Minyak stabil karena investor mempertimbangkan ketakutan suku bunga AS, permintaan musiman yang menguat Oleh Reuters

- Penulis

Jumat, 24 Mei 2024 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[ad_1]

Oleh Jeslyn Lerh

SINGAPURA (Reuters) – Harga minyak stabil pada hari Jumat karena investor mempertimbangkan komentar terbaru dari Federal Reserve AS mengenai suku bunga di tengah inflasi yang tinggi, sementara tanda-tanda penguatan permintaan bahan bakar musiman AS memberikan dukungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

minyak mentah berjangka naik 5 sen menjadi $81,41 according to barel pada pukul 06.40 GMT, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 2 sen menjadi $76,89.

Kedua benchmark tersebut menetap di posisi terendah multi-bulan pada hari Kamis, dengan minyak mentah berjangka Brent ditutup pada degree terlemahnya sejak Januari dan kontrak berjangka mencapai degree terendah dalam tiga bulan.

Brent berjangka menuju penurunan mingguan lebih dari 3%, dan WTI berjangka siap untuk turun hampir 4% dari minggu lalu, karena kendala makroekonomi yang sedang berlangsung di AS menjaga keseimbangan harga.

“Latar belakang 'kemungkinan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama' membebani harga minyak secara signifikan minggu ini,” kata Priyanka Sachdeva, analis pasar senior di Phillip Nova.

Baca Juga:  AS mengatakan mereka 'tidak dapat' memberikan bantuan kepada Iran setelah helikopter jatuh. Oleh Reuters

Risalah pertemuan kebijakan terbaru The Fed yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan para pembuat kebijakan mempertanyakan apakah suku bunga saat ini cukup tinggi untuk menjinakkan inflasi yang membandel.

Beberapa pejabat mengatakan mereka bersedia menaikkan biaya pinjaman lagi jika inflasi melonjak. Namun, Ketua Fed Jerome Powell dan pembuat kebijakan lainnya mengatakan mereka merasa kenaikan suku bunga lebih lanjut tidak mungkin terjadi.

Tarif yang lebih tinggi dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi dan mengurangi permintaan bahan bakar.

Sementara itu, penguatan permintaan bensin AS membantu menstabilkan harga menjelang liburan akhir pekan Memorial Day, yang dianggap sebagai awal musim mengemudi di musim panas di AS.

Permintaan bensin di AS mencapai degree tertinggi sejak November, Badan Informasi Energi (EIA) mengatakan pada hari Rabu. Hal ini membantu mendukung pasar karena pengemudi di AS menyumbang sekitar sepersepuluh dari permintaan minyak world, “menjadikan musim mengemudi yang akan datang sebagai pilar pemulihan pertumbuhan permintaan world,” kata analis ANZ dalam sebuah catatan.

Baca Juga:  Saham perangkat lunak ini 'akan mendapat manfaat besar dari AI' kata Financial institution of The united states Oleh Making an investment.com

© Reuters.  FOTO FILE: Sebuah kapal tunda mendorong tongkang minyak melalui Pelabuhan New York di Kota New York, AS, 24 Mei 2022. REUTERS/Brendan McDermid/File Foto

Semua perhatian kini tertuju pada Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang bersama-sama disebut OPEC+, dan pertemuan mereka pada tanggal 1 Juni untuk membahas apakah akan memperpanjang pengurangan produksi minyak secara sukarela sebesar 2,2 juta barel according to hari.

“Pasar juga ragu-ragu dalam mengambil posisi agresif menjelang pertemuan OPEC minggu depan, di mana kebijakan pasokan akan dibahas,” kata analis ANZ.



[ad_2]

2024-05-24 14:51:24

www.making an investment.com



Berita Terkait

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!
Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar
Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar
Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya
muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan
Cara Menghilangkan Jerawat di Punggung Secara Alami dan Efektif
Soft Opening Master Baker Indonesia: Sekolah Baking Profesional Baru di Surabaya Barat
Kolaborasi Pentahelik, Hamaren Corporation Sukses Gelar Annual Meeting 2025 di Bekasi

Berita Terkait

Senin, 10 November 2025 - 05:15 WIB

Tyranno Rilis! Motor Listrik Petualang Rp25 Juta: Fitur Canggih yang Mengancam!

Senin, 10 November 2025 - 04:30 WIB

Repo BI Kini Gunakan Obligasi Korporasi, Tingkatkan Likuiditas Pasar

Senin, 8 September 2025 - 09:20 WIB

Pemerintah Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Kredit Industri Padat Karya, Subsidi Bunga Rp260 Miliar

Kamis, 3 Juli 2025 - 19:37 WIB

Disperindag KBB Dorong 50 Produk IKM Tembus Pasar Modern, Ini Tantangannya

Rabu, 18 Juni 2025 - 12:37 WIB

muslimai.ai: Sahabat Digital Gen Z untuk Refleksi, Ketenangan, dan Iman di Era Kegelisahan

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB