Pesan Tegas Bupati Jeje di HUT RSUD Cikalongwetan ke-9: Pasien BPJS Jangan Dibeda-bedakan!

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail bersama Direktur RSUD Cikalongwetan, dr. H. Wishnu Pramulo Ady, M.H.Kes. (foto: dok. Prokompim KBB)

i

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail bersama Direktur RSUD Cikalongwetan, dr. H. Wishnu Pramulo Ady, M.H.Kes. (foto: dok. Prokompim KBB)

KBB | SEKITARKITA.id – Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menyampaikan pesan tegas kepada jajaran tenaga kesehatan (nakes) RSUD Cikalongwetan agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Jeje saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 RSUD Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (10/8/2026).

Menurut Jeje, RSUD Cikalongwetan yang berdiri sejak 2017 memiliki peran penting sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Cikalongwetan dan wilayah sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam momentum hari jadi tersebut, masyarakat juga mendapatkan kesempatan mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail saat memberikan sambutan di momen HUT RSUD Cikalongwetan ke-9 (foto: dok. Prokompim KBB)
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail saat memberikan sambutan di momen HUT RSUD Cikalongwetan ke-9 (foto: dok. Prokompim KBB)

Jeje menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus mengutamakan kondisi dan kebutuhan pasien. Ia meminta persoalan administrasi tidak menjadi alasan untuk mengabaikan masyarakat yang membutuhkan penanganan medis.

“Saya berpesan, pokoknya di rumah sakit, jangan menyulitkan masyarakat. Jangan dipikirkan dulu soal administrasi, pokoknya ditangani dulu keluhannya, nah administrasi dan lain-lain itu urusan belakangan,” kata Jeje.

Baca Juga:  Rotasi 4 Pejabat Bandung Barat Diduga Langgar Aturan Mendagri, Bawaslu KBB Bungkam

Ia juga menekankan bahwa seluruh pasien harus mendapatkan pelayanan yang layak sesuai dengan kondisi medisnya. Termasuk pasien peserta BPJS Kesehatan, yang menurutnya tidak boleh mendapatkan perlakuan berbeda dalam pelayanan.

Related Posts

Standar perawatan, pemberian obat, maupun tindakan medis harus diberikan berdasarkan indikasi medis, bukan berdasarkan status kepesertaan pasien.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail bersama Direktur RSUD Cikalongwetan, dr. H. Wishnu Pramulo Ady, M.H.Kes. (foto: dok. Prokompim KBB)
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail bersama Direktur RSUD Cikalongwetan, dr. H. Wishnu Pramulo Ady, M.H.Kes. (foto: dok. Prokompim KBB)

“Pasien BPJS jangan dibeda-bedakan,” menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan Jeje dalam peringatan HUT ke-9 RSUD Cikalongwetan tersebut.

Selain kualitas pelayanan, Jeje mengapresiasi penerapan sistem antrean berbasis WhatsApp di RSUD Cikalongwetan.

Menurutnya, sistem tersebut menjadi salah satu langkah untuk mengurangi antrean dan penumpukan pasien di rumah sakit.

“Tadi sudah berbicara dengan Pak Direktur, alhamdulillah sudah tidak terjadi antrean dan penumpukan pasien, karena sekarang sudah memakai sistem antrean melalui WhatsApp. Jadi tidak perlu mengantre,” ujar Jeje.

Baca Juga:  Polemik! DPRD Minta Penutupan TPS Ilegal di Lembang Dilakukan Permanen

Ia berharap inovasi pelayanan tersebut terus dikembangkan sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan nyaman.

Jeje juga memberikan perhatian terhadap kedisiplinan dokter spesialis, terutama berkaitan dengan jadwal pelayanan.

Ia meminta dokter spesialis menjalankan jadwal praktik secara disiplin agar masyarakat tidak harus menunggu terlalu lama ketika membutuhkan pelayanan.

“Dokter spesialis agar lebih disiplin dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Saya minta jadwal pelayanan dokter spesialis diperhatikan, jangan sampai masyarakat sulit menemui dokter karena jadwal terlambat,” kata Jeje.

Menurutnya, ketepatan waktu menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Pemkab Bandung Barat, lanjut Jeje, berkomitmen mendorong peningkatan fasilitas dan mutu pelayanan di RSUD Cikalongwetan.

Pengembangan tersebut dinilai penting agar rumah sakit mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

“Pemkab Bandung Barat mendorong agar fasilitas pelayanan kesehatan mampu meningkatkan mutu, pelayanan harus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Saya apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD yang sudah memberikan dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkas Jeje.

Baca Juga:  Apresiasi Desa Taat Hukum, Bupati Jeje Beri Penghargaan kepada 9 Desa di Bandung Barat

Dengan memasuki usia ke-9, RSUD Cikalongwetan diharapkan tidak hanya semakin lengkap dari sisi fasilitas, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, ramah, adil, dan tidak diskriminatif bagi seluruh masyarakat Bandung Barat.

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga
Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81
Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 
Tanpa Sentuh Anggaran Pemerintah, Warga Padalarang Swadaya Sulap Pemukiman Jadi Lorong Merah Putih dan Mural 
Wali Kota Bandung Farhan Ingatkan Tak Semua Informasi Digital adalah Produk Jurnalistik
Penghapusan Aset Daerah KBB Tak Bisa Sembarangan, Jeje Tegaskan Harus Transparan dan Akuntabel
Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta
Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:41 WIB

Golkar Tebar 350 Ribu Benih Ikan, Panggah Susanto Dorong Budidaya untuk Tingkatkan Pendapatan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Kompak, Dua Politisi Golkar Salurkan Ratusan Ribu Benih Ikan di Bandung Barat Jelang HUT RI ke-81

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Raih 444 Suara, Tantan Sulthon Terpilih Jadi Ketua PWI Jabar 2026-2031 

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Tanpa Sentuh Anggaran Pemerintah, Warga Padalarang Swadaya Sulap Pemukiman Jadi Lorong Merah Putih dan Mural 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Wali Kota Bandung Farhan Ingatkan Tak Semua Informasi Digital adalah Produk Jurnalistik

Berita Terbaru