Harga Plastik Melonjak! Krisis Global Tekan Industri dan Pedagang di KBB

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pedagang bernama Fery menunjukan jenis plastik yang mengalami kenaikan (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Seorang pedagang bernama Fery menunjukan jenis plastik yang mengalami kenaikan (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Kenaikan harga plastik yang terjadi pada April 2026 tidak hanya menjadi isu lokal, tetapi juga bagian dari dampak gangguan rantai pasok global.

Belakangan diketahui, konflik di Timur Tengah, khususnya perang Israel-Iran, disebut-sebut menjadi salah satu faktor utama yang memicu lonjakan harga bahan baku plastik dunia.

Ketergantungan industri plastik terhadap minyak bumi dan distribusi internasional membuat harga sangat sensitif terhadap kondisi geopolitik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika jalur distribusi terganggu, efeknya langsung terasa hingga ke pedagang kecil di daerah seperti Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Situasi Pasar Tagog Padalarang KBB (Foto: Abdul Kholilulloh)
Situasi Pasar Tagog Padalarang KBB (Foto: Abdul Kholilulloh)

Para pelaku usaha kecil kini menghadapi dilema: menaikkan harga jual atau menanggung kerugian.

Banyak di antaranya akhirnya memilih menaikkan harga karena biaya kemasan terus meningkat.

Salsa (26), pedagang minuman segar, mengaku seluruh jenis kemasan mengalami kenaikan dalam waktu singkat.

“Bukan cuma plastik biasa, cup minuman, sedotan, sampai plastik pembungkus semuanya naik,” ujarnya.

Salah satu pedagang plastik di Pasar Tagog Padalarang KBB keluhkan harga naik imbas perang Israel-Iran (foto: Abdul Kholilulloh)
Salah satu pedagang plastik di Pasar Tagog Padalarang KBB keluhkan harga naik imbas perang Israel-Iran (foto: Abdul Kholilulloh)

Kondisi ini memaksanya menyesuaikan harga jual. Produk yang sebelumnya dijual Rp10.000 kini naik menjadi Rp12.000 per porsi.

Baca Juga:  Ini Dia Kisah Perjalanan Karier Vina Panduwinata sang Penyanyi si Burung Camar

Rincian Harga Plastik Terbaru di Pasaran

Menurut pedagang grosir, kenaikan terjadi merata di hampir semua jenis plastik.

Berikut kisaran harga terbaru per April 2026:

Plastik kiloan (PE/PP): Rp19.000 – Rp22.000/kg

Plastik kresek: Rp15.000 – Rp25.000/pak

Plastik bening besar: Rp20.000 – Rp59.000/pack

Tali rafia: Rp23.000 – Rp25.000/kg

Plastik roll PP: Rp14.000 – Rp112.000

Gelas plastik: Rp23.000 – Rp55.000

Styrofoam: Rp35.000 – Rp55.000

Pedagang plastik di Pasar Tagog Padalarang (foto: Abdul Kholilulloh)
Pedagang plastik di Pasar Tagog Padalarang (foto: Abdul Kholilulloh)

Harga tersebut bervariasi tergantung ukuran, kualitas, dan ketersediaan barang di distributor.

Kenaikan harga plastik tidak berdiri sendiri. Dampaknya merambat ke berbagai sektor usaha, terutama makanan dan minuman yang sangat bergantung pada kemasan sekali pakai.

Hermansyah (46), pedagang plastik, menilai kondisi ini bisa memicu inflasi skala kecil di tingkat lokal.

“Hampir semua usaha pakai plastik. Kalau harganya naik, pasti harga jual ikut naik,” jelasnya.

Para pelaku usaha berharap adanya langkah konkret dari pemerintah untuk mengendalikan harga, baik melalui kebijakan impor bahan baku maupun stabilisasi distribusi.

Selain itu, kondisi ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mulai beralih ke alternatif kemasan yang lebih murah atau ramah lingkungan, meski implementasinya tidak mudah dalam waktu singkat.

Baca Juga:  Sah, Pengurus SMSI Bandung Barat-Cimahi periode 2024-2027 Resmi Dilantik

Jika tren kenaikan ini terus berlanjut, dampaknya tidak hanya dirasakan pedagang, tetapi juga konsumen.

Harga produk yang naik perlahan dapat menekan daya beli masyarakat, terutama pasca periode Lebaran yang biasanya diikuti penurunan konsumsi.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa krisis global dapat berdampak langsung hingga ke level usaha mikro di daerah.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab
Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 
Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin
Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi
Sekolah Ambruk, Siswa MI Terpaksa Belajar Daring, Kemenag KBB: Relokasi Diupayakan
Delapan Fraksi DPRD KBB Desak Bupati Jeje Evaluasi Sekda Ade Zakir
Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan
Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 07:08 WIB

Menteri LH Soroti Waduk Saguling Dipenuhi Eceng Gondok, Pengelola Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Rabu, 30 September 2026 - 03:15 WIB

Pendidikan Jadi Prioritas, Bupati Jeje Siapkan Solusi untuk 16 Warga Terpencil Gunung Solok Pandan Cililin 

Selasa, 29 September 2026 - 20:40 WIB

Bangli Padalarang Disorot, Komisi I DPRD KBB Sebut RSIA Kartini Kantongi Izin

Selasa, 29 September 2026 - 09:21 WIB

Banjir Bandang Terjang Jambudipa Bandung Barat, Rumah Warga Rusak dan Tiga KK Mengungsi

Selasa, 29 September 2026 - 08:28 WIB

Sekolah Ambruk, Siswa MI Terpaksa Belajar Daring, Kemenag KBB: Relokasi Diupayakan

Berita Terbaru