Tegang, Aksi Unras buruh Bekasi terlibat cekcok dengan pengendara motor

- Penulis

Rabu, 29 November 2023 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi | SekitarKita.id,– Aksi unjuk rasa massa buruh di Kabupaten Bekasi, sempat terlibat cekcok dengan seorang pengendara sepeda motor, pada Rabu (29/11/2023) pukul 10.03 WIB.

Kericuhan itu terjadi saat buruh menggelar aksi penutupan jalur di depan PT. Fajar Paper, jalan Imam Bonjol, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beruntung pihak kepolisian dapat menahan aksi massa buruh terhadap seorang pengendara sepeda motor.

Diketahui, massa buruh yang akan menggelar aksi iring-iringan menuju Gedung Sate Bandung sempat menutup jalan Pantura, Cikarang Barat.

Aksi unjuk rasa buruh terlibat cekcok dengan pengendara motor di Kabupaten Bekasi (foto: tangkapan layar video viral)
Aksi unjuk rasa buruh terlibat cekcok dengan pengendara motor di Kabupaten Bekasi (foto: tangkapan layar video viral)

Dari video dilihat, salah seorang pengendara sepeda motor berusaha menerobos blokade yang dilakukan oleh massa buruh, kemudian terlibatlah adu mulut kedua belah pihak.

“Minggir saya mau lewat, buru-buru,” kata pengendara motor tersebut.

“Kenapa, lagi ada demo,” timpal massa buruh tersebut.

Aksi adu mulut hingga nyaris adu jotos itu beruntung dapat dilerai oleh pengendara motor lain dan buruh dilokasi, petugas kepolisian juga turut membantu menangani keributan tersebut.

Baca Juga:  Paman Tega Banting Anak dan Disundut Korek Api di Bulukumba, Polisi Amankan Pelaku

Sejauh ini tidak ada korban dalam insiden tersebut, kendati itu, aksi ribuan buruh yang melakukan long mach menambah deretan kemacetan panjang di Kabupaten Bekasi.

Sementara itu saat ditemui di Bandung, Sekjen FSPMI Jabar, Dede Rahmat mengatakan, aksi pada hari ini dilakukan oleh seluruh serikat buruh, tingkat Jawa Barat mereka menggunakan kendaraan roda dua roda dua.

Sekjen FSPMI Jabar, Dede Rahmat (foto: Abdul Kholilulloh)
Sekjen FSPMI Jabar, Dede Rahmat (foto: Abdul Kholilulloh)

Puluhan ribu buruh di Jawa Barat yang tergabung berbagai serikat pekerja di Cianjur, Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Majalengka, Cirebon, serta Sukabumi menggelar aksi unjuk rasa (unras), Rabu (29/11/2023).

Pantauan pewarta sekitarkita.id dilokasi, buruh melakukan long march ke Kantor Gubernur Provinsi Jawa Barat yaitu Gedung Sate, massa aksi unras melintasi jalur Rajamandala, sedangkan buruh dari Bekasi, Karawang, Purwakarta dan Subang melintasi jalur Cikalongwetan.

“Hari ini tuntutan kita satu suara semua, yaitu meminta agar Pj Gubernur Jawa Barat menetapkan UMK 2024 sesuai dengan rekomendasi dari kabupaten/kota,” kata Dede saat ditemui pewarta sekitarkita.id di kawasan Cimareme KBB.

Baca Juga:  Eskalasi menguat, dukungan Dani Ramdan mengalir ditengah pro dan kontra bermunculan 

Ia menjelaskan, dari hasil rapat dewan pengupahan, muncul dua angka yaitu pihak pemerintah dengan pihak dari akademisi bersepakat menggunakan rumusan PP nomor 51 dengan kenaikan UMK paling besar 3 persen.

Aksi unjuk rasa buruh dari berbagai wilayah, Karawang, Bekasi, Purwakarta, Cianjur melintas jalur Padalarang untuk kemudian menuju Gedung Sate Bandung (foto: Abdul Kholilulloh)
Aksi unjuk rasa buruh dari berbagai wilayah, Karawang, Bekasi, Purwakarta, Cianjur melintas jalur Padalarang untuk kemudian menuju Gedung Sate Bandung (foto: Abdul Kholilulloh)

“Sementara rekomendasi dari kabupaten/kota, hampir seluruhnya di atas PP 51 yaitu kenaikannya paling kecil 9 persen sampai 15 persen. Kalau sesuai PP 51 di KBB ini, kenaikannya hanya 0,4 persen kalau di rupiahkan hanya Rp 17 ribu,” jelasnya.

Dirinya menganggap, jika kenaikan UMK menggunakan PP nomor 51, maka pemerintah tidak memperhatikan kepentingan para pekerja, sehingga gabungan lima serikat dari berbagai daerah turun ke jalan untuk unjuk rasa dengan turun ke jalan.

Pihaknya berharap, aksi unras pada hari ini didengarkan oleh Pj Gubernur Jabar, kendati UMP telah ditetapkan sebesar 3 persen.

“Jadi kemarin disampaikan Pj Gubernur Jabar bagi yang tidak puas silakan unjuk rasa, maka hari ini kami turun ke jalan,” katanya.

Ribuan buruh sempat ingin menerobos tol Padalarang menuju Gedung Sate namun di blokade petugas kepolisian Polres Cimahi (foto: Abdul Kholilulloh)
Ribuan buruh sempat ingin menerobos tol Padalarang menuju Gedung Sate namun di blokade petugas kepolisian Polres Cimahi (foto: Abdul Kholilulloh)

Sebelumnya, Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2024 Jawa Barat sebesar Rp2.057.495.

Baca Juga:  Menggunakan Dua Metode, Kemenag: 1 Syawal 1446 H Jatuh pada Senin, 31 Maret 2025

UMP 2024 Jabar naik 3,57 persen dari UMP 2023 yang sebesar Rp1.986.670, atau kenaikannya Rp70.825.

Perhitungan UMP 2024 ini berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2023 tentang Pengupahan.

penetapan upah minimum kabupaten/kota yang paling lambat akan diumumkan pada 30 November.

Hingga saat ini kabupaten/kota sedang melaksanakan perumusan rekomendasi, dan ada yang sudah membuat rekomendasi UMK 2024 kepada Penjabat Gubernur Bey Machmudin, yaitu kota sukabumi, kota banjar dan Kabupaten Ciamis.

Ia merekomendasikan dengan mendasarkan pada PP 51/2023, Kabupaten Subang dan Kabupaten Karawang merekomendasikan kenaikan UMK 2024 sesuai dengan tuntutan pekerja.

Semua rekomendasi dari kabupaten/kota tersebut direncanakan akan dibahas pada 27 November sebelum ditetapkan pada 30 November 2023.



Berita Terkait

Bupati Bandung Barat Prioritaskan Infrastruktur 2026, Perbaikan Jalan dan Jembatan Jadi Fokus Utama
Pelaku Pemerkosaan Balita di KBB Divonis 12 Tahun, Korban Jalani Operasi Kedua di RSHS Bandung
Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok
Bandung Barat Darurat Peredaran Obat Keras, BNN Amankan 4 Pelaku Pengedar di Batujajar
HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan
Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:37 WIB

Bupati Bandung Barat Prioritaskan Infrastruktur 2026, Perbaikan Jalan dan Jembatan Jadi Fokus Utama

Rabu, 22 April 2026 - 08:08 WIB

Pelaku Pemerkosaan Balita di KBB Divonis 12 Tahun, Korban Jalani Operasi Kedua di RSHS Bandung

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 April 2026 - 19:13 WIB

Bandung Barat Darurat Peredaran Obat Keras, BNN Amankan 4 Pelaku Pengedar di Batujajar

Senin, 20 April 2026 - 14:29 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB