Kerap Dijadikan Pangkalan Truk, Satpol PP Tertibkan Bangunan Liar di Underpass Padalarang Bandung Barat

- Penulis

Rabu, 12 Oktober 2022 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satpol PP KBB tertibkan bangunan liar dan sejumlah PKL di Underpass Padalarang 

Bandung Barat, SekitarKita.Net,- Sekitar dua bangunan liar semi permanen dan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang kerap mangkal di Kawasan Underpass Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ditertibkan oleh petugas Satpol PP KBB.

Hal itu dilakukan lantaran para PKL yang berjualan di sepanjang trotoar dan badan jalan menganggu pejalan kaki serta pengguna jalan, lokasi tersebut juga kerap dijadikan pangkalan truk sayuran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimana lokasi ini menjadi salah satu akses utama menuju kompleks Pemda KBB hingga terlihat kumuh dan kotor serta lokasi itu sering mengalami kemacetan.

“Pada Selasa (11/10) kami menertibkan ada empat lapak pedagang yang kami bongkar dan sejumlah PKL juga ditertibkan karena selama ini berjualan di sekitar Underpass Padalarang dan mengganggu ketertiban umum,” kata Kepala Satpol PP KBB, Asep Sehabudin, Rabu 12 Oktober 2022.

Ia menyebut, pelaksanan penertiban PKL dan bangun liar pingir jalan andrepas Stasiun Padalarang dilakukan lantaran para pedagang melanggar Perda K 3 NO 12 Tahun 2013 Tentang kebersihan dan keindahan.

Baca Juga:  Surat untuk Prabowo pasca unggul Pilpres, Presiden Palestina: selamat Yang Mulia

“Pihak masarakat dari jm 10: 00 WIB malem sudah membongkar mandri bersama pengoloa PKL dan bangun liyar, atas nama Dodi meminta segera tertibkan PKL dan bangun liar segera di lowongan. Sebanyak 5 PKL dan yang di bongkar 4 bangun liar,” terangnya.

Dikatakan Asep, jika tidak dilakukan tindakan tegas dikhawatirkan keberadaan lapak pedagang dan PKL di kawasan tersebut akan bertambah banyak. 

“Sebenarnya berawal sejak underpass selesai dibangun di wilayah itu tidak ada yang berjualan. Namun setelah sekian lama, kemudian mulai bermunculan pedagang dan lama kelamaan semakin banyak,” terangnya.

Bukan hanya itu, Asep menjelaskan, di kawasan underpass itu pun kerap dijadikan tempat mangkal truk pembawa hasil sayuran untuk melakukan bongkar muat barang sore hari menjelang malam.

“Bukan hanya itu, bahkan kini jadi tempat pembuangan sampah yang kerap terlihat menumpuk, termasuk jadi lokasi pemasangan spanduk atau baliho karena lokasinya sangat strategis dan mudah dijangkau,” tuturnya.

“Kami tidak tembang pilih, semua ditertibkan, tidak boleh ada yang jualan, tidak diperkenankan truk melakukan bongkar muat karena bukan peruntukannya, apalagi bekas sampahnya menumpuk. Satpol PP akan menindak tegas dan membersihkan yang melanggar termasuk spanduk dan baliho yang tidak berijin,” pungkasnya.

Baca Juga:  Sah! MK Tolak Gugatan Hengky-Ade, Jeje-Asep Pimpin Bandung Barat

Editor: Abdul Kholilulloh

copyright by Sekitar Kita



Berita Terkait

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB
Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029
Kisah Gisel Menginspirasi, Siswi Tuna Rungu Tampil Memukau di Pelepasan SLB Ngamprah Raya
Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:30 WIB

Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:33 WIB

Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:24 WIB

Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru