Polisi ungkap kronologi penemuan mayat dalam selokan di Bandung Barat

- Penulis

Minggu, 28 April 2024 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Warga digegerkan dengan penemuan sosok mayat tergeletak di sebuah selokan di Kampung Cempaka, RT01/RW03, Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Ahad (28/04/2024).

Belakangan diketahui, mayat tersebut bernama Jujun Junawan (45) warga Kampung Babakan RT02/RW10, Desa Cimareme, Kecamatan Ngamprah. Korban ditemukan sekira pukul 06.00 WIB.

Kapolsek Padalarang, Kompol Darwan saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian berawal saat saksi bernama Handri Yuke Yuner (58) yang merupakan seorang ojek pangkalan (opang) tengah menunggu penumpang bersama rekannya bernama Iwan Kurniawan (54).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pagi itu saksi (Handri) pada saat itu sedang menunggu penumpang tanpa tak di sengaja melihat ke bawah selokan seperti ada orang tertidur, kemudian saksi mengajak temanya untuk memastikan hal tersebut,” kata Kompol Darwan, Minggu.

Kaget bukan kepalang, kata Darwan, saat di cek oleh kedua saksi, melihat seorang laki-laki sudah tak bernyawa dengan posisi tengkurap di dasar saluran air.

“Setelah di cek ternyata benar ada seorang laki laki yang sudah tidak bernyawa berada terbaring di dalam saluran air got, jarak pangkalan ojek saksi dengan got saluran air tersebut 10 meter,” ujar dia.

Baca Juga:  Hanyut saat Cuci Daging Kurban di Sungai Citarum Bekasi, Pencarian Korban kembali Dilakukan

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan serangkaian penyidikan, polisi berhasil mengantongi identitas korban dan mengubungi keluarga korban. Kendati itu tak ditemukanya luka-luka atau tanda kekerasan pada tubuh korban.

Menurut pengakuan istri korban bernama Yulia (35), ujar Darwan kembali, pada Sabtu tanggal 27 April 2024, pukul 23.30 WIB malam, korban tengah menderita sakit. Lalu kemudian korban keluar rumah untuk membeli obat di warung terdekat.

“Namun setelah keluar rumah membeli obat, korban tidak kembali kerumah hingga besok pagi harinya mendapat informasi bahwa korban ditemukan meninggal dunia diselokan pinggir jalan depan Samsat Cimareme, setelah dicek ternyata benar korban ditemukan sudah meninggal dunia diselokan depan Samsat,” ujar dia.

“Dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban, korban meninggal dunia karena menderita sakit, kami tutur berduka cita, saat ini jenazah korban langsung dimakamkan pihak keluarga. Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima ini adalah musibah” kata Darwan menandaskan.



Penulis : Abdul Kholilulloh

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : laporan tim SekitarKita.id

Berita Terkait

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi
Menara Tower PT Protelindo Picu Polemik Warga Padalarang, Pemkab Bandung Barat Dinilai Lambat
Kecelakaan Tragis di Padalarang Jadi Alarm, Dishub Bandung Barat Genjot Perawatan PJU
Damai di Balik Tragedi Maut Padalarang: UPT DLH KBB Berikan Santunan, PJU Disorot

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Rabu, 15 April 2026 - 19:00 WIB

Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo

Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB

Rabu, 15 April 2026 - 09:28 WIB

Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi

Berita Terbaru