Pemasok Apple di Asia didukung oleh pendapatan yang lebih baik dari yang dikhawatirkan Oleh Making an investment.com

- Penulis

Jumat, 3 Mei 2024 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Making an investment.com– Saham-saham pemasok Apple Inc di Asia naik pada hari Jumat, mengikuti kenaikan setelah jam kerja raksasa teknologi tersebut karena mencatatkan laba kuartalan yang tidak seburuk perkiraan, dan juga memperkirakan pertumbuhan pendapatan pada kuartal saat ini.

Apple Inc (NASDAQ 🙂 melonjak 6% dalam perdagangan yang diperpanjang setelah mencatat penurunan laba dan pendapatan yang lebih kecil dari perkiraan untuk kuartal Maret. Pembuat iPhone juga mengatakan akan melihat sedikit pertumbuhan pendapatan pada kuartal Juni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nada yang lebih optimis dari raksasa teknologi ini menunjukkan potensi permintaan yang lebih kuat terhadap pemasok Apple.

Di Taiwan, saham pemasok utama TSMC (TW 🙂 (NYSE 🙂 dan Sayang Hai Precision Business Co Ltd (TW 🙂 (Foxconn) masing-masing melonjak 1,5% dan 2,3%. Keduanya memasok komponen elektronik kepada Apple, sementara Foxconn juga merakit iPhone untuk perusahaan tersebut.

Di Korea Selatan, LG Innotek Co Ltd (KS :), yang membuat modul penginderaan three-D untuk Apple, melonjak 4,3%. Apple menyumbang sekitar 70% dari penjualan perusahaan, terutama setelah konglomerat Korea Selatan LG menghentikan divisi ponsel pintarnya sendiri.

Baca Juga:  Apakah Wall Side road meremehkan permainan AI Apple? Oleh Making an investment.com

Samsung elektronik Co Ltd (KS :), yang merupakan pesaing utama Apple tetapi juga memasok layar dan chip memori, naik 0,8%. Pemasok chip memori SK Hynix Inc (KS 🙂 tambah 1%, sedangkan

Di Hong Kong, AAC Applied sciences (OTC:) Holdings Inc (HK:), yang memasok komponen akustik kepada Apple, melonjak 3,6%.

Sebagian besar saham-saham yang disebutkan di atas telah jatuh menjelang pendapatan Apple, karena pasar khawatir bahwa pembuat iPhone akan mengalami penurunan penjualan yang lebih besar karena meningkatnya persaingan di pasar utama Tiongkok.

Iklan pihak ketiga. Bukan tawaran atau rekomendasi dari Making an investment.com. Lihat pengungkapan Di Sini atau
Hilangkan iklan
.

Meski penjualan iPhone Apple meleset dari ekspektasi, pendapatan didukung oleh kuatnya layanan, serta penjualan aksesori yang stabil.

CEO Tim Cook dinner mengatakan kepada Reuters bahwa Apple memperkirakan pertumbuhan pendapatan satu digit yang rendah pada kuartal Juni, sebuah peningkatan nyata dari penurunan pendapatan empat kuartal yang dihadapi Apple.

Namun, perusahaan tersebut hanya memberikan sedikit petunjuk tentang rencananya untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan, di tengah meluasnya adopsi teknologi tersebut oleh para pesaingnya. Analis memperkirakan integrasi AI akan mendorong gelombang penjualan iPhone berikutnya.

Baca Juga:  Meta, IBM, Caterpillar jatuh; Chipotle naik Oleh Making an investment.com



[ad_2]

2024-05-03 14:06:29

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB