Apa yang akan dilakukan The Fed setelah laporan pekerjaan hari Jumat? Oleh Making an investment.com

- Penulis

Minggu, 5 Mei 2024 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Dengan information ketenagakerjaan pada hari Jumat yang menunjukkan perekonomian AS menambahkan lebih sedikit lapangan kerja dibandingkan perkiraan pada bulan April, pertanyaannya sekarang beralih ke apa yang akan dilakukan Federal Reserve selanjutnya.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa nonfarm payrolls adalah 175.000 pada bulan lalu, lebih rendah dari overall yang direvisi naik sebesar 315.000 pada bulan Maret. Jumlah tersebut juga berada di bawah perkiraan 238.000 dan perkiraan konsensus 243.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, tingkat pengangguran mencapai 3,9% di bulan April, sedikit meningkat dari 3,8% yang dilaporkan di bulan sebelumnya.

Menyusul information tersebut, analis di Financial institution of The united states mengatakan kepada investor dalam sebuah catatan bahwa mereka melihat bukti bahwa efek “pengejaran” dalam perekrutan mungkin melambat.

“Dalam pandangan kami, hal ini bukan merupakan tanda negatif bagi perekonomian. Ketika lapangan kerja di sektor jasa dengan tingkat layanan yang tinggi kembali ke tren sebelum pandemi, pertumbuhan lapangan kerja akan melambat secara alami terlepas dari apakah kebijakan moneter bersifat restriktif atau tidak,” tulis financial institution tersebut.

Baca Juga:  Mengapa para analis mengatakan "sulit untuk menjadi terlalu bearish" pada S&P 500 Oleh Making an investment.com

BofA terus memperkirakan penurunan suku bunga pertama pada bulan Desember, diikuti oleh penurunan suku bunga sebesar empat foundation poin hingga 25 foundation poin pada tahun 2025. Mereka memperkirakan tingkat suku bunga terminal sebesar 3,5% hingga 3,75% akan dicapai pada pertengahan tahun 2026.

Di tempat lain, analis di DA Davidson menyatakan bahwa secara keseluruhan, gaji lebih rendah dari perkiraan dan tingkat pengangguran lebih tinggi, yang semuanya menunjukkan “siklus pengetatan Fed mungkin memang memperlambat perekonomian.”



[ad_2]

2024-05-05 05:47:02

www.making an investment.com



Berita Terkait

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta
Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Harga Emas Antam 2 Juni 2026 Turun, Ukuran 0,5 Gram Dijual Mulai Rp1,437 Juta

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Berita Terbaru

Tim INAFIS Polres Cimahi lakukan olah TKP penemuan jenazah di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Pria di Ngamprah Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Olah TKP 

Senin, 8 Jun 2026 - 21:52 WIB

Pantauan kendaraan melalui teknologi canggih CCTV ATCS Dishub KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Libur Akhir Pekan di Bandung Barat, Dishub Gunakan Teknologi ATCS

Minggu, 7 Jun 2026 - 15:45 WIB