[ad_1]
Dalam praktik saya, yaitu hal biasa bagi orang untuk datang serta mengeluh tentang pasangannya atau orang terdekatnya. Ini lebih merupakan tantangan untuk menginventarisasi perilaku Anda serta dapatkan wawasan tentang bagaimana Anda bisa berkontribusi pada keadaan hubungan Anda. Sepanjang waktu ada ruang untuk perbaikan sejauh hubungan jangka panjang.
Berikut 14 cara untuk mengetahui apakah masalah pada kenyataannya dalam hubungan Anda yaitu Anda:
1. Apakah Anda responsif secara emosional serta terlibat dengan pasangan Anda?
Artinya Anda dapat berempati, mendengarkan, serta tanggapi secara emosional pasangan Anda. Anda sepertinya tidak menyebutkan pasangan Anda “membutuhkan” atau istilah negatif lainnya sebab mereka menjangkau Anda melalui ini. Anda menghargai pasangan Anda serta memberikan perhatian khusus yang layak diterima orang itu. Pasangan yang baik berpaling ke arah satu sama lain (bukan menjauh) ketika ada “tawaran” untuk hubungan emosional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Apakah Anda terbuka terhadap conversation serta negosiasi?
Anda melakukan yang yang terbaik untuk menghindari “kemacetan” pada masalah serta gunakan keterampilan pemecahan masalah dengan pasangan Anda. Mitra yang baik menyadari bahwa beberapa masalah dalam suatu hubungan sepertinya tidak bisa diselesaikannya. Andaikan, karakteristik kepribadian yang Anda anggap menjengkelkan pada pasangan Anda sepertinya tidak akan hilang dengan begitu saja. Tetapi, pasangan yang baik mempraktikkan hal-hal seperti toleransi serta negosiasi ketika masalah muncul.
3. Apakah Anda “melembutkan startup Anda” serta bukannya bersikap kasar saat mengangkat suatu isu?
Permasalahan dalam hubungan merupakan tantangan untuk didiskusikan bagi kedua belah pihak yang bermasalah. Bagi yang perilaku atau perkataannya jadi sorotan, dapat jadi bermuatan emosi sejak awal. Memperlunak permulaan percakapan Anda yang sulit bisa membuat pembicaraan berjalan lebih lancar.
Andrii Iemelianenko dengan cara Shutterstock
4. Apakah Anda bersedia untuk “menerima pengaruh” daripada “menolaknya” atau meningkatkan argumen?
Peran pasangan Anda sangat penting dalam hal ini sebab kecil kemungkinannya mereka segera akan menerima pengaruh dari Anda. Pernikahan yang paling bahagia yaitu ketika kedua belah pihak berpasangan menerima pengaruh satu sama lain.
5. Tahukah Anda cara meredakan hal-hal negatif dalam sebuah argumen serta melakukan upaya untuk melakukannya?
Hal ini biasanya dicapai dengan cara “upaya perbaikan” atau bahasa yang menurunkan ketegangan. Contohnya yaitu menyampaikan “maaf”, atau “Saya salah paham”, memakai humor, dll.
6. Apakah Anda menghindari “Empat Penunggang Kuda” dengan cara tertentu?
Ini yaitu prediktor utama perceraian: kritik, penghinaan (atau sikap agresif), sikap defensif, serta sikap diam (penolakan untuk berbicara). Kemarahan pada umumnya baik-baik saja, semasih tidak ada lagi sikap menghina/berperang. Perempuan lebih kritis; laki-laki lebih cukup banyak diam. Berdiam diri terus menerus kali merupakan upaya yang gagal untuk menenangkan keadaan. Kritik dari perempuan semasih konflik terus menerus kali merupakan reaksi terhadap pasangan laki-laki yang sepertinya tidak tanggap atau mudah tersinggung.
7. Apakah Anda bisa dipercaya?
Anda saling memberi dorongan untuk serta sepertinya tidak mendatanya rahasia. Anda dan berperilaku melalui yang membuat pasangan serta hubungan Anda memulihkan (bukan hanya diri Anda sendiri). Mitra yang baik dan mudah dihubungi serta dihubungi saat dibutuhkan serta diandalkan.
8. Apakah Anda fokus pada hal positif serta bukan hanya pada kekurangan pasangan Anda?
Cukup banyak hal yang Anda anggap menawan saat pertama kali bertemu pasangan yang nantinya dapat menjadi sumber rasa frustrasi.
9. Apakah Anda menghormati otonomi serta individualitas pasangan Anda?
Sepertinya tidak perlu melebur menjadi satu saat Anda sedang saling mencinta. Terkadang menyenangkan untuk merindukan pasangan Anda! Jangan biarkan rasa sepertinya tidak aman Anda menyabotase hal ini.
Produksi TimeImage dengan cara Shutterstock
10. Apakah Anda berusaha untuk memenuhi kebutuhan satu sama lain?
Terlebih lagi, Anda melakukannya sebab Anda ingin lihat pasangan Anda bahagia. Apakah Anda khawatir ketika pasangan Anda tampak sepertinya tidak senang dengan Anda atau hanya mengabaikannya serta berpikir seperti tersebut “itu masalah mereka?” Ini yaitu sikap yang buruk serta pasti akan menghancurkan hubungan Anda.
11. Apakah Anda berupaya untuk menghindari kebiasaan buruk?
Pasangan sukses membuat rencana untuk mencoba hal-hal baru bersamaan, bepergian keluar, sangat bersenang-senang, tertawa, serta bermain. Ingat bahwa itu hal baru memberikan energi positif ke dalam hubungan.
12. Apakah Anda secara fisik penuh kasih sayang serta responsif?
Pasangan yang baik bisa memperlihatkan cintanya dengan memberi dan menerima kasih sayang fisik. Ada kesadaran bahwa hubungan romantis yaitu hubungan intim serta bukan sekadar persahabatan platonis.
13. Apakah Anda memperlihatkan rasa terima kasih serta penghargaan terhadap pasangan Anda?
Anda bahkan mungkin saja berpikir serta merasa bersyukur atas pasangan Anda, namun dia bukanlah seorang pembaca pikiran! Pastikan untuk mengungkapkannya dalam tindakan serta kata-kata dan.
14. Yang terakhir, apakah Anda berkomitmen pada hubungan itu serta memandangnya sebagai “antar-jemput seumur hidup” serta bukan sesuatu yang dapat secepatnya diselamatkan ketika keadaan menjadi sulit?
Kita hidup di masa yang memudahkan kita untuk bercerai (dapatkah Anda menyampaikan “tidak ada lagi salahnya!”) serta menemukan orang lain dengan begitu hubungan tampaknya sepertinya tidak dapat dielakkan lagi. Saya yakinkan Anda, mempunyai ikatan cinta jangka panjang dengan pasangan yang sepanjang waktu bisa Anda andalkan memang tiada bandingnya. Jadilah pasangan yang baik serta kemungkinan besarnya Anda akan menarik seseorang ke dalam hidup Anda dengan nilai-nilai yang sama.
Marni Feuerman yaitu psikoterapis berlisensi dalam praktik swasta, pakar hubungan, serta penulis Ghosted and Breadcrumbed: Berhenti Tertarik pada Pria yang Tidak Ada dan Cerdaslah dalam Hubungan yang Sehat.
[ad_2]
Sumber: yourtango








