Kaget Dengar Tangisan di Kebun, Warga Temukan Bayi Bandung Barat

- Penulis

Rabu, 11 Desember 2024 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.id- Warga Desa Langensari, Kecamatan Lembang, Bandung Barat (KBB), digegerkan dengan penemuan bayi perempuan di perkebunan Kampung Biniasih RT 03 RW 01 pada Rabu (11/12/2024) pagi.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Entu sekitar pukul 06.30 WIB. Saat hendak berangkat kerja, ia mendengar suara tangisan dari arah kebun.

Setelah mendekati sumber suara, ia terkejut mendapati seorang bayi perempuan tanpa pakaian tergeletak di semak-semak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Evakuasi ke RSUD Lembang

Kapolsek Lembang, Kompol Hadi, mengonfirmasi penemuan bayi ini. Pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga melalui aparatur desa setempat.

“Betul, bayi ditemukan oleh seorang warga saat melintasi perkebunan di Kampung Biniasih. Kondisinya masih hidup, dan kami langsung melakukan evakuasi,” tutur Hadi saat dikonfirmasi.

Hadi menjelaskan, bayi yang baru dilahirkan tersebut masih memiliki ari-ari yang melekat pada tubuhnya. Berdasarkan keterangan saksi, bayi ditemukan dalam posisi meringkuk.

Related Posts

“Bayi memiliki berat badan 2.550 gram berdasarkan pemeriksaan bidan setempat. Karena kondisinya lemah, bayi segera dimasukkan ke inkubator dan dirujuk ke RSUD Lembang,” jelasnya.

Baca Juga:  Sosialisasi Netralitas ASN, TNI, Polri, dan Kepala Desa untuk Pilkada 2024 di Karawang

Atas penemuan ini, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari saksi dan mengumpulkan bukti di lokasi kejadian.

“Kami masih menyelidiki asal-usul bayi ini dan akan menindaklanjuti temuan ini lebih lanjut,” tegas Hadi.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung Barat untuk menangani kebutuhan bayi tersebut.

Penemuan bayi ini mengundang keprihatinan dari masyarakat Desa Langensari. Banyak warga yang berharap pelaku yang tega meninggalkan bayi ini dapat segera ditemukan dan dimintai pertanggungjawaban.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keselamatan anak-anak, terutama dalam situasi yang tidak diharapkan seperti ini.

Source link



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa Dipulangkan Lebih Awal Tanpa Alasan, Disdik KBB Evaluasi Disiplin Guru SD di Ngamprah
Bawa Misi Ketahanan Pangan ke Bandung Barat, Dadang M Naser Tebar Ribuan Benih Ikan di Padalarang
Gegara Pelantikan Kepsek, Jam Belajar Siswa SD di Ngamprah Dipangkas, Disiplin Guru Disorot
Pasca Viral, Satgas Citarum Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Sungai Cihaur Padalarang
Soal Dana Bos, SMPN 2 Ngamprah Disorot, Sejumlah Fasilitas Rusak hingga 29 Ruang Kelas Diusulkan Direvitalisasi
Kasus Dugaan Pelecehan di SMPN 2 Ngamprah, Alumni Soroti Lemahnya Perlindungan Siswa
Babak Baru, Sejumlah Kios Terima Surat Pembongkaran Satpol PP KBB, Nasib Pedagang Terancam
Sungai Cihaur Padalarang Jadi Lautan Sampah, Warga Desak UPT Kebersihan KBB Bertindak

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Siswa Dipulangkan Lebih Awal Tanpa Alasan, Disdik KBB Evaluasi Disiplin Guru SD di Ngamprah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Bawa Misi Ketahanan Pangan ke Bandung Barat, Dadang M Naser Tebar Ribuan Benih Ikan di Padalarang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Gegara Pelantikan Kepsek, Jam Belajar Siswa SD di Ngamprah Dipangkas, Disiplin Guru Disorot

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Pasca Viral, Satgas Citarum Gerak Cepat Bersihkan Tumpukan Sampah di Sungai Cihaur Padalarang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Soal Dana Bos, SMPN 2 Ngamprah Disorot, Sejumlah Fasilitas Rusak hingga 29 Ruang Kelas Diusulkan Direvitalisasi

Berita Terbaru