Menkeu Sri Mulyani Tegaskan Kebijakan Prabowo: PPN Tidak Naik!

- Penulis

Sabtu, 4 Januari 2025 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.ID – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan tegas menyatakan bahwa kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait Pajak Pertambahan Nilai (PPN) akan tetap konsisten.

Diketahui, pada 1 Januari 2025, tarif PPN tidak akan mengalami kenaikan, dan sejumlah barang serta jasa yang selama ini bebas PPN akan tetap bebas pajak.

Dalam unggahan di akun Instagram resminya, _@smindrawati,_ pada Selasa (31/1), Sri Mulyani menulis, “PPN TIDAK NAIK…!”. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyebutkan bahwa Presiden Prabowo turut hadir dalam rapat penutupan Kas APBN 2024 serta peluncuran program Inti Pajak di Kementerian Keuangan.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa kebijakan PPN ini merupakan tindak lanjut dari amanat UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU 7/2021). 

Berdasarkan kebijakan tersebut, seluruh barang dan jasa yang sebelumnya bebas PPN akan tetap mendapatkan tarif PPN 0%, sesuai dengan PP 49/2022.

Barang dan jasa yang mengenakan PPN 11% juga TIDAK AKAN NAIK. Tarif PPN tetap di angka 11%, jelas Sri Mulyani.

Baca Juga:  Financial institution sentral Tiongkok akan membiarkan suku bunga kebijakan tidak berubah, menguras sebagian likuiditas Oleh Reuters

Kenaikan tarif PPN menjadi 12% hanya akan berlaku pada barang mewah seperti dan pesawat pribadi, yang sebelumnya dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) menurut PMK 15/2023 dan PMK 42/2022.

Barang mewah yang akan dikenakan tarif PPN 12% termasuk pesawat pribadi, pelayaran, yacht, serta rumah dan apartemen mewah dengan harga di atas Rp30 miliar, serta kendaraan bermotor mewah, tambahnya.

Selain itu, pemerintah juga memastikan bahwa paket stimulus ekonomi dan insentif perpajakan yang diumumkan oleh Menko Perekonomian pada 16 Desember 2024 akan terus berlanjut. 

Stimulus ini meliputi berbagai bantuan, termasuk beras 10 kg per bulan untuk 16 juta penerima, diskon listrik 50% bagi pelanggan 2200 VA ke bawah, serta pembebasan PPh final 0,5% bagi UMKM dengan omzet di bawah Rp500 juta per tahun.

PPh pasal 21 akan tetap ditanggung oleh pemerintah bagi pekerja dengan gaji hingga Rp10 juta per bulan, lanjut Sri Mulyani.

Bantuan lain yang disampaikan oleh Sri Mulyani adalah subsidi bunga 5% untuk revitalisasi mesin di sektor padat karya, serta jaminan kecelakaan kerja dengan subsidi sebesar 50% selama enam bulan.

Baca Juga:  Memanas! Koalisi Lima Serikat Pekerja KBB Protes Paslon Jeje-Asep Diduga Nyogok Warga Pake Duit

“Pajak dan APBN adalah instrumen untuk mewujudkan keadilan, menjaga perekonomian, dan berpihak pada rakyat,” tutup Sri Mulyani, seraya menyampaikan semangat untuk terus membangun Indonesia yang maju dan sejahtera di tahun 2025.

Dengan kebijakan yang tetap konsisten, pemerintah berharap masyarakat dapat menikmati keberlanjutan stimulus dan kebijakan fiskal yang mendukung pertumbuhan ekonomi tanpa beban tambahan melalui kenaikan PPN.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat
Bangunan Diduga Tutupi Saluran Drainase, Komisi I DPRD KBB Panggil RSIA Kartini Padalarang 
Kabar Haru dari Laut Jawa, Faisal Korban Selamat Kapal Virgo Akhirnya Pulang ke Bandung Barat
Prajurit Yonif TP 938 Pancasona Raih Podium 1 Pocari Sweat Run 2026 di Bandung
Tragedi Kapal Virgo di Laut Jawa, Faisal Warga KBB Ceritakan Detik-detik Selamat dari Maut
17 Bangunan di Padalarang KBB Terindikasi Melanggar, Warga Sukamaju Sepakat Bongkar Mandiri
Revitalisasi Sekolah di KBB Diduga Dikuasai Suplier Luar Daerah, Kepsek dan Komite Disebut Hanya Jadi “Penonton”

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:18 WIB

Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa

Selasa, 22 September 2026 - 12:01 WIB

Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Selasa, 22 September 2026 - 10:19 WIB

Bangunan Diduga Tutupi Saluran Drainase, Komisi I DPRD KBB Panggil RSIA Kartini Padalarang 

Selasa, 22 September 2026 - 09:55 WIB

Kabar Haru dari Laut Jawa, Faisal Korban Selamat Kapal Virgo Akhirnya Pulang ke Bandung Barat

Selasa, 22 September 2026 - 09:54 WIB

Prajurit Yonif TP 938 Pancasona Raih Podium 1 Pocari Sweat Run 2026 di Bandung

Berita Terbaru