Mak Sri: SLB Harus Menjadi Skala Prioritas Pemprov Jabar Khususnya oleh Dinas Pendidikan

- Penulis

Rabu, 24 Juli 2024 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Sri Rahayu, yang akrab disapa Mak Sri, mengadakan kunjungan kerja ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kabupaten Bekasi pada Selasa, 23 Juli 2024 (foto: Andyka Nugroho)

i

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Sri Rahayu, yang akrab disapa Mak Sri, mengadakan kunjungan kerja ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kabupaten Bekasi pada Selasa, 23 Juli 2024 (foto: Andyka Nugroho)

BEKASI | SekitarKita,id,- Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Sri Rahayu, yang akrab disapa Mak Sri, mengadakan kunjungan kerja ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kabupaten Bekasi pada Selasa, 23 Juli 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi dan kegiatan di SLB tersebut.

Dalam kunjungannya, Mak Sri menyampaikan bahwa SLB merupakan kewenangan pemerintah provinsi Jawa Barat dan harus menjadi skala prioritas, khususnya bagi Dinas Pendidikan.

“Sekolah Luar Biasa harus benar-benar mendapatkan perhatian khusus karena tidak semua guru bisa mengajar di SLB,” ujar Mak Sri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi Fasilitas dan Kebutuhan SLB

Mak Sri menyoroti kurangnya ruang kelas yang layak di SLB Negeri Kabupaten Bekasi. “Ruang kelas masih kurang sampai ada satu kelas yang disekat menjadi dua kelas. Bagaimana mereka bisa belajar dengan tenang dan nyaman jika kelasnya disekat? Ada tuna rungu, tuna wicara, tuna grahita, tuna netra, dan anak autis. Seperti siswa tuna rungu yang tidak mempunyai ruang atau kelas khusus buat mereka,” jelas Mak Sri.

Baca Juga:  Prank, Fakta Lain Menyoal KONI Bandung Barat dan Janji Manis Bupati Hengki

Selain fasilitas ruang kelas, kapasitas guru pengajar juga menjadi kendala utama. “Satu guru memegang 8 sampai 10 orang siswa, padahal standar yang ideal adalah satu guru untuk lima orang siswa. Ini menunjukkan kurangnya jumlah guru pengajar yang memadai,” tambahnya.

Program Pembinaan dan Harapan

Guru di SLB dilatih untuk membantu siswa menjadi mandiri, sehingga mereka bisa hidup dengan kekurangan dan kelebihan mereka. Mak Sri juga menyampaikan pesan kepada orang tua agar terus berjuang demi masa depan anak-anaknya dan memberikan kasih sayang yang maksimal.

“Tadi saya pesan kepada para orang tua agar jangan minder. Masa depan anak tidak pernah kita tahu, yang penting kita berusaha semaksimal mungkin memberikan kasih sayang dan melindungi mereka, karena anak-anak berkebutuhan khusus tetap memiliki hak yang sama dengan anak lainnya,” ujar Mak Sri.

Komitmen Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus

Mak Sri menegaskan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus wajib mendapatkan hak yang sama, khususnya dalam hal perlindungan dan kasih sayang. “Kehadiran saya di sini adalah wujud representasi bukti cinta kasih kita kepada seluruh masyarakat, tanpa ada perbedaan. Anak berkebutuhan khusus wajib mendapat hak yang sama, perlindungan, dan kasih sayang yang sama,” pungkasnya.

Baca Juga:  Laporan dugaan pungli SDN Teluk Pucung Bekasi lambat ditangani, wali murid ngadu ke Jokowi

Mak Sri juga menyampaikan harapannya untuk anak-anak di SLB Negeri Kabupaten Bekasi. “Sehat-sehat ya, anakku. Semoga Allah SWT selalu melindungi kalian. Selamat Hari Anak Nasional 2024,” tutupnya.

Untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perhatian khusus terhadap Sekolah Luar Biasa (SLB) dan kebutuhan anak-anak berkebutuhan khusus. Dengan demikian, diharapkan pemerintah provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan dapat lebih memperhatikan dan meningkatkan fasilitas serta tenaga pengajar di SLB.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Andyka Nugroho

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gardu Listrik Keluarkan Gas, Bikin Warga Padalarang Bandung Barat Resah
Video Detik-detik Tanggul Sungai Cikalintu Bandung Jebol, Puluhan Rumah Terdampak
Viral ! Lewat Jalan Rusak, Pasien Kangker Otak di Cililin Bandung Barat Ditandu 
Baru Diresmikan Wamendagri Bima Arya, Dua Bangunan KDMP di Padalarang Rusak Diterjang Puting Beliung
520 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di KBB, Gedung KDMP Turut Terdampak
Apes! Mobil Box Pengangkut MBG Terperosok di Jembatan Gantung Bandung Barat
Pasca Puting Beliung Terjang KBB, Warga Padalarang Evakuasi Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan
Kronologi Puting Beliung Terjang Bandung Barat, Rumah Warga Padalarang Rusak hingga Pohon Tumbang

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Gardu Listrik Keluarkan Gas, Bikin Warga Padalarang Bandung Barat Resah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Video Detik-detik Tanggul Sungai Cikalintu Bandung Jebol, Puluhan Rumah Terdampak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Viral ! Lewat Jalan Rusak, Pasien Kangker Otak di Cililin Bandung Barat Ditandu 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Baru Diresmikan Wamendagri Bima Arya, Dua Bangunan KDMP di Padalarang Rusak Diterjang Puting Beliung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:02 WIB

520 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di KBB, Gedung KDMP Turut Terdampak

Berita Terbaru