AS mengumumkan proposal untuk melonggarkan pembatasan ganja Oleh Reuters

- Penulis

Jumat, 17 Mei 2024 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Sarah N. Lynch

WASHINGTON (Reuters) – Departemen Kehakiman AS pada Kamis meluncurkan proposal bersejarah untuk melonggarkan pembatasan ganja, sebuah aturan yang jika diberlakukan juga akan memungkinkan lebih banyak penelitian mengenai manfaat obatnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proposal tersebut, yang pertama kali diumumkan pada bulan April, akan mengklasifikasi ulang ganja dari obat yang disebut obat jadwal satu menjadi obat jadwal tiga. Narkoba golongan satu, seperti heroin, dianggap sangat membuat ketagihan tanpa manfaat medis, sedangkan obat golongan tiga dianggap memiliki potensi ketergantungan fisik dan psikologis yang sedang hingga rendah.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengatakan pihaknya menemukan “beberapa dukungan ilmiah yang kredibel untuk penggunaan ganja dalam pengobatan nyeri kronis, anoreksia yang berhubungan dengan kondisi medis, serta mual dan muntah.”

“Selain itu, tidak ada masalah keamanan yang teridentifikasi dalam tinjauan FDA yang menunjukkan bahwa penggunaan ganja untuk keperluan medis menimbulkan risiko keamanan yang sangat tinggi,” kata proposal tersebut.

Baca Juga:  AS sangat waspada terhadap ancaman Iran di kawasan setelah serangan Israel di Suriah Oleh Reuters

Presiden Joe Biden, seorang Demokrat yang mencalonkan diri kembali pada bulan November, memprakarsai peninjauan klasifikasi obat tersebut pada tahun 2022, memenuhi janji kampanye yang penting bagi anggota foundation politiknya yang berhaluan kiri.

Saat ini, obat tersebut termasuk dalam golongan Drug Enforcement Management (DEA) yang mencakup heroin dan LSD. Itu akan dipindahkan ke kelompok yang mengandung ketamin dan Tylenol dengan kodein.

Mengklasifikasi ulang ganja merupakan langkah pertama untuk mempersempit kesenjangan antara undang-undang ganja negara bagian dan federal. Obat ini felony dalam beberapa bentuk di hampir 40 negara bagian.

Meskipun penjadwalan ulang obat tersebut tidak menjadikannya felony, hal ini akan membuka pintu bagi lebih banyak penelitian dan penggunaan medis, membantu mengarah pada potensi hukuman pidana yang lebih ringan dan meningkatkan investasi di sektor ganja.

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran atau rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan Di Sini atau
Hilangkan iklan
.

Dalam opini hukum baru yang dipublikasikan pada hari Kamis, Kantor Penasihat Hukum Departemen Kehakiman mengkritik pendekatan DEA yang telah lama diterapkan dalam menentukan apakah suatu obat memiliki kegunaan medis yang dapat diterima, dan menyebutnya sebagai pendekatan yang “sangat sempit”.

Baca Juga:  Trump mengatakan $50 juta terkumpul dari penggalangan dana terbesar sejauh ini Oleh Reuters

Pendapat tersebut juga menemukan bahwa DEA harus “menghormati secara signifikan” terhadap keputusan ilmiah dan medis Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) AS.

Berdasarkan usulan tersebut, asisten sekretaris kesehatan HHS merekomendasikan agar DEA memasukkan ganja ke dalam jadwal ketiga pada Agustus 2023.

Namun DEA belum mengambil keputusan sendiri.

Jika klasifikasi ganja dilonggarkan di tingkat federal, perusahaan ganja dapat memperoleh manfaat yang signifikan, seperti memenuhi syarat untuk dicatatkan di bursa saham utama dan pengurangan pajak yang lebih besar.

Selain itu, mereka mungkin menghadapi lebih sedikit pembatasan dari financial institution. Karena ganja ilegal di tingkat federal, sebagian besar financial institution di AS tidak memberikan pinjaman atau melayani perusahaan ganja, sehingga banyak yang bergantung pada transaksi tunai.

Masyarakat mempunyai waktu 60 hari untuk menyampaikan komentar atas usulan Departemen Kehakiman.

Dengar pendapat publik mengenai usulan tersebut juga dapat diminta.



[ad_2]

2024-05-17 05:50:49

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru