DLH Bandung Barat Panggil Direktur PT Alloy Indo, Satpol PP: Sangsi Sesuai UU Berlaku Jika Terbukti Cemari Lingkungan

- Penulis

Minggu, 14 Agustus 2022 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantauan tim SekitarKita cerobong peleburan PT Alloy Indo di Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang KBB sedang dalam perbaikan, diduga cemari lingkungan (foto: Abdul)

i

Pantauan tim SekitarKita cerobong peleburan PT Alloy Indo di Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang KBB sedang dalam perbaikan, diduga cemari lingkungan (foto: Abdul)

Bandung Barat, SekitarKita.id – PT Alloy Indo pabrik peleburan logam di Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terancam sanksi. Perusahaan itu diduga menyebabkan polusi udara dari limbah batu bara yang digunakan sebagai bahan bakar.

Sejumlah warga mengeluhkan mengalami gangguan kesehatan. Polusi udara yang diduga dari batu bara pabrik tersebut telah berdampak buruk terhadap kesehatan warga di Kampung Cibingbin, RT 03 dan 06 di RW 4, Desa Laksanamekar, sejak beberapa bulan lalu.

Menanggapi hal ini, Kasatpol PP KBB, Asep Sehabudin mengatakan, sempat viral di media sosial video warga terkait pencemaran lingkungan dari salah satu perusahaan, pihaknya bersama DLH KBB akan mengkaji dan memanggil untuk dimintai keterangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita (Satpol PP KBB) bersama DLH KBB masih meneliti dan mengkaji apakah ini sebuah kelalaian dari perusahaan tentang pengelolaan pabrik sehingga mencemari lingkungan,” katanya saat ditemui di Padalarang. Minggu (14/08/2022).

Kasatpol PP KBB, Asep Sehabudin (foto: Abdul)

Asep menjelaskan, terkait pengelolaan pembakaran dari perusahaan tersebut, pihaknya masih menunggu kepastian tim DLH KBB yang langsung meninjau kelokasi pasca beredarnya video viral.

Baca Juga:  3 bocah tenggelam terseret arus saat main air hujan di Bekasi, 1 tewas

“Kemarin dari DLH langsung meluncur kelokasi, untuk tindak lanjutnya kita serahkan ke pihak terkait,” terangnya.

Kendati itu, Asep mengatakan, jika memang melanggar aturan, pihaknya akan berupaya untuk pendekatan dalam rangka perbaikan sistem pengelolaan.

“Jika memang melanggar sesuai ketentuan, kami akan berupaya dari sisi pengelolaan, sehingga tidak menimbulkan pencemaran. kalau memang perlu penindakan lebih lanjut kita akan tindak sesuai UU yang berlaku,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan surat terbuka dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB yang ditujukan kepada PT Alloy Indo nomor 660/2167/DLH yang akan menghadirkan operator teknisi cerobong.

“Bandung Barat, 11 Agustus 2022. Nomor 660 / 2167 /DLH, Kepada Yth Direktur PT. Alloy Indo. Menghadirkan Operator dan Teknisi Cerobong, Kades Laksanamekar, Camat Padalarang, Dansubsektor 3 Sektor 9, Satgas Citarum Harum, Wakil Warga RT.03 RW.04 Wakil Warga RT.06 RW.04 7. Sdr. Rosadi di Tempat,” tulis keterangan surat DLH KBB.

Surat pemanggilan DLH KBB kepada PT Alloy Indo

Menindaklanjuti pengaduan melalui media elektronik (Whatsapp) serta Verifikasi lapangan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat terhadap PT. Alloy Indo Nusantara oleh masyarakat terkait pencemaran udara.

Baca Juga:  DPRD Bandung Barat Apresiasi Raihan WTP LKPD 2025, Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

“Atas dasar fakta dan data tersebut, Bapak/lbu agar hadir pada, Hari/tanggal. Senin, 15 Agustus 2022, Waktu : 09.00 WIB s/d selesai, tempat, Ruang Rapat Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Bandung Barat,” tutup tulis surat DLH KBB.***(Abdul).



Penulis : Abdul Kholilulloh 

Editor : Abdul Kholilulloh

Berita Terkait

Jaenal Aripin Bersinar di Tunisia, Atlet NPCI KBB Sumbang Medali Emas
Libur Sekolah 2026, Dusun Bambu Hadirkan Playground Baru dan Drama Musikal “Kabayan The Story”
Geram! Guru Hamil Dipecat, Wabup Asep Ismail Bakal Panggil Kemenag dan Kepsek MTs Muslimin Citapen
Dari Lintasan Balap Disabilitas ke Mimbar Paripurna, Atlet NPCI Venny Bacakan Sejarah KBB
Pemilihan BPD di Padalarang, Duseng Siap Kolaborasi Pentahelix dengan Pemdes Jayamekar
Di Usia ke-19, DPRD KBB Targetkan Bandung Barat Jadi Pusat Pertanian Masa Depan
Paripurna HUT KBB ke-19, Jeje Bongkar Masalah Kemiskinan Ekstrem dan Minimnya Lapangan Kerja
HUT KBB ke-19, Dinkes Bandung Barat Tegaskan Pelayanan Kesehatan Jadi Prioritas Utama

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:46 WIB

Jaenal Aripin Bersinar di Tunisia, Atlet NPCI KBB Sumbang Medali Emas

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:12 WIB

Libur Sekolah 2026, Dusun Bambu Hadirkan Playground Baru dan Drama Musikal “Kabayan The Story”

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:50 WIB

Geram! Guru Hamil Dipecat, Wabup Asep Ismail Bakal Panggil Kemenag dan Kepsek MTs Muslimin Citapen

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:45 WIB

Dari Lintasan Balap Disabilitas ke Mimbar Paripurna, Atlet NPCI Venny Bacakan Sejarah KBB

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:18 WIB

Pemilihan BPD di Padalarang, Duseng Siap Kolaborasi Pentahelix dengan Pemdes Jayamekar

Berita Terbaru

Atlet asal Kabupaten Bandung Barat, Jaenal Aripin, dan para atlet Indonesia didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, usai penyerahan simbolis medali emas pada ajang Grand Prix Para Athletics 2026 yang berlangsung di Tunisia. (Foto: dok. NPCI KBB).

Bandung Barat

Jaenal Aripin Bersinar di Tunisia, Atlet NPCI KBB Sumbang Medali Emas

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:46 WIB