[ad_1]
Dari kisah cinta taman kanak-kanak hingga pakar pernikahan, setiap tahap kehidupan penuh dengan upaya mencari cinta. Kita belajar dari pengalaman dan kisah-kisah horor teman-teman, dari membaca kolom, dan dari nasihat Ibu yang terbukti benar. Tapi kalau bicara soal percintaan, ada beberapa teori yang cukup keterlaluan di luar sana tentang jatuh, menjadi, dan tinggal sedang jatuh cinta.
Berikut 5 teori sains paling aneh tentang jatuh cinta menurut penelitian:
1. Pola makan Anda menentukan kehidupan kencan Anda
Ini kedengarannya menakutkan seperti versi menyimpang dari apa yang Anda makan, tapi menurut sebuah penelitian dari aplikasi kencan Apakah Anda Tertarik? laki-laki lebih cenderung menjangkau perempuan vegetarian, sementara perempuan lebih cenderung menjadi pemakan daging. Tingkat kebenaran dari selera makan masih dipertanyakan, tetapi ini adalah pemikiran yang keren untuk dimiliki saat Anda sedang makan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
2. Kita mencari pasangan yang seperti keluarga kita
Teori ini didasarkan pada gagasan bahwa kita mengelilingi diri kita dengan keakraban, yang dapat kita ikuti. Kita terbiasa memiliki keseimbangan tertentu dalam hubungan, jadi masuk akal jika kita secara tidak sadar mencari keseimbangan itu dalam diri pasangan. Namun begitu pacar Anda mulai memakai produk aftershave yang sama dengan ayah Anda, inilah waktunya untuk mengambil langkah mundur.
3. Anda dapat menemukan cinta hanya jika Anda berhenti mencarinya
Apakah ada orang yang benar-benar berhenti mencari cinta? Diragukan. Namun alih-alih menjadikannya bagian aktif dalam hidup Anda, menemukan cinta harus datang secara organik. Fokuskan waktu Anda pada hal-hal lain yang memperkaya hidup Anda. Kecintaan dalam hidup Anda mungkin saja ada di belakang toko buku favorit Anda atau berbagi ketertarikan Anda dengan pasar petani di Minggu pagi.
4. Jatuh cinta itu seperti kokain
Ya, kecuali itu tidak ilegal. Menurut sebuah penelitian dari Albert Einstein School of Drugs di New York, otak kita bersinar dalam cinta dengan cara yang sama seperti jika kita mabuk kokain. Ini hampir masuk akal – cinta itu terburu-buru dan pastinya bisa membuat ketagihan.
5. Hanya butuh empat menit untuk jatuh cinta.
Terakhir, cara generasi milenial menemukan romansa. Tidak ada yang mengatakan cinta sejati seperti kepuasan instan, dan inilah kesempatan Anda untuk membuktikan salah semua orang yang mengatakan cinta membutuhkan waktu untuk membangun kepercayaan dan komitmen. Menurut sebuah penelitian digunakan kembali oleh Waktu New York, menatap selama empat menit bisa membuat Anda merasa mesra. Tapi empat menit tanpa gangguan dalam satu aktivitas? Sepertinya tidak ada lagi yang bisa dilakukan selain jatuh cinta. Apakah salah satu teori cinta ini berhasil dalam hidup Anda?
Hayley Matthews adalah seorang penulis yang berfokus pada cinta dan hubungan. Dia mengawasi strategi konten, keterlibatan media sosial, dan peluang media Saran Kencan.
[ad_2]
www.yourtango.com








