[ad_1]
Mendengarkan yaitu proses yang jauh lebih aktif dibandingkan mendengar, serta kita semua melakukannya secara dengan cara yang lain. Laki-laki cenderung membicarakan kebutuhannya serta perempuan berbicara tentang perasaannya. Ini bukan salah siapa-siapa, serta bukan berarti salah satu gender lebih rendah. Tetapi, kita memiliki peluang lebih besar sekali untuk menghindari miskomunikasi yang membawa bencana jika kita menyadari fakta ini. Terkadang pria bersalah sebab sepertinya tidak cukup banyak bicara. Dengan kata lain, “Wanita sepertinya tidak dapat mendengar apa yang pria sepertinya tidak katakan.” Juga para wanita, kami minim bersalah sebab sepertinya tidak setiap saat menyampaikan apa yang kami maksud, tapi tersebut hanya sebab kami ingin Anda melakukannya saja. dapatkan kita!
Berikut 5 frasa yang digunakan wanita, serta apa maksud pada nyatanya:
1. “Baik.”
Ini yaitu kata yang digunakan wanita di akhir pertengkaran ketika mereka merasa benar namun sepertinya tidak menahan lagi mendengar Anda berdebat. Laki-laki pada umumnya berpikir bahwa tersebut berarti mereka harus segera tutup mulut (serta mereka benar).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
2. “Tidak ada lagi.”
Ini biasanya merupakan jawaban ketika Anda bertanya, “Ada apa?” Tetapi kata “tidak ada lagi” setiap saat berarti “sesuatu” serta pria langsung merasa waspadai setelah mendengarnya diucapkan. Biasanya digunakan untuk menggambarkan perasaan seorang wanita yang ingin mengubah pria dari dalam ke luar, terbalik, serta terbelakang. “Tidak ada lagi” menandakan pertengkaran yang akan berlangsung “lima menit” serta diakhiri dengan kata “baik-baik saja”.
3. “Kita perlu bicara” Juga “Aku sudah berpikir…”
Ini berarti, “Kamu perlu mendengarkan dengan santai sementara waktu aku memberitahumu semua kesalahan yang kamu lakukan.”
4. “Orang di sana tersebut memukulku.”
AKA “Perhatikan aku serta jangan anggap remeh aku sebab pria di sana tersebut dengan senang hati akan menggantikanmu.” Saat merasa sepertinya tidak aman, wanita suka mengingatkan pria akan nilai mereka dengan memperlihatkan bahwa mereka sangat berharga bagi orang lain.
5. “Apa?!”
Ketika dia menyampaikan ini dengan nada suara tertentu yang tajam, tersebut bukan sebab dia sepertinya tidak mendengar apa yang Anda katakan; tersebut caranya memberi Anda kesempatan untuk mengubah apa yang Anda katakan. (Kami menyarankan Anda melakukannya CEPAT.) Anda serta sepertinya tidak boleh lupa bahwa apa yang Anda katakan terkadang ditafsirkan oleh wanita dengan sangat dengan cara yang lain dari apa yang Anda maksudkan. Pria yang bermaksud baik, “Apakah semuanya baik-baik saja? Kamu tampak lelah,” tak henti-hentinya kali diartikan sebagai, “Kamu tampak seperti sampah.” Atau saat Anda berkata, “Saya akan melakukannya sebentar lagi,” saat diminta melakukan suatu tugas di rumah, dia mendengar, “Sebaiknya Anda melakukannya sendiri sebab saya sepertinya tidak berniat melakukannya.”
Meski demikian semua contoh di atas melibatkan stereotip gender, bukan berarti hal itu sepertinya tidak terjadi atau hal serupa sepertinya tidak tak henti-hentinya terjadi. Kita perlu berpikir dengan sangat hati-hati tentang cara kita berkomunikasi. Mendengarkan secara aktif yaitu kunci kesuksesan, begitu pula dengan tetap santai serta menyadari bahwa telah ada perbedaan mendasar dalam cara kita mengomunikasikan kebutuhan kita. Bagaimanapun, saling mencinta tersebut mudah serta sangat alami. Tetap saling mencinta serta membangun hubungan yang langgeng membutuhkan cukup banyak kerja serta usaha.
Lorna Poole yaitu pelatih internasional serta pembicara profesional. Dia memberdayakan wanita untuk mencintai melampaui rasa takut, rasa sakit, serta penyesalan untuk menarik pasangan yang pantas mereka mendapatkan.
[ad_2]
Sumber: yourtango








