Dishub KBB sebut pemudik di Lebaran 2024 alami kenaikan 40 persen

- Penulis

Senin, 8 April 2024 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Arus mudik H-2 Hari Raya Idul Fitri 1445 H tahun 2024 sepanjang jalan Arteri Kabupaten Bandung Barat (KBB) ini mengalami kenaikan 40 persen volume kendaraan di banding tahun 2023 lalu.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Dishub KBB , Fauzan Azima, ia menyebut mudik Lebaran I2024 masih didominasi kendaraan roda dua (R2) untuk yang melintasi jalur Padalarang menuju Bandung dan sekitarnya.

“Untuk pergerakan masa angkutan 2024 ini ada perbedaan dari mulai H-5 sampai dengan sekarang. Ada kenaikan sampai hari ini mencapai 40 persen dari tahun sebelumnya,” kata Fauzan saat ditemui wartawan di Pos Pelayanan Terpadu Padalarang, Senin, (8/4/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tapi tetap masih didominasi kendaraan roda dua untuk menuju jalur Padalarang, Bandung, dan sekitarnya,” sambungannya.

Fauzan menyebut, terkait intensitas pergerakan volume kendaraan pada tahun 2024 ini, kata dia, lebih besar peningkatannya dalam setiap harinya mulai dari 20 sampai 30 persen peningkatan.

“Untuk hari ini ada peningkatan tapi tidak signifikan dan rata-rata di 20 persen sekian peningkatannya,” sebutnya.

Baca Juga:  Irwasum Polri Tinjau Pos PAM Nataru 2026 di Padalarang KBB, Pastikan Kesiapan Pengamanan

Dijelaskan Fauzan, dikarenakan periode mudik cukup panjang  dari sisi liburnya, sehingga masyarakat banyak yang lebih memilih di awal untuk melakukan pergerakan mudik.

“Kita akan antisipasi juga pergerakan pada saat arus balik nanti yang peiodikalnya pendek yang kemungkinan akan bertumpuk pada pergerakan arus baliknya,” katanya.

Terkait kepadatan volume kendaraan, dia menyatakan, pihaknya bisa mengantisipasi seluruh personel dari Kepolisian, TNI, Kementerian Perhubungan, Dishub Jabar, dan Satpol-PP.

“Termasuk stakeholder terkait Alhamdulillah bisa teratasi meskipun padat tapi bisa terurai dengan baik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, jumlah kendaraan roda dua mencapai 250 ribu kendaraan lebih sementara roda empat mencapai 80 ribu kendaraan yang terpantau melintasi ruas jalan Padalarang.



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan Khusus (Lipsus)

Berita Terkait

Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar
Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah
Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban
Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 
BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah
Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS
Perlu Diaudit, Menu MBG di Cipatik Cihampelas Tak Layak, Warga Nilai Tidak Sesuai Standar Gizi 
Dokter Spesialis Jarang Ngantor, DPRD KBB Soroti Pelayanan di RSUD Cikalongwetan 

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:58 WIB

Jelang TPA Sarimukti Tutup, DLH KBB Andalkan Skema Patungan dengan Pemprov Jabar

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:20 WIB

Bejad! Diduga Ayah Setubuhi Anak Kandung di KBB, Korban Diceraikan Sehari Usai Menikah

Selasa, 9 Juni 2026 - 02:11 WIB

Misteri Pria di KBB Tewas Tergantung, Polisi Temukan Fakta Penting tentang Riwayat Korban

Senin, 8 Juni 2026 - 21:52 WIB

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Juni 2026 - 15:26 WIB

BPN KBB Bantah Keterlibatan Petugas dalam Dugaan Pungli PTSL di Ngamprah

Berita Terbaru

Tim INAFIS Polres Cimahi lakukan olah TKP penemuan jenazah di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Jun 2026 - 21:52 WIB