Kasus Dugaan Pungli Dana PIP di KBB, Timses Lama Baraya Rajiv Tuntut Janji Kampanye

- Penulis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv saat berkunjung ke SDN Karyalaksana, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

i

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv saat berkunjung ke SDN Karyalaksana, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

SEKITARKITA.id – Polemik kasus dugaan pemotongan atau pungutan liar (pungli) dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang disalurkan melalui jalur aspirasi Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv, di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus bergulir tanpa kepastian penyelesaian.

Kontroversi makin memanas setelah pernyataan Rajiv mengenai pembubaran tim sukses (timses) lamanya, Baraya Rajiv, memicu kekecewaan para koordinator kecamatan (Korcam) yang merasa diperlakukan tidak adil.

“Saya tidak tahu kenapa tiba-tiba Korcam dibubarkan. Seharusnya ada musyawarah atau surat teguran terlebih dulu. Kami ingin bertemu langsung dengan Pak Rajiv untuk membahas ini,” ujar salah satu Korcam Baraya Rajiv berinisial H saat ditemui di Ngamprah, Jumat (8/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sembilan Korcam Baraya Rajiv di Bandung Barat dibubarkan sepihak dan diganti dengan tim baru tanpa alasan jelas. Bahkan, upaya mereka untuk bertemu Rajiv disebut-sebut kerap terhalang.

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv saat berkunjung ke SDN Karyalaksana, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh)
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai NasDem, Rajiv saat berkunjung ke SDN Karyalaksana, Kecamatan Ngamprah KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

H juga membantah bahwa pihaknya melakukan pungli dalam penyaluran dana PIP. Ia mengklaim, uang yang diterima dari wali murid bersifat sukarela.

Baca Juga:  Ketum Viking Bandung Kutuk Keras Bentrokan di Banten, Tim Hukum Diterjunkan Dampingi Korban

“Pencairan PIP kan bertahap, tidak sekaligus. Ada ibu-ibu yang memberi Rp15 ribu atau berapa saja, itu seikhlasnya karena kami tidak punya biaya operasional,” jelasnya.

Lebih lanjut, tim lama menagih janji kampanye Rajiv pada Pemilu 2024, mulai dari kesejahteraan hingga pemberangkatan umroh bagi korcam.

Related Posts

“Kami yang berjuang untuk kemenangan Kang Rajiv berharap semua janji dipenuhi. Kami ingin menyelesaikan masalah ini tanpa ada keputusan sepihak,” tegasnya.

Warga Penerima PIP di Bandung Barat Akui Iuran Sukarela 

Sementara itu, salah satu penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Bandung Barat (KBB), berinisial S, mengungkapkan bahwa iuran yang diberikan oleh sejumlah wali murid kepada pihak tertentu bersifat sukarela.

S, yang merupakan warga Kampung Karyalaksana, menuturkan bahwa uang yang diberikan tersebut biasanya disebut sebagai uang bensin. Besaran iuran pun bervariasi, tergantung kemampuan masing-masing wali murid.

Baca Juga:  Siap-siap, Puluhan Bangunan Rumah Huni di Area Situ Ciburuy KBB Bakal Dibongkar

“Kami sukarela memberikan uang bensin. Dari sekitar 90 penerima PIP, kadang ada yang memberikan Rp15 ribu, ada juga yang menambah hingga Rp20 ribu,” ujar S saat ditemui usai menghadiri pertemuan dengan Anggota DPR RI Rajiv dalam agenda mendengarkan aspirasi masyarakat di SD Karyalaksana, Rabu (6/8/2025).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah warga dan wali murid penerima PIP yang menyampaikan berbagai masukan terkait penyaluran bantuan.

Sebelumnya, kasus dugaan pungli ini mencuat setelah 90 siswa SDN Karyalaksana diduga menerima bantuan PIP tidak utuh. Salah satu wali murid mengadu langsung kepada Rajiv saat kunjungan kerja di KBB.

Menanggapi hal itu, Rajiv menegaskan tidak pernah memerintahkan pemotongan dana PIP. Ia bahkan mengaku rutin mengingatkan masyarakat melalui media sosial agar tidak ada pihak yang berani memotong bantuan aspirasi.

“Kalau ada oknum yang memotong, langsung laporkan ke polisi. Saya juga siap menerima laporan langsung dari warga,” kata Rajiv.

Rajiv mengungkapkan seluruh tim lamanya telah dibubarkan karena dianggap merusak kepercayaan. Kini, distribusi bantuan hanya ditangani tim baru yang ia seleksi secara ketat.

Baca Juga:  Orangtua Keluhkan Menu MBG di SDN Sukamaju KBB: Makanan Dinilai Tak Layak, Distribusi Kerap Telat

“Saya kecewa nama baik saya tercoreng. Kalau ada pungli, itu bukan perintah saya,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada warga yang dirugikan dan berjanji membenahi mekanisme penyaluran bantuan.

“Saya ingin ke depan bantuan bisa merata dan tanpa potongan. Ini jadi pelajaran penting untuk semua pihak,” tutupnya.

Program Indonesia Pintar merupakan bantuan pendidikan dari pemerintah pusat yang diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Tujuannya untuk mencegah anak putus sekolah dan mendukung kelancaran proses belajar mengajar.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo Buruh Bandung Barat, Massa Berhasil Duduki Gedung DPRD, Desak Penerbitan SK UMSK
Awas Macet! Ratusan Buruh Koalisi Tujuh Turun ke Jalan, Demo Kepung Kantor Bupati Bandung Barat
Gudang Rongsok di Parongpong Bandung Barat Dilalap Api, Warga Sempat Panik
Jaenal Aripin Raih 3 Medali di TLAXCALA Meksiko, Harumkan Nama Bandung Barat di Kancah Dunia
Musim Kemarau Picu Tiga Kebakaran Lahan dalam Sehari di Bandung Barat, Damkar Minta Warga Siaga
Sempat Dirawat, Dua Anak di Padalarang Diduga Alami Sesak Napas, Perusahaan Buka Suara
Terungkap! Mantan Kekasih Diduga Culik Gadis Asal Cililin, Pelaku Ditangkap Polisi di Bali
Debu Kapur Kepung SDN Gunungmasigit Bandung Barat, Aktivitas KBM Terganggu hingga Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:55 WIB

Demo Buruh Bandung Barat, Massa Berhasil Duduki Gedung DPRD, Desak Penerbitan SK UMSK

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:24 WIB

Awas Macet! Ratusan Buruh Koalisi Tujuh Turun ke Jalan, Demo Kepung Kantor Bupati Bandung Barat

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

Gudang Rongsok di Parongpong Bandung Barat Dilalap Api, Warga Sempat Panik

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:15 WIB

Jaenal Aripin Raih 3 Medali di TLAXCALA Meksiko, Harumkan Nama Bandung Barat di Kancah Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:55 WIB

Musim Kemarau Picu Tiga Kebakaran Lahan dalam Sehari di Bandung Barat, Damkar Minta Warga Siaga

Berita Terbaru