Google akan menghancurkan knowledge penelusuran untuk menyelesaikan gugatan privasi konsumen Oleh Reuters

- Penulis

Selasa, 2 April 2024 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Jonathan Stempel

(Reuters) – Google setuju untuk menghancurkan miliaran catatan knowledge untuk menyelesaikan tuntutan hukum yang mengklaim bahwa Google secara diam-diam melacak penggunaan web orang-orang yang mengira mereka menjelajah secara pribadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persyaratan penyelesaian diajukan pada hari Senin di pengadilan federal Oakland, California, dan memerlukan persetujuan dari Hakim Distrik AS Yvonne Gonzalez Rogers (NYSE :).

Pengacara penggugat menilai perjanjian tersebut lebih dari $5 miliar, dan setinggi-tingginya $7,8 miliar. Google tidak membayar ganti rugi, namun pengguna dapat menuntut perusahaan secara person atas kerugian yang ditimbulkan.

Gugatan kelompok ini dimulai pada tahun 2020, mencakup jutaan pengguna Google yang menggunakan penjelajahan pribadi sejak 1 Juni 2016.

Pengguna menuduh bahwa analitik, cookie, dan aplikasi Google membiarkan unit Alphabet (NASDAQ:) melacak orang-orang yang menyetel browser Chrome Google ke mode “Incognito” dan browser lain ke mode penjelajahan “pribadi”.

Mereka mengatakan hal ini mengubah Google menjadi “gudang informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan” dengan membiarkannya mengetahui tentang teman-teman mereka, makanan favorit, hobi, kebiasaan berbelanja, dan “hal-hal paling intim dan berpotensi memalukan” yang mereka cari secara on-line.

Baca Juga:  Nama pengguna WhatsApp akan mempunyai fitur privasi yang menarik

Berdasarkan penyelesaian tersebut, Google akan memperbarui pengungkapan tentang apa yang dikumpulkannya dalam penjelajahan “pribadi”, sebuah proses yang telah dimulai. Ini juga memungkinkan pengguna Incognito memblokir cookie pihak ketiga selama lima tahun.

“Hasilnya adalah Google akan mengumpulkan lebih sedikit knowledge dari sesi penjelajahan pribadi pengguna, dan Google akan menghasilkan lebih sedikit uang dari knowledge tersebut,” tulis pengacara penggugat.

Juru bicara Google Jose Castaneda mengatakan perusahaannya dengan senang hati menyelesaikan gugatan tersebut, yang selalu dianggap tidak ada gunanya.

“Kami tidak pernah mengaitkan knowledge dengan pengguna saat mereka menggunakan mode Incognito,” kata Castaneda. “Kami dengan senang hati menghapus knowledge teknis lama yang tidak pernah dikaitkan dengan individu dan tidak pernah digunakan untuk segala bentuk personalisasi.”

David Boies, pengacara penggugat, dalam sebuah pernyataan menyebut penyelesaian tersebut sebagai “langkah bersejarah yang membutuhkan kejujuran dan akuntabilitas dari perusahaan teknologi dominan.”

Penyelesaian awal telah dicapai pada bulan Desember, sehingga membatalkan uji coba yang dijadwalkan pada 5 Februari 2024. Persyaratan tidak diungkapkan pada saat itu. Pengacara penggugat berencana untuk meminta biaya hukum yang tidak ditentukan yang harus dibayar oleh Google.

Baca Juga:  Cara menghapus duplikat di excel untuk information bersih

Alfabet berbasis di Mountain View, California.

© Reuters.  FOTO FILE: Logo Google terlihat di rumah Google di CES 2024, pameran dagang elektronik konsumen tahunan, di Las Vegas, Nevada, AS 10 Januari 2024. REUTERS/Steve Marcus/File Foto/File Foto

Kasusnya adalah Brown dkk v Google LLC dkk, Pengadilan Distrik AS, Distrik Utara California, No. 20-03664.

(Cerita ini telah diubah menjadi 'menghindari', bukan 'mengiklankan', di paragraf 12)



[ad_2]

2024-04-02 11:28:46

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru