[ad_1]
Making an investment.com– Saham-saham pemasok Apple Inc di Asia naik pada hari Jumat, mengikuti kenaikan setelah jam kerja raksasa teknologi tersebut karena mencatatkan laba kuartalan yang tidak seburuk perkiraan, dan juga memperkirakan pertumbuhan pendapatan pada kuartal saat ini.
Apple Inc (NASDAQ 🙂 melonjak 6% dalam perdagangan yang diperpanjang setelah mencatat penurunan laba dan pendapatan yang lebih kecil dari perkiraan untuk kuartal Maret. Pembuat iPhone juga mengatakan akan melihat sedikit pertumbuhan pendapatan pada kuartal Juni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Nada yang lebih optimis dari raksasa teknologi ini menunjukkan potensi permintaan yang lebih kuat terhadap pemasok Apple.
Di Taiwan, saham pemasok utama TSMC (TW 🙂 (NYSE 🙂 dan Sayang Hai Precision Business Co Ltd (TW 🙂 (Foxconn) masing-masing melonjak 1,5% dan 2,3%. Keduanya memasok komponen elektronik kepada Apple, sementara Foxconn juga merakit iPhone untuk perusahaan tersebut.
Di Korea Selatan, LG Innotek Co Ltd (KS :), yang membuat modul penginderaan three-D untuk Apple, melonjak 4,3%. Apple menyumbang sekitar 70% dari penjualan perusahaan, terutama setelah konglomerat Korea Selatan LG menghentikan divisi ponsel pintarnya sendiri.
Samsung elektronik Co Ltd (KS :), yang merupakan pesaing utama Apple tetapi juga memasok layar dan chip memori, naik 0,8%. Pemasok chip memori SK Hynix Inc (KS 🙂 tambah 1%, sedangkan
Di Hong Kong, AAC Applied sciences (OTC:) Holdings Inc (HK:), yang memasok komponen akustik kepada Apple, melonjak 3,6%.
Sebagian besar saham-saham yang disebutkan di atas telah jatuh menjelang pendapatan Apple, karena pasar khawatir bahwa pembuat iPhone akan mengalami penurunan penjualan yang lebih besar karena meningkatnya persaingan di pasar utama Tiongkok.
Hilangkan iklan
.
Meski penjualan iPhone Apple meleset dari ekspektasi, pendapatan didukung oleh kuatnya layanan, serta penjualan aksesori yang stabil.
CEO Tim Cook dinner mengatakan kepada Reuters bahwa Apple memperkirakan pertumbuhan pendapatan satu digit yang rendah pada kuartal Juni, sebuah peningkatan nyata dari penurunan pendapatan empat kuartal yang dihadapi Apple.
Namun, perusahaan tersebut hanya memberikan sedikit petunjuk tentang rencananya untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan, di tengah meluasnya adopsi teknologi tersebut oleh para pesaingnya. Analis memperkirakan integrasi AI akan mendorong gelombang penjualan iPhone berikutnya.
[ad_2]
2024-05-03 14:06:29
www.making an investment.com








