AS mereformasi undang-undang ramah lingkungan untuk mempercepat energi bersih, izin infrastruktur Oleh Reuters

- Penulis

Rabu, 1 Mei 2024 - 05:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Timotius Gardner

WASHINGTON (Reuters) – Gedung Putih pada hari Selasa mereformasi proses tinjauan lingkungan AS untuk proyek-proyek besar yang menurut para pejabat akan mempercepat persetujuan apa pun mulai dari transmisi listrik dari pembangkit listrik tenaga angin dan surya hingga manufaktur semikonduktor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reformasi tersebut merupakan fase kedua dan terakhir dari penyesuaian Undang-Undang Kebijakan Lingkungan Nasional, atau NEPA, yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Joe Biden, seorang Demokrat. Hal ini merupakan tanggapan terhadap perombakan undang-undang lingkungan hidup yang dilakukan oleh mantan Presiden Donald Trump, seorang Republikan, pada tahun 2021.

NEPA, undang-undang tahun 1969 yang mewajibkan tinjauan lingkungan untuk proyek-proyek besar, sering menjadi fokus litigasi yang dapat menunda pembangunan selama bertahun-tahun.

Dewan Kualitas Lingkungan Gedung Putih mengatakan reformasi ini membawa efisiensi dalam tinjauan termasuk tenggat waktu satu dan dua tahun yang jelas bagi lembaga-lembaga federal, batasan halaman, dan penugasan lembaga-lembaga utama untuk mengoordinasikan proses tersebut.

Hal ini juga menciptakan cara bagi lembaga-lembaga untuk menetapkan bentuk tinjauan lingkungan yang paling cepat dan umum, yang dikenal sebagai pengecualian kategoris, misalnya untuk jalur transmisi di wilayah yang lahannya telah terganggu dan tidak memerlukan penebangan pohon dan habitat lagi.

Baca Juga:  Olympics-WADA mengatakan 23 perenang Tiongkok dinyatakan positif sebelum Olimpiade Tokyo tetapi menerima temuan kontaminasi oleh Reuters

“Kami melakukan reformasi dalam peraturan ini yang akan membantu mempercepat infrastruktur dan perizinan, namun tanpa mengabaikan manfaat lingkungan dan kesehatan yang perlu kami lindungi,” kata Brenda Mallory, ketua CEQ, kepada wartawan.

Reformasi ini melanjutkan upaya awal untuk mereformasi proses NEPA yang diselesaikan pada tahun 2022, ketika Gedung Putih mulai membatalkan perombakan Trump. Perubahan tersebut mengharuskan badan-badan federal untuk mempertimbangkan dampak langsung, tidak langsung, dan kumulatif dari proyek atau tindakan yang diusulkan, termasuk evaluasi menyeluruh terhadap dampak iklim.

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran atau rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan Di Sini atau
Hilangkan iklan
.

Anggota parlemen dari Partai Republik mengkritik reformasi tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka mendukung proyek-proyek yang diyakini pemerintahan Biden akan membantu kebijakan iklimnya.

“Gedung Putih terus mengatakan bahwa mereka mendukung kemudahan untuk membangun sesuatu di Amerika sementara pada saat yang sama menerapkan lebih banyak peraturan yang akan berdampak sebaliknya,” kata Senator Shelley Moore Capito dari West Virginia, yang kaya akan sumber daya alam. batubara dan .

Baca Juga:  Pemegang saham Tesla disarankan untuk menolak pembayaran Musk sebesar $56 miliar Oleh Reuters

Menanggapi keluhan tersebut, seorang pejabat pemerintah mengatakan kepada wartawan bahwa Gedung Putih akan bertemu dengan badan-badan federal mulai minggu ini “tentang apa saja yang tercakup dalam materi baru tersebut dan bagaimana kami akan memastikan bahwa hal tersebut tidak mengganggu tujuan kami secara keseluruhan untuk memiliki proyek tersebut.” terjadi lebih cepat.”

Juru kampanye lingkungan hidup Christy Goldfuss, direktur eksekutif Dewan Pertahanan Sumber Daya Alam, memuji perubahan tersebut dan mengatakan Trump telah melemahkan NEPA.

“Sungguh melegakan akhirnya melihatnya direvitalisasi,” katanya.



[ad_2]

2024-05-01 05:57:31

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru