Terungkap! Dua Remaja Habisi Pelajar SMPN 26 Bandung, Skenario Penculikan Palsu

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra barang bukti atas pembunuhan pelajar SMPN 26 Kota Bandung (foto: Hummas Polres Cimahi)

i

Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra barang bukti atas pembunuhan pelajar SMPN 26 Kota Bandung (foto: Hummas Polres Cimahi)

SEKITARKITA.id – Kepolisian Resor Polres Cimahi berhasil mengungkap kasus pembunuhan tragis terhadap seorang pelajar SMPN 26 Kota Bandung yang ditemukan tak bernyawa di kawasan eks Kampung Gajah, Jalan Sersan Bajuri, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra mengonfirmasi bahwa dua tersangka berusia di bawah umur telah diamankan. Keduanya ditangkap di wilayah Kabupaten Garut, setelah sempat melarikan diri ke Tasikmalaya.

“Terkait penemuan jasad di kawasan eks Kampung Gajah, pihak kepolisian telah mengamankan pelaku. Dua di antaranya diketahui masih berusia di bawah umur dan ditangkap di Garut,” ujar Kapolres, Minggu (15/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Unit Resmob Satreskrim Polres Cimahi menangkap dua pelaku berinisial YA (16) dan AP (17) di Desa Banyuresmi, Kabupaten Garut, pada Sabtu malam (14/2/2026).

Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra mengungkap kronologi dua pelaku melakukan pembunuhan pelajar SMPN 26 Kota Bandung (foto: Hummas Polres Cimahi)
Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra mengungkap kronologi dua pelaku melakukan pembunuhan pelajar SMPN 26 Kota Bandung (foto: Hummas Polres Cimahi)

Kapolres mengungkapkan, sebelum ditangkap, kedua tersangka sempat melarikan diri ke Tasikmalaya, lalu kembali ke Garut untuk bersembunyi.

Kini, keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami motif pembunuhan terhadap korban ZAAQ, pelajar SMPN 26 Bandung.

Baca Juga:  Bertolak ke Bandung Barat, Raffi Ahmad Didampingi Jeje Salurkan Bantuan Rutilahu dan Modal Usaha

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pembunuhan terjadi pada Senin (9/2/2026) sore. Saat itu, kedua pelaku sengaja mendatangi korban ke Kota Bandung.

Namun jasad korban baru ditemukan beberapa hari kemudian, tepatnya Jumat malam, oleh seorang saksi yang sedang melakukan siaran langsung di media sosial di kawasan eks Kampung Gajah.

“Korban tersebut dihabisi pada Senin sore. Pelaku sengaja datang ke Bandung. Kemudian beberapa hari kemudian, jasad korban baru ditemukan oleh saksi yang sedang live media sosial,” jelas Kapolres.

Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra menunjukan barang bukti pembunuhan terhadap pelajar SMPN 26 Kota Bandung (foto: Hummas Polres Cimahi)
Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra menunjukan barang bukti pembunuhan terhadap pelajar SMPN 26 Kota Bandung (foto: Hummas Polres Cimahi)

Skenario Palsu Penculikan Dibongkar Polisi

Sebelumnya, korban ZAAQ dilaporkan menghilang sejak 9 Januari 2026. Di media sosial, sempat beredar kabar bahwa korban menjadi korban penculikan.

Namun, penyelidikan mengungkap fakta mengejutkan: informasi penculikan tersebut adalah rekayasa para pelaku.

Polisi menyebut ponsel korban berada dalam penguasaan pelaku dan digunakan untuk menyebarkan kabar menyesatkan guna mengaburkan jejak kejahatan.

“Informasi soal korban diculik itu buatan pelaku. Saat itu, ponsel korban dalam penguasaan mereka. Saat ini semua masih kami dalami,” tegas Kapolres.

Baca Juga:  Kemenangan GFRIEND Kembali: Satu Dekade Kenangan Dirayakan

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 80 Ayat 3 UU nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Uu Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 459 UU Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP tentang pembunuhan berencana.

Hingga kini, penyidik masih mendalami motif pembunuhan, hubungan antara korban dan pelaku, serta kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi aksi keji tersebut.



Editor : Abdul Kholilulloh

Berita Terkait

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi
Menara Tower PT Protelindo Picu Polemik Warga Padalarang, Pemkab Bandung Barat Dinilai Lambat
Kecelakaan Tragis di Padalarang Jadi Alarm, Dishub Bandung Barat Genjot Perawatan PJU
Damai di Balik Tragedi Maut Padalarang: UPT DLH KBB Berikan Santunan, PJU Disorot

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Rabu, 15 April 2026 - 19:00 WIB

Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo

Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB

Rabu, 15 April 2026 - 09:28 WIB

Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi

Berita Terbaru