Dugaan pemalsuan SK Caleg terpilih, oknum KPU Karawang yang bermain bakal di Polisikan

- Penulis

Rabu, 8 Mei 2024 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | SekitarKita.id,- Kasus dugaan pemalsuan pembuatan SK Calon Legislatif (Caleg) terpilih dan adanya perbedaan suara partai Gerindra di wilayah Kabupaten Karawang baru-baru ini kian memanas.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang Fitriana mengatakan, beredar SK Palsu caleg terpilih dan juga terdaftar perbedaan suara.

Ia menjelaskan, dimana suara tertinggi peringkat pertama Partai Gerindra Karawang di duduki oleh Ikbal dan peringkat kedua di duduki oleh Yusni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, kata Fitriana, SK yang diduga dipalsukan itu atas nama Nana Nurhusna. Lalu kemudian untuk di daerah pemilihan (Dapil) 6 juga ada perbedaan.

Fitriana menyebut, seharusnya di SK yang asli di peringkat pertama H. Ajang, peringkat keduanya H. Endang Sodikin dan peringkat ke tiga yakni Dewi.

“SK yang diduga dipalsukan peringkat pertamanya ibu Dewi, peringkat keduanya pak H. Ajang Sopandi dan peringkat ketiga H. Endang Sodikin,” kata Fitriana dilansir SekitarKita dari etikanews.com, Selasa (7/5/2024).

Mari menambahkan, saat dilakukan akumulasi perolehan suara partai Gerindra juga mengalami perubahan. Yang semula 220 ribu menjadi 230 ribu suara.

Baca Juga:  Semarak HUT RI ke-80 di Ngamprah: Lomba PBB Satlinmas dan Edukasi Pola Asuh Anak Warnai Peringatan

“Maka kami akan melaporkan ke Polres Karawang terkait pemalsuan SK ini,” jelasnya.

Saat disinggung soal apakah ada keterlibatan oknum KPU Karawang, pihaknya belum bisa memastikan hal itu, jika memang terbukti ada yang bermain di tubuh KPU maka ia akan segera melapor kepada Kepolisian setempat.

“Kita belum tahu, kalau tahu mah saya langsung lapor polisi, makanya kami laporkan biar Polres Karawang yang menelusuri, SK itu datangnya dari siapa. KPU berharap berjalan dengan aturan hukum dan diberikan sangsi hukum yang sesuai,” harapnya.

“Dugaan itu ada tiga tapi sebetulnya yang satu itu caleg Provinsi. Jadi tidak ada di SK yang diduga dipalsukan. Tapi ini juga ada dugaan SK Provinsi juga dipalsukan,” tandasnya.



Penulis : Andyka Nugroho

Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : etikanews.com

Berita Terkait

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok
HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan
Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi
Menara Tower PT Protelindo Picu Polemik Warga Padalarang, Pemkab Bandung Barat Dinilai Lambat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 April 2026 - 14:29 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB