[ad_1]
Salah satu aspek terpenting dalam perawatan sepada motor ialah merubah oli secara tertata agar mesin setiap saat terlindungi serta performanya setiap saat dalam kondisi prima. Sayangnya, langkah ini tak henti-hentinya diabaikan pemilik kendaraan.
Seiring waktu, oli di dalam ruang mesin akan terkontaminasi oleh partikel debu, kotoran, serta zat-zat kimia yang dihasilkan ketika mesin bekerja. Hal ini dikarenakan kemampuan pelumasan oli berkurang serta dapat mengakibatkan gesekan berlebih pada komponen mesin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikut yaitu beberapa efek yang dapat terjadi jika tak henti-hentinya telat merubah oli motor:
-
Penurunan kinerja mesin
Oli yang sudah terkontaminasi sepertinya tidak mampu memberikan pelumasan optimum pada komponen mesin. Akibatnya, gesekan diantara komponen-komponen itu meningkat, dikarenakan penurunan kinerja mesin secara keseluruhan. Pengendara mungkin saja akan mengalami penurunan akselerasi, daya tarik, serta responsivitas mesin.
-
Overheat
Oli mesin serta berperan dalam menyerap panas yang muncul karena kerja mesin, dari proses pembakaran mencapai gesekan komponen di dalam mesin. Oli yang sepertinya tidak mampu tahan suhu tinggi bisa mengakibatkan panas berlebih atau overheat pada mesin. Kondisi ini berpotensi merusak komponen mesin yang lebih sensitif serta memerlukan perbaikan yang mahal.
-
Ketahanan mesin berkurang
Gesekan berlebih yang disebabkan oleh oli yang sepertinya tidak optimum bisa dikarenakan keausan pada komponen mesin seperti piston, ring piston, dinding silinder serta poros engkol yang merupakan komponen penting dalam sebuah rangkaian mesin.
-
Konsumsi BBM menjadi boros
Ketika oli tak rutin atau bahkan tak henti-hentinya terlambat dirubah dengan yang terbaru, mesin seperti dipaksa bekerja lebih berat tanpa perlindungan masksimal dari oli. Pada kondisi tersebut, gesekan antar komponen serta suhu mesin akan semakin tinggi.
Ketika mesin dipaksa bekerja lebih berat untuk hingga performa terbaiknya, saat itulah proses pembakaran membutuhkan bahan bakar lebih cukup banyak dibanding kondisi normalnya. Akibat tersebut konsumsi bahan bakar menjadi boros.
Untuk menghindari efek negatif akhibat tak henti-hentinya telat merubah oli, lakukanlah penggantian oli secara rutin serta teratur sesuai jadwal yang direkomendasikan pada buku pedoman kepemilikan motor roda dua. Biasanya, jarak tempuh atau waktu tertentu menjadi acuan untuk melakukan penggantian oli.
Perlu diketahui, setiap tipe motor mempunyai period yang berebeda dalam penggantian oli. Gunakanlah AHM Oil yang telah diformulasikan untuk mesin motor Honda. Jangan lupa serta, untuk membawa motor roda dua ke bengkel AHASS terdekat guna dapatkan pemeriksaan serta perawatan rutin dari ahlinya.
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan bengkel AHASS jika merasa ada bagian motor roda dua yang sepertinya tidak berfungsi dengan baik.
[ad_2]
motorkux








