Tahap pertama PPDB, Disdik Bandung Barat belum temukan pungli di jenjang SMP

- Penulis

Sabtu, 6 Juli 2024 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahap pertama PPDB, Disdik Bandung Barat belum temukan pungli di jenjang SMP

[ad_1]

Bandung Barat | SekitarKita.id,- Dinas Pendidikan (Disdik) Bandung Barat (KBB) mengklaim belum menemukan adanya pungutan liar (pungli) maupun kecurangan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahap pertama.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan KBB Edy Saprudin, ia menyampaikan, sampai diumumkan pada 27 Juni 2024 lalu, PPDB di wilayahnya berjalan lancar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, Dinas Pendidikan KBB memastikan akan terus memberikan pendampingan sepanjang pelaksanaan PPDB tahapan pertama di masing-masing sekolah.

“Sampai tahapan pertama selesai, alhamdulillah belum ada laporan kecurangan atau pungli oleh panitia PPDB di masing-masing sekolah. Mudah-mudahan di tahapan kedua dan tidak ada kendala dan tidak ada laporan kecurangan,” tutur Edy saat dihubungi jurnalis belum lama ini, dirilis Sabtu (06/07/2024).

Ia menegaskan akan menindak tegas oknum yang melakukan penipuan atau pemerasan apabila ada temuan manipulasi dokumen dari CPDB, baik dari tahapan I maupun tahapan II.

“Kalau ketahuan, apakah akan didiskualifikasi? Kalau keterkaitan (manipulasi dokumen) itu memang akan ada sanksi termasuk diskualifikasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Optimalkan Layanan Pelanggan, VADS Indonesia Gelar Workshop AI

Menurut Edy, ada tiga jalur pada PPDB SMP tahapan pertama di Kabupaten Bandung Barat, pertama jalur zonasi sebesar 50 persen, jalur afirmasi sebesar 15 persen dan pengalihan tugas orang tua sebesar 5 persen.

“Kemudian seluruh yang diterima telah melakukan pendaftaran ulang pada tanggal 1-3 Juli 2024,” terangnya.

“Hasil PPDB tahapan pertama yang diadakan sejak 19 Juni sampai 27 Juni sangat berjalan lancar. Alhamdulillah, mereka yang diterima pihak sekolah sudah melakukan pendaftaran ulang di awal Juli,” lanjut Edy.

Meskipun itu, Edy belum dapat mengungkap jumlah calon mahasiswa baru (CPDB) yang sudah mendaftar maupun diterima. Lantaran, mereka masih menunggu PPDB tahapan kedua, yakni jalur prestasi dengan kuota 30 persen yang berakhir hari ini (4/7).

“Memang data saya belum bisa menyampaikan. Karena biasanya diakhir nanti jumlah kuota PPDB di Bandung Barat keseluruhan. Jadi sekarang belum ada laporan di tiap sekolah. Sekarang kan yang prestasi belum selesai,” ungkapnya.

Terkait kuota, lanjut Edy, terserap atau tidak itu biasanya menyesuaikan dengan kuota di tiap-tiap sekolah jika memang kouta sekolah tersebut sudah terisi berarti kuota tahap pertama sudah terisi.

Baca Juga:  Hari ini Bayi Kembar Sinyam Asal Bandung Barat Jalani Operasi Pemisahan Tubuh

“Tapi kalau seandainya kouta tahap pertama masih tersisa nah nanti dipindahkan ke jalur prestasi di tahap kedua,” jelas Edy.

Saat disinggung terkait SMP yang kekurangan pendaftaran CPDB, Edy menyebut masih banyak sekolah di wilayah selatan Bandung Barat yang kekurangan CPDB, pasalnya diwilayah tersebut masih minim (sedikit) sekolah negri dan akses masyarakat menuju sekolah terbilang cukup jauh.

“Kalau di daerah selatan memang ada (sekolah yang kurang peminat). Sebenarnya bukan kurang peminat. Seperti di daerah Rongga, Gununghalu kuota itu bisanya tidak terpenuhi. Karena banyak sekolah swasta sehingga masyarakat di sana mencari yang terdekat,” ujar dia menandaskan.

[ad_2]

Source link



Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan
Website PWI Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Grand Launching 1 Oktober 2026
Polemik Lahan SDN 2 Kertamulya Kembali Mencuat, Disdik Klaim Pemda KBB Pernah Menang Sengketa
Sengketa Lahan Memanas, Spanduk Ahli Waris Muncul di SDN 2 Kertamulya Bandung Barat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Kamis, 24 September 2026 - 12:42 WIB

Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Rabu, 23 September 2026 - 22:27 WIB

Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 

Rabu, 23 September 2026 - 21:29 WIB

Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terbaru