti instruksi, termasuk memberikan data autentikasi rahasia.

Keesokan hari, saldo rekening operasional tersisa hanya sekitar Rp12 juta dari total Rp1 miliar.

Pihak yayasan menegaskan kejadian ini mengindikasikan penipuan siber yang memanfaatkan kelalaian menjaga kerahasiaan data perbankan digital.

Baca Juga:  Optimis menang Pilbup Karawang, Gina Fadlia Swara tunggu rekom DPP Gerindra

Melalui unggahan video resmi di TikTok, @sppgpangaubanbatujajar dikutip sekitarkita.id, pihak SPPG menjelaskan bahwa 53 pekerja harus dirumahkan karena dapur tidak lagi bisa belanja bahan baku dan beroperasi.

“Seharusnya anak-anak sangat antusias menunggu makanan dari program Presiden Prabowo, tapi kami tak bisa produksi karena dana terkuras,” ujar salah satu pengurus dalam video tersebut.

Pihak yayasan juga mengaku telah melaporkan kasus ini ke BGN, legislatif, hingga DPRD KBB. Namun proses penggantian dana disebut bisa memakan waktu hingga tiga bulan.

Meski terpukul, para pekerja tetap berharap dapur MBG bisa kembali beroperasi segera.

“Mudah-mudahan cepat selesai, karena kegiatan ini membantu ekonomi warga,” kata Meli.

Insiden ini menjadi alarm penting bagi pengelolaan dana digital program nasional MBG, baik dari sisi keamanan siber maupun pengawasan pelaksana di lapangan.

Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari BGN pusat terkait hilangnya dana Rp1 miliar tersebut. Redaksi sekitarkita.id masih berupaya menunggu klarifikasi dari pihak terkait agar menyajikan isi muatan berita yang berimbang.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar
Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah
Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban
Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 
BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah
Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS
Perlu Diaudit, Menu MBG di Cipatik Cihampelas Tak Layak, Warga Nilai Tidak Sesuai Standar Gizi 
Dokter Spesialis Jarang Ngantor, DPRD KBB Soroti Pelayanan di RSUD Cikalongwetan 

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:58 WIB

Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:20 WIB

Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:11 WIB

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban

Senin, 8 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Juni 2026 - 15:26 WIB

BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah

Berita Terbaru

Tim INAFIS Polres Cimahi lakukan olah TKP penemuan jenazah di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Jun 2026 - 21:52 WIB