UE melihat harapan bagi kesepakatan mineral AS dari undang-undang kerja paksa yang baru Oleh Reuters

- Penulis

Sabtu, 6 April 2024 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

LEUVEN, Belgia (Reuters) – Peraturan baru Uni Eropa yang akan melarang produk yang dibuat menggunakan kerja paksa telah meningkatkan prospek untuk mencapai kesepakatan mengenai mineral penting dengan Amerika Serikat, kata kepala perdagangan Uni Eropa Valdis Dombrovskis pada Jumat.

Brussels sangat ingin mendapatkan kesepakatan dengan Washington yang akan memungkinkan mineral penting yang ditambang atau diproses di Eropa memenuhi syarat untuk mendapatkan keringanan pajak kendaraan ramah lingkungan di AS berdasarkan Undang-Undang Pengurangan Inflasi (IRA).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amerika Serikat dan UE gagal mencapai kesepakatan pada Dewan Perdagangan dan Teknologi yang berlangsung selama dua hari dan berakhir pada hari Jumat.

Masalah utama yang menghambat tercapainya perjanjian ini adalah komitmen terhadap standar ketenagakerjaan, termasuk keinginan AS untuk dapat melakukan inspeksi terhadap masing-masing lokasi untuk memastikan bahwa standar tersebut ditegakkan.

Dombrovskis mengatakan kedua pihak mencapai kemajuan dalam perundingan dan kesepakatan tersebut layak untuk diselesaikan tahun ini, dengan Uni Eropa dan Amerika Serikat yang secara tegas sepakat mengenai hak-hak buruh dan penghapusan kerja paksa.

Baca Juga:  Serikat pekerja Samsung di Korea Selatan berencana untuk memperpanjang aksi mogok kerja tanpa batas waktu mencapai persyaratan terpenuhi

“Undang-undang Uni Eropa yang baru mengenai penghapusan kerja paksa juga memberi kita beberapa peluang baru dalam hal ini. Pertanyaannya pada dasarnya adalah bagaimana menjadikannya sesuai dengan sistem hukum kita,” katanya.

UE akan menerapkan undang-undang tentang kerja paksa pada tahun ini.

Komisi Eropa akan memimpin penyelidikan atas dugaan kerja paksa di luar UE. Otoritas nasional akan menyelidiki kemungkinan pelanggaran di negaranya masing-masing. Produk akan ditarik jika tuduhan tersebut terbukti.

Kesepakatan mineral tersebut, yang kemungkinan mencakup kobalt, grafit, litium, mangan, dan nikel – yang penting untuk menjadikan perekonomian lebih virtual dan ramah lingkungan – mungkin tidak terlalu besar dalam hal moneter mengingat UE tidak memiliki pertambangan atau pengolahan yang luas.

© Reuters.  FOTO FILE: Wakil Presiden Eksekutif Komisi Eropa Valdis Dombrovskis menghadiri Dewan Perdagangan dan Teknologi AS-UE di Leuven, Belgia 5 April 2024. REUTERS/Johanna Geron/Pool/File Photo

Namun, seorang pejabat UE mengatakan hal ini tetap penting, karena UE akan diperlakukan lebih seperti Kanada dan Meksiko dalam hal rantai pasokan.

“Ini tentang standing kami. Ini memberikan sinyal kepada industri,” kata pejabat tersebut.



[ad_2]

2024-04-06 04:25:43

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB