Cuaca Ekstrem Ancam Saguling–Cirata, Dispernakan KBB Imbau Hentikan Sementara Budidaya Ikan KJA

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cuaca Ekstrem Ancam Saguling–Cirata, Dispernakan KBB Imbau Hentikan Sementara Budidaya Ikan KJA

SEKITARKITA.id – Cuaca ekstrem diprediksi mengintai wilayah Waduk Saguling dan Cirata dalam beberapa bulan ke depan.

Untuk mengantisipasi potensi kematian massal ikan, Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat mengimbau seluruh peternak ikan keramba jaring apung (KJA) menghentikan sementara aktivitas budidaya.

Kepala Dispernakan, Wiwin Aprianti, melalui Kepala Bidang Perikanan Dispernakan KBB, Dindin Rustandi, menjelaskan bahwa periode November hingga Maret 2026 merupakan masa paling rawan bagi budidaya ikan di dua waduk tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perubahan cuaca yang tidak menentu serta fenomena alam tertentu dapat memicu kerugian besar bagi para peternak.

“Kami mengimbau pembudidaya KJA untuk menghentikan sementara kegiatan budidaya, tidak menebar benih baru, dan segera memanen ikan yang sudah siap panen,” ujar Dindin, Rabu (19/11/2025).

Kepala Bidang Perikanan Dispernakan KBB, Dindin Rustandi (tengah kanan) saat mendampingi Kepala Dispernakan, Wiwin Aprianti bimtek di Graha Padalarang (foto: Abdul Kholilulloh)
Kepala Bidang Perikanan Dispernakan KBB, Dindin Rustandi (tengah kanan) saat mendampingi Kepala Dispernakan, Wiwin Aprianti bimtek di Graha Padalarang (foto: Abdul Kholilulloh)

Fenomena Umbalan Jadi Ancaman Utama

Salah satu risiko terbesar adalah fenomena umbalan (upwelling), kondisi naiknya air dari dasar waduk yang membawa material berbahaya ke permukaan.

Related Posts

Kejadian ini umum terjadi saat musim hujan dan dapat memicu kematian ikan secara serentak.

Baca Juga:  Heboh, Mobil Berlogo Partai NasDem Bandung Barat Hilang Digondol Maling 

“Berdasarkan laporan, upwelling sudah terjadi di Waduk Cirata pada Oktober lalu. Meski kematian ikan belum signifikan, tingkat kewaspadaan harus ditingkatkan,” jelas Dindin.

Sebagai langkah antisipatif, Dispernakan telah menyebarkan pedoman teknis melalui para penyuluh di seluruh kecamatan.

Dindin menegaskan bahwa penanganan bangkai ikan harus dilakukan cepat dan tepat agar tidak menurunkan kualitas air.

Ia menambahkan, ikan hidup harus segera dipisahkan dari ikan mati untuk mencegah penularan penyakit.

Bangkai ikan wajib diangkat dari perairan dan tidak boleh dibuang sembarangan.

Jika jumlah bangkai sangat banyak, penguburan menjadi langkah paling efektif.

“Lokasi penguburan juga harus diperhatikan agar tidak mencemari lingkungan atau menimbulkan bau yang mengganggu masyarakat,” tegasnya.

Dengan periode rawan yang masih berlangsung hingga Maret 2026, Dispernakan mengajak seluruh peternak KJA di Saguling dan Cirata untuk meningkatkan kewaspadaan.

Imbauan ini diharapkan mampu menekan potensi kerugian sekaligus menjaga ekosistem waduk tetap sehat.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan 15 Desember 
Wabup Asep Ismail Buka Pesta Siaga Bandung Barat, Pramuka Didorong Cetak Generasi Berkarakter
Massa Siapkan Aksi 27 Agustus di DPR, Sejumlah Tuntutan Jadi Sorotan
Gegara Sekolah Kumuh, Bupati Jeje Semprot Kepsek SMPN 2 Ngamprah Bandung Barat 
Antrean Kendaraan Mengular Batujajar-Cimareme, Perbaikan Jalan di Cangkorah Jadi Biang Kemacetan
Pasca Ledakan Tabung Gas, Polsek Padalarang Pasang Garis Polisi di Lokasi Fried Chicken
Ngeri! Ledakan Tabung Gas di Padalarang Lukai Lima Orang, Tiga Korban Alami Luka Bakar hingga Melepuh
Disentil KPK, DPRD KBB Akhirnya Setop Rapat di Hotel, Ketua Dewan Berdalih Demi Efisiensi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Pimpinan DPR Siap Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan 15 Desember 

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Wabup Asep Ismail Buka Pesta Siaga Bandung Barat, Pramuka Didorong Cetak Generasi Berkarakter

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:55 WIB

Massa Siapkan Aksi 27 Agustus di DPR, Sejumlah Tuntutan Jadi Sorotan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Gegara Sekolah Kumuh, Bupati Jeje Semprot Kepsek SMPN 2 Ngamprah Bandung Barat 

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Antrean Kendaraan Mengular Batujajar-Cimareme, Perbaikan Jalan di Cangkorah Jadi Biang Kemacetan

Berita Terbaru