Suhu Jelang Pilkada Cianjur Semakin Panas, Ratusan Baliho dan Banner Pasangan Deden Nasihin-Efa Fatimah Dirusak OTK

- Penulis

Rabu, 18 September 2024 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baliho dan banner yang dirusak orang tak dikenal (Istimewa).

i

Baliho dan banner yang dirusak orang tak dikenal (Istimewa).

[ad_1]

Politik, SekitarKita.id – Suhu politik jelang Pilkada di Cianjur, Jawa Barat, semakin memanas. Dengan begitu berbagai manuver politik berbau kriminal dimainkan.

Salah satu contoh, ratusan baliho dan banner pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, Deden Nasihin dan Efa Fatimah, dilaporkan merasakan pengrusakan oleh orang tak dikenal (OTK) di berbagai tempat strategis di Kabupaten Cianjur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baliho yang terpampang di sejumlah titik, termasuk di jalur important seperti Jalan Raya Puncak mencapai Ciloto, ditemukan dalam kondisi rusak. Dengan jumlah besar diantara spanduk dan baliho tersebut yang terpotong, terjatuh, atau rusak parah, yang menyulut perhatian masyarakat dan simpatisan.

Kejadian ini menambah kekhawatiran akan terjadinya pelanggaran etika dan ethical dalam proses Pemilu yang seharusnya berjalan damai.

Related Posts
Baliho dan banner yang dirusak orang tak dikenal (Istimewa).Baliho dan banner yang dirusak orang tak dikenal (Istimewa).

Menanggapi hal itu, Deden Nasihin memberikan pernyataan tegas, menyerukan kepada seluruh pendukung dan simpatisannya untuk tetap santai dan menjaga suasana kondusif.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Bongkar 16 Bangunan Liar di Padalarang, Satu Alat Berat Diterjunkan

“Kami mengajak seluruh masyarakat, simpatisan, dan pendukung untuk menolak diri. Mari kita wujudkan Pemilu yang damai dan beradab, serta saling menghormati,” tutur Deden kepada di Cianjur, Rabu, 19 September 2024.

Menurut doktor kebijakan publik Universitas Padjadjaran ini, kemenangan hanyalah takdir dari Allah SWT dengan begitu kita tidak perlu melakukan tindakan provokatif dan tidak berakhlak.

“Mari kita hormati satu sama lain. Semuanya sudah ada takdirnya. Kami yakin, kemenangan hanya datang dari Allah, dan kita tidak perlu melakukan tindakan yang mencederai prinsip pemilu jujur dan adil,” sebutnya.

Baliho dan banner yang dirusak orang tak dikenal (Istimewa).Baliho dan banner yang dirusak orang tak dikenal (Istimewa).

Deden menekankan bahwa pemilu adalah proses demokrasi yang harus segera dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Jangan ada provokasi. Kami berpesan untuk terus fokus pada kampanye positif. Biarkan rakyat yang menyelesaikan pilihannya berdasarkan gagasan dan program kerja, bukan sebab intimidasi atau tekanan,” tegas Deden Nasihin.

Pasangan Deden Nasihin-Efa Fatimah, yang mengusung slogan mewujudkan ‘Cianjur Berkah’  (Berdaya Saing, Khidmah dan Amanah) melalui sejumlah program tremendous prioritas di bidang kesehatan, pendidikan, pertanian dan pengembangan ekonomi masyarakat dan lain-lain ini terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan, terutama dari generasi muda.

Baca Juga:  Disdik KBB Terus Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan dengan Sinergi dan Kolaborasi

Mereka mengharapkan pemilu ini dapat menjadi ajang kompetisi sehat tanpa kecurangan maupun perusakan atribut kampanye. “Apapun alasannya pengrusakan banner atau alat peraga sosialisasi calon bupati/wakil bupati manapun tidak elok bagi demokrasi sehat. Semoga tidak terjadi lagi,” tutur salah seorang warga Desa Sindanglaya Cipanas Cianjur,  Umar Hadi (33) di lokasi kejadian.

Sementara, anggota Tim Hukum Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Cianjur Deden Nasihin – Efa Fatimah, Ronald Tampenawas, mengaku akan secepatnya melakukan upaya hukum keterkaitan kejadian tersebut. Termasuk melaporkannya kepada pihak kepolisian.

[ad_2]

Source link



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi
Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat
Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan
Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!
Misteri Kematian Pria di Kontrakan Padalarang, Diduga Meninggal karena Sakit
Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan
Dari Lereng Lembang ke Timur Tengah, Kopi Arabika KBB Raup Transaksi Rp800 Juta
Di Ujung Tanduk! Nasib 16 Bangunan Liar di Sudimampir Padalarang Terancam Dibongkar Paksa

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 14:23 WIB

Kondisi Pasca 16 Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang di Padalarang Belum Dapat Relokasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Pembongkaran Bangli di Sukamulya Padalarang, Warga RW 25 Pertanyakan Keadilan

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Tahap Pertama, 16 Bangunan Liar di Padalarang Akhirnya Dibongkar Paksa!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Viral, Kisah Siswa Naik Rakit di Cililin, Dedi Mulyadi Turunkan Tim PU Bangun Jembatan

Berita Terbaru

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Padalarang-Bandung, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (31/8/2026) sekitar pukul 14.37 WIB. Foto: Abdul Kholilulloh

Bandung Barat

Ngeri! Pelajar SMP Tewas Terlindas Truk di Padalarang Bandung Barat

Senin, 31 Agu 2026 - 18:30 WIB