Deutsche Financial institution menyampaikan penurunan S&P 500 akan secepatnya terjadi Oleh Making an investment.com

- Penulis

Jumat, 12 Juli 2024 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Para mahir strategi Deutsche Financial institution memperkirakan bahwa mereka mungkin saja berada di ambang kemunduran lagi, menyusul prediksi sebelumnya yang berhasil pada awal April ketika mereka mengantisipasi jeda dalam reli pasar.

Prakiraan mereka terbukti akurat sebab S&P 500 merasakan penurunan 4,6% dalam dua minggu setelah catatan mereka tanggal 5 April.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para mahir strategi telah mengidentifikasi tiga faktor utama yang menandakan potensi penghentian dalam lintasan kenaikan pasar.

Pertama, mereka mengamati peningkatan tajam dalam posisi ekuitas di antara dana berbasis aturan dan dana diskresioner, dengan eksposur hingga persentil ke-95 dari pembacaan historis sepanjang dekade terakhir.

Lebih jauh lagi, dana ekuitas telah mencatat sembilan minggu arus masuk berturut-turut, yang memperlihatkan selera risiko yang 'meningkat' di pasar.

Faktor lain yang berkontribusi adalah semakin dekatnya periode penghentian pembelian kembali saham, yang mendahului rilis laba kuartal kedua.

Tim Deutsche Financial institution memperkirakan bahwa perusahaan yang mewakili hampir setengah dari kapitalisasi pasar S&P 500 akan memasuki periode pemadaman listrik pada akhir minggu depan.

Baca Juga:  Tesla memangkas harga perangkat lunak Complete Self-Using sepertiga menjadi $8.000 Oleh Reuters

Sepanjang periode ini, perusahaan dibatasi dalam membeli kembali sahamnya sendiri, dengan begitu berpotensi mengurangi permintaan saham dan berkontribusi terhadap stagnasi pasar.

Dengan arus masuk ekuitas yang signifikan dan eksposur dana yang tinggi, dikombinasikan dengan periode pemadaman listrik mendatang, para mahir strategi Deutsche Financial institution menyimpulkan.



[ad_2]

Sumber: investment-com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB