FIFA Sanksi Dua Para pemain Timnas Indonesia, PSSI Didenda

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ringkasan Berita:

  • Komite Disiplin FIFA memberikan denda sebesar 50.000 CHF kepada PSSI sebab tindakan pelemparan perabot ke lapangan oleh para penggemar setelah pertandingan melawan Irak dalam babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.
  • Dua para pemain tim nasional Indonesia, Thom Haye dan Shayne Pattynama, dapatkan sanksi sebab melakukan protes keras terhadap wasit, dengan begitu masing-masing dikenakan denda sebesar 5.000 CHF.
  • Keduanya juga dapatkan hukuman skorsing sepanjang empat pertandingan bersama Timnas Indonesia.

AdinJava– Komite Disiplin FIFA secara resmi memberikan hukuman berat kepada PSSI serta dua para pemain Timnas Indonesia, Thom Haye dan Shayne Pattynama.

Pengumuman hukuman yang dikeluarkan oleh komite disiplin FIFA pada 5 November 2025, Indonesia menerima beberapa tindakan hukuman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hukuman-hukuman ini muncul sebagai akibat dari tindakan Timnas Indonesia dalam pertandingan Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan Oktober lalu.

Dua pertandingan melawan Arab Saudi dan Irak membuat Timnas Indonesia kalah dengan skor 2-3 dan 0-1, dengan begitu dipastikan tidak mampu melaju ke Piala Dunia 2026.

Setelah kekalahan dari Irak, tindakan tidak terpuji dilakukan oleh pendukung Indonesia dengan melemparkan perabot ke lapangan.

Perbuatan tersebut dikarenakan PSSI menerima denda dari FIFA sebesar 50.000 CHF atau sekitar Rp 1,2 miliar.

Baca Juga:  Teringat Wajah Tamunya, Waria di Tambun Bekasi Bunuh Korban Kecelakaan Gegara Dendam 

FIFA mengklaim suporter Timnas Indonesia melanggar aturan dan keselamatan dalam pertandingan, sebagaimana diatur dalam Pasal 17, ayat 2.b.

“Ketertiban dan keamanan dalam pertandingan serta melempar perabot ke lapangan,” tulis FIFA.

Selain itu, hadiah juga diberikan kepada dua para pemain Timnas Indonesia, Thom Haye dan Shayne Pattynama saat pertandingan melawan Irak.

Thom Haye dan Shayne Pattynama secara resmi dihukum oleh FIFA setelah melakukan protes keras terhadap wasit asal Tiongkok, Ma Ning.

Tidak hanya Thom Haye dan Shayne Pattynama, manajer Timnas Indonesia, Sumardji juga harus segera menerima kartu merah dalam pertandingan tersebut.

Kedua para pemain yang sedang naik daun di Persib Bandung dan Buriram United keduanya mendapat denda serta hukuman skorsing.

Hukuman tersebut tergolong berat sebab nyatanya kedua para pemain tidak melakukan tindakan yang melibatkan sentuhan fisik dengan wasit.

Untuk denda, Thom Haye dan Shayne Pattynama menerima hukuman sebesar 5000 CHF yang setara dengan sekitar Rp 103 juta.

Saat ini untuk skorsing, baik Haye maupun Pattynama masing-masing mendapat hukuman 4 pertandingan berikutnya bersama Timnas Indonesia.

Timnas Indonesia tidak menjalani FIFA Matchday

Timnas Indonesia dipastikan tidak akan mengisi jadwal FIFA Matchday pada bulan November dengan pertandingan uji coba internasional.

Baca Juga:  Tottenham Hotspur vs Manchester United: Performa Buruk Spurs di Kandang

Meski demikian demikian, FIFA Matchday November ini dapat menjadi kesempatan bagi timnas Indonesia untuk meningkatkan peringkat FIFA mereka.

Sebagai alternatif, PSSI membuat keputusan mengirimkan Timnas U-22 Indonesia dalam FIFA Matchday.

Dengan demikian, apa pun hasil pertandingan Timnas Indonesia U-22 dalam FIFA Matchday tidak akan berdampak pada peringkat FIFA Skuad Garuda untuk saat ini.

Artinya, Timnas Indonesia berpeluang semakin ketinggalan dari Malaysia dan Vietnam yang berada di posisi lebih tinggi.

Timnas Malaysia baru-baru ini berhasil menggulingkan Timnas Indonesia dalam peringkat FIFA.

Timnas Malaysia naik lima peringkat menjadi posisi ke-118 dengan entire poin sebesar 1161,53.

Kenaikan poin Timnas Malaysia tidak lepas dari kemenangan meyakinkan tim Harimau Malaya atas Laos dengan skor 5-1 dan 0-3 dalam babak Kualifikasi Piala Asia 2027.

Saat ini lawan abadinya, Timnas Indonesia, merasakan kekalahan dalam dua pertandingan penting di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi (3-2) dan Irak (1-0).

Kekalahan tersebut dikarenakan Timnas Indonesia turun 3 peringkat menjadi posisi ke-122 di dunia.

Sejalan dengan Malaysia, Vietnam juga berhasil mendapatkan manfaat dari pertandingan pada bulan Oktober lalu untuk meningkatkan peringkatnya.

Tim yang dilatih Kim Sang-sik mampu naik tiga peringkat ke posisi 111 di dunia dengan perolehan 1183,62 poin.

Baca Juga:  Ahmad Sahroni Akui Jadi Penjaga Rumah, Wajah Terselimuti Debu Saat Tersembunyi 7 Jam di Rest room

Mengenai pembaruan paling kekinian, jelas, ketidakhadiran Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday mungkin saja saja membuat mereka semakin tertinggal dari Malaysia dan Vietnam.

Di mana, Malaysia akan menghadapi lawan yang relatif lebih lemah yakni Nepal dalam Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 18 November yang akan datang.

Tetapi, Vietnam akan menghadapi lawan yang relatif mudah yaitu Laos dalam ajang Kualifikasi Piala Asia 2027 di hari yang sama.

Kemenangan akan membuat jumlah poin Malaysia dan Vietnam semakin menjauhi Timnas Indonesia yang membuat keputusan tidak tampil dalam FIFA Matchday November ini.

Selain Malaysia dan Vietnam, Azerbaijan juga mempunyai kemungkinan untuk menggulingkan posisi Timnas Indonesia dalam peringkat FIFA.

Sebab Azerbaijan akan menjamu tamunya Islandia dalam Kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa yang akan berlangsung pada 14 November 2025.

Dengan syarat, Azerbaijan harus segera menang melawan Islandia yang mempunyai peringkat lebih tinggi dibandingkan mereka, yaitu 74 di dunia.

(*)

Berita tentang Timnas Indonesia

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Berita Buruk Timnas Indonesia: Berlian Persib & Buriram Diberi Sanksi Keras FIFA, PSSI Juga Terkena Dampaknya, https://wow.tribunnews.com/superball/373361/kabar-buruk-timnas-indonesia-berlian-persib-buriram-disanksi-berat-fifa-pssi-ikut-kena-getahnya.

Penulis: Adi Manggala Saputro

Editor: adisaputro



Berita Terkait

Bandung Barat Darurat Peredaran Obat Keras, BNN Amankan 4 Pelaku Pengedar di Batujajar
DPRD KBB Bahas Penanganan Penumpukan Sampah di Pasar Cililin, Warga Terdampak Masalah Kesehatan
Panen Raya Jagung Serentak 2026, Polri Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Numpang di Yayasan Bina Siswa Cisarua, Sekolah Rakyat di KBB Terancam Terkatung-katung
Semarak Hari Ibu 2025, DPC PDIP KBB Soroti Kontribusi Perempuan dalam Pembangunan
Lari Hutan Sriharjo 2025 di Yogyakarta Hari Ini
Kabar Terakhir Rani Juliani Pasca Kasus Antasari Azhar, Hilang Misterius, Rumah Rata dengan Tanah
Prediksi Skor dan Susunan Para pemain Nottingham Woodland vs Leeds United di Premier League

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 19:13 WIB

Bandung Barat Darurat Peredaran Obat Keras, BNN Amankan 4 Pelaku Pengedar di Batujajar

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:57 WIB

DPRD KBB Bahas Penanganan Penumpukan Sampah di Pasar Cililin, Warga Terdampak Masalah Kesehatan

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:55 WIB

Panen Raya Jagung Serentak 2026, Polri Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:08 WIB

Numpang di Yayasan Bina Siswa Cisarua, Sekolah Rakyat di KBB Terancam Terkatung-katung

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:47 WIB

Semarak Hari Ibu 2025, DPC PDIP KBB Soroti Kontribusi Perempuan dalam Pembangunan

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB