Saham SocGen naik karena penurunan laba kuartalan yang lebih kecil dari perkiraan Oleh Making an investment.com

- Penulis

Sabtu, 4 Mei 2024 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Making an investment.com — Saham masuk Masyarakat Umum (EPA 🙂 naik pada hari Jumat setelah financial institution Prancis tersebut membukukan penurunan laba yang lebih kecil dari perkiraan pada kuartal pertama.

Laba bersih pada tiga bulan pertama tahun 2024 turun 22% dibandingkan periode tahun lalu menjadi 680 juta euro, meskipun angka ini melampaui estimasi analis yang disusun perusahaan sebesar 463 juta euro. Penjualan sebesar 6,65 miliar euro juga melampaui proyeksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam catatannya kepada klien, analis di Jefferies memuji kekuatan financial institution korporasi dan investasi SocGen yang mendasari kejutan pendapatan dan mengimbangi kelemahan pada unit perbankan ritel dan perdagangan pendapatan tetap.

SocGen menjadi pemberi pinjaman Eropa terbaru yang memberikan pengembalian triwulanan lebih tinggi dari perkiraan, mencerminkan dorongan yang diberikan oleh kenaikan suku bunga yang terus-menerus di zona euro. Namun, peningkatan biaya simpanan di Perancis telah mengurangi pendapatan bank-bank di negara tersebut.

Analis Jefferies juga mencatat bahwa lonjakan biaya risiko sebesar 41% menjadi 247 juta euro karena kasus-kasus spesifik yang tidak teridentifikasi memberikan dampak yang besar pada hasil.

Baca Juga:  Google Maps dan Waze diperbarui dengan pelaporan insiden yang lebih baik, panduan tujuan baru

Namun SocGen mendukung goal yang ada untuk tahun keuangan 2024 dan 2026, dengan menetapkan laba atas ekuitas berwujud menurut undang-undang di atas 6% tahun ini dan 9% hingga 10% pada tahun 2026.

“(Kami) melihat pemulihan pendapatan ritel Perancis sebagai pendorong pertumbuhan laba utama SocGen,” kata analis di UBS dalam sebuah catatan kepada kliennya. “Fokusnya saat ini adalah memahami arah bauran pendapatan, terutama seputar bisnis domestik, pada sisa tahun 2024.”



[ad_2]

2024-05-04 00:17:38

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru