Pembunuhan Purnawirawan TNI di Lembang, Polres Cimahi: Penanganan Kasus Sudah Transparan

- Penulis

Senin, 22 Agustus 2022 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Cimahi, AKBP Imron Ermawan mengatakan kasus pembunuhan purnawirawan TNI di Lembang sudah di tangani secara transparan (foto: Abdul)

i

Kapolres Cimahi, AKBP Imron Ermawan mengatakan kasus pembunuhan purnawirawan TNI di Lembang sudah di tangani secara transparan (foto: Abdul)

Bandung Barat, SekitarKita.id – Pihak kepolisian memastikan, bahwa penanganan kasus penusukan yang dilakukan HH (30) terhadap Letkol Inf (Purn) Muhammad Mubin (63) transparan dan tidak ada yang direkayasa.

Pada berita sebelumnya, ratusan purnawirawan TNI menggeruduk Mapolsek Lembang untuk mengawal dan menuntut transparansi penanganan kasus penusukan yang menimpa rekan seprofesinya saat aktif menjadi anggota TNI.

Menanggapi hal ini, Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan mengatakan, terkait kasus ini sempat beredar informasi bahwa polisi akan mendamaikan, lalu ada oknum yang menerima uang hingga penanganannya tidak sesuai fakta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sampaikan, demi Allah demi Rossullah dari Polsek Lembang dan Polres Cimahi maupun dari kesatuan kepolisian lainnya tidak pernah main-main dalam menangani kasus ini,” ujar Imron di Mapolres Cimahi kepada wartawan. Senin (22/8/2022).

Imron menegaskan, pihaknya memastikan, sejak awal penanganan kasus ini sudah dilakukan secara transparan dan tidak ada yang direkayasa, sehingga penanganannya sesuai fakta yang ada di lapangan.

“Kalau kita main-main, nauzubillah pasti akan menimpa kembali hukum karma, jadi kami tegaskan kami tidak pernah ingin mendamaikan, kami tidak pernah ingin, mohon maaf menyelesaikan, dan kami tidak ada niatan membelokkan kasus ini,” tutur Imron.

Baca Juga:  Breaking News! Usai Gempa M 7,9 di Maluku, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Kendati demikian, Imron juga mengatakan, bahwa penanganan kasus penusukan ini bakal tetap berjalan on the track dan ditangani sebaik mungkin.

“Kami takut kalau kita main-main dengan nyawa Allah yang diberikan kepada manusia, bala dan bencana menimpa kepada yang mempermainkan, nauzubillah,” ucapnya.

Lebih lanjut Imron mengatakan, penanganan kasus ini sudah ditarik Polda Jabar dan tersangka sudah ditahan di Polda. Pelaku dijerat dengan pasal 351 tentang penganiayaan hingga menyebabkan orang meninggal dunia, pasal 338 terkait pembunuhan dan pasal 340 tentang pembunuhan berencana.

“Ancaman hukumannya minimal 7 tahun maksimal sampai seumur hidup dan hukuman mati, tergantung vonis hakim. Insyaallah secepatnya mungkin berkas yang saat ini ditangani Polda Jabar segera dilimpahkan,” tutur Imron.

Seperti diketahui, Muhammad Mubin ditemukan tewas bersimbah di dalam mobilnya setelah ditusuk pelaku di Jalan Adiwarta, RT 01/12, Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada 16 Agustus 2022 lalu.***



Penulis : Abdul Kholilulloh 

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : KabarNegri

Berita Terkait

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan
Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah
Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan
Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB
Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029
Kisah Gisel Menginspirasi, Siswi Tuna Rungu Tampil Memukau di Pelepasan SLB Ngamprah Raya
Kemenag KBB Pastikan Guru Hamil di MTs Muslimin Citapen Masih Aktif, Tak Ada SK Pemecatan
Polemik Guru MTs Citapen Diduga Dipecat Saat Cuti Hamil, DPRD KBB Turun Tangan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Yayasan Bina Siswa Cisarua Tagih Janji Dapur SPPG Cimahi, Komitmen Administrasi Dipertanyakan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:45 WIB

Ditengah Kenaikan Harga BBM, DLH KBB Ajukan Tambahan Anggaran dan Armada Truk Sampah

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:30 WIB

Mediasi Guru Hamil MTs Citapen Berlanjut Pekan Depan, Nisfa Widia Minta Nama Baik Dipulihkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:33 WIB

Di Tengah Risiko Kehamilan, Guru MTs Citapen Minta Keadilan dan Pemulihan Nama Baik di Hadapan Kemenag KBB

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:24 WIB

Jeje Ritchie Tegaskan Konsolidasi PAN KBB, Targetkan Infrastruktur Partai Solid Menuju Pemilu 2029

Berita Terbaru