Hujan deras, akses jalan Desa di Bandung Barat terputus

- Penulis

Senin, 18 Maret 2024 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Hujan yang turun dengan intensitas cukup tinggi mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyebabkan jalan di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah amblas.

Camat Ngamprah, Agnes Virganty mengatakan, sebelum jalan terputus aliran air hujan sempat menggenang selama beberapa saat. Sampai akhirnya jalan amblas membuat akses terputus, Minggu 17 Maret 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jl. Warungawi Pasirhaur, RT01/RW11, Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah, menghubungkan ke Kecamatan Cisarua itu terputus, kejadian sekitar pukul 14.20 WIB sore, karena memang saluran drainase tidak menampung debit air sehingga tanah terkikis dan amblas,” kata Agnes saat dihubungi SekitarKita.id Senin (18/03/2024).

Agnes menyebut, saat ini kondisi jalan tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat (mobil), kendati itu, untuk akses jalan sepeda motor masih bisa dilalui. Saat ini petugas BPBD KBB juga sudah melakukan pendataan dilokasi.

“Karena hujan beberapa hari ini terjadi terus menerus, tanah tidak menampung berat beban kendaraan. Minggu sore kami sudah cek lokasi dan Senin (hari ini) kembali cek dengan Kadis PUPR KBB, karena jalan kabupaten sudah kami usulkan di Musrembang,” ujar dia.

Baca Juga:  NPCI Kabupaten Bekasi Fokus Tingkatkan Pembinaan Atlet Jelang Paralympic Daerah 2025

Dikatakan Agnes kembali, sebelum jalan tersebut amblas, pemerintah Desa (Pemdes) Bojongkoneng sudah mengusulkan di dalam Musrembang beberapa wilayah yang dianggap urgen, salah satunya drainase tersebut.

“Pada usulan Musrembang itu ada beberapa yang urgen selain drainase yang amblas itu, kemudian di pasir Haur Warung Awi itu jalan beton jadi memang ada beberapa usulan dalam hal ini rawan longsor karena musim penghujan,” jelas Agnes.

Related Posts

“Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terus berkomitmen, semoga segera dilakukan perbaikan,” sambungnya.

Sementara itu, Samsul, warga Desa Bojongkoneng mengatakan, jalan tersebut mengalami longsoran sekitar 2 meter, dengan panjang kurang lebih 3 meter.

“Karena hujan deras yang mengguyur membuat gorong-gorong tidak kuat menampung air dan tanah mulai terkikis dan lama kelamaan amblas,” ujar Samsul.

Baca Juga:  Rizky Febian Memukau Pengunjung di Beauty Expo and Festival Ekraf Bandung Barat

Ia mengatakan, sebelumnya warga sudah pernah mengajukan perbaikan gorong-gorong tersebut kepada pemerintah Kabupaten Bandung Barat tahun 2021, namun hingga saat ini belum juga terealisasi

“Sudah saya ajukan ke Pemda KBB beberapa kali bantuan untuk bronjong dan pengaspalan karena jalannya rusak bolong-bolong, namun sampai sekarang belum terealisasi,” tuturnya.

“Kami berharap agar jalan tersebut segera dilakukan perbaikan, supaya mobilitas warga tidak terganggu, semoga keluhan warga didengar oleh pemkab Bandung Barat,” tandasnya.

Disisi lain, akibat jalan amblas tersebut, sejumlah warga terpaksa menutup akses jalan di Desa Bojongkoneng Ngamprah menghubungkan Kecamatan Cisarua tersebut dengan memasang papan dan juga pot bunga.

 



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan
IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat
Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi
Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung
BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat
Ribuan Bobotoh Tumplek di GOR Sangkuriang, BOMBER Siapkan Layar Tambahan Final Persib vs Persebaya
Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:07 WIB

IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:18 WIB

IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Wakil Ketua DPR Cucun: PKB Harus Hadir di Tengah Rakyat, 1.000 Rumah Jadi Target Rehabilitasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Enam Bulan Pascabencana Longsor Pasirlangu Bandung Barat, Nasib Lahan Relokasi dan Petani Masih Menggantung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:13 WIB

BOMBER Genap 25 Tahun, Apin Marmot: Bobotoh Adalah Identitas Budaya Jawa Barat

Berita Terbaru