Massa Kepung Gedung DPR/MPR RI, Tuntut Revisi UU Pilkada

- Penulis

Kamis, 22 Agustus 2024 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.id – Massa dari berbagai elemen masyarakat meadati di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (22/08) pagi.

Mereka berkumpul untuk menyampaikan aspirasi terkait dua keputusan penting Mahkamah Konstitusi mengenai tahapan pencalonan kepala daerah.

Pantauan di lokasi tayang, hingga pukul 10.30 WIB, demonstrasi yang terdiri dari unsur buruh, Partai Buruh, mahasiswa, serta berbagai kelompok masyarakat lainnya, sudah berkumpul di area tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, satu jalur jalan di depan gedung DPR masih dapat dilalui dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Massa demostran kepung Gedung DPR/MPR RI Jakarta (foto: Fhatar)
Massa demostran kepung Gedung DPR/MPR RI Jakarta (foto: Fhatar)

Dalam aksi unjuk rasa ini, para demonstran menuntut agar DPR RI tidak mengubah keputusan MK mengenai ambang batas pencalonan dan batas usia calon kepala daerah.

“Rakyat harus bersatu untuk terus mengawal keputusan MK ini. Jangan hanya diam menghadapi rezim saat ini,” seru salah seorang orator dalam aksi tersebut.

Sejumlah selebritas seperti aktor Reza, komika Bintang Emon, Abdel Achrian, Arie Kriting, Rigen Rakelna juga ikut bergabung dalam barisan massa. Aksi dimulai dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Baca Juga:  MIRIS! Santri di Kabupaten Bandung Barat Diduga Jadi Penderita Kekerasan di Ponpes, ini Kondisinya

Sebelumnya, pada tanggal 20 Agustus 2024, MK mengeluarkan dua keputusan penting mengenai tahapan pencalonan kepala daerah. Putusan Nomor 60/PUU/XXII/2024 mengubah ketentuan ambang batas pencalonan bagi partai politik atau gabungan partai politik.

Sementara Putusan Nomor 70/PUU-XXII/2024 menetapkan batas usia minimum calon kepala daerah dihitung sejak penetapan pasangan calon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), berbeda dari tafsir sebelumnya oleh Mahkamah Agung yang menghitung batas usia dari waktu pelantikan pasangan calon terpilih.

Namun, pada 21 Agustus 2024, Badan Legislasi DPR RI bersama pemerintah memutuskan untuk melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 atau RUU Pilkada.

Dalam rapat paripurna DPR yang akan datang, RUU Pilkada direncanakan untuk dibahas dan disahkan menjadi undang-undang.

Dua materi krusial dalam RUU Pilkada yang disepakati dalam Rapat Panja adalah penyesuaian Pasal 7 UU Pilkada terkait syarat usia pencalonan dan perubahan Pasal 40 mengenai ambang batas pencalonan pilkada, yang hanya berlaku untuk partai non-parlemen.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: Fhatar

Berita Terkait

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi
Menara Tower PT Protelindo Picu Polemik Warga Padalarang, Pemkab Bandung Barat Dinilai Lambat
Kecelakaan Tragis di Padalarang Jadi Alarm, Dishub Bandung Barat Genjot Perawatan PJU
Damai di Balik Tragedi Maut Padalarang: UPT DLH KBB Berikan Santunan, PJU Disorot

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Rabu, 15 April 2026 - 19:00 WIB

Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo

Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB

Rabu, 15 April 2026 - 09:28 WIB

Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi

Berita Terbaru