Banjir Bandang, Jeje Govinda: 25 Rumah Warga di Bandung Barat Rusak

- Penulis

Sabtu, 15 Maret 2025 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekitar Kita.ID – Banjir bandang menerjang Kampung Cibarengkok, RT04/RW13, Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Sabtu 15 Maret 2025, sekira pukul 16.20 WIB.

Data yang dihimpun menjelang malam, lebih dari 25 rumah warga di pinggir Sungai Cimeta rusak terbawa arus deras, mengakibatkan sedikitnya 42 kepala keluarga (KK) terdiri dari 144 jiwa terdampak, tidak ada korban yang dilaporkan.

Pasca kejadian, Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, langsung meninjau lokasi bencana dan memastikan pemerintah daerah bergerak cepat dalam penanganan darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Malam ini saya langsung turun ke lokasi untuk memastikan situasi dan kondisi warga. Berdasarkan laporan awal, lebih dari 25 rumah rusak, dengan 42 KK. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ujar Jeje saat ditemui SekitarKita.ID dilokasi, Sabtu.

Banjir diduga disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengakibatkan luapan Sungai Cimeta. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah mengambil sejumlah langkah tanggap darurat.

Salah satunya dengan mengevakuasi warga oleh tim gabungan BPBD, TNI, dan Polri penyaluran bantuan logistik berupa makanan, air bersih, dan selimut pendirian posko darurat dan dapur umum.

Baca Juga:  Tepat Tanggal Kelahiran, Anne Ratna Rencana Daftar Bacabup Purwakarta ke KPU Besok

“Kami (Pemkab Bandung Barat) juga sudah memberikan bantuan logistik, makanan siap saji beras selama 2 hari dan kasur untuk korban terdampak,” jelasnya.

Jeje menyebut, pihaknya juga melakukan pendataan kerugian, berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi, serta evaluasi kondisi sungai untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Saat ini kami telah mengambil sejumlah langkah tanggap bencana untuk memastikan keselamatan dan pemulihan warga. Kami memastikan pemerintah daerah bergerak cepat dan akan terus mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan,” tegas Jeje.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arah petugas. Hingga saat ini bantuan, proses evakuasi dan penyaluran masih terus berlangsung.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi
Menara Tower PT Protelindo Picu Polemik Warga Padalarang, Pemkab Bandung Barat Dinilai Lambat
Kecelakaan Tragis di Padalarang Jadi Alarm, Dishub Bandung Barat Genjot Perawatan PJU
Damai di Balik Tragedi Maut Padalarang: UPT DLH KBB Berikan Santunan, PJU Disorot

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Rabu, 15 April 2026 - 19:00 WIB

Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo

Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB

Rabu, 15 April 2026 - 09:28 WIB

Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi

Berita Terbaru