Oknum Camat dan Bidan di Karawang Terancam Dipecat Akibat Skandal Mesum di Mobil

- Penulis

Minggu, 15 September 2024 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil yang diduga digunakan oleh oknum camat di Karawang berbuat mesum (foto: tangkapan layar video viral)

i

Mobil yang diduga digunakan oleh oknum camat di Karawang berbuat mesum (foto: tangkapan layar video viral)

SEKITARKITA.id- Camat Jayakerta, Karawang, berinisial G terancam dipecat setelah terlibat dalam skandal mesum dengan seorang bidan berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Puskesmas setempat.

Perbuatan mereka terungkap setelah sebuah video viral di media sosial, yang memperlihatkan keduanya tertangkap tangan melakukan tindakan tidak senonoh di dalam sebuah mobil yang terparkir di Rumah Sakit Hastien, Rengasdengklok, Karawang.

Video tersebut langsung menyebar luas dan menghebohkan publik, terutama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindakan keduanya memicu kemarahan di kalangan pejabat Pemkab Karawang, yang secepatnya memanggil keduanya untuk dimintai klarifikasi keterkaitan insiden tersebut.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang, Gery Samrodi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dan secepatnya mengambil langkah tegas.

“Kami sudah menerima laporan tentang perilaku mesum tersebut, dan telah memanggil oknum camat dan bidan untuk klarifikasi,” tutur Gery saat diwawancarai pada Rabu (11/9/2024).

Sanksi dan Penonaktifan

Related Posts

Gery menambahkan bahwa Camat G sementara itu sudah dinonaktifkan dari jabatannya saat ini menunggu hasil investigasi lebih lanjut.

Baca Juga:  Hari Raya Idul Fitri, warga Muslim Kabupaten Tegal lakukan tradisi ziarah kubur leluhur

Langkah ini diambil atas instruksi langsung dari Bupati Karawang guna menjaga integritas pemerintahan dan ASN di Kabupaten Karawang.

“Sepanjang proses pendalaman kasus berlangsung, oknum Camat Jayakerta berinisial G telah dinonaktifkan dari jabatannya. Kami sudah laporkan kepada pimpinan, dan sesuai instruksi Bupati Karawang, tindakan ini diambil untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas,” jelas Gery.

Bidan F Juga Terancam Sanksi

Selain Camat G, bidan yang terlibat dalam skandal tersebut berinisial F juga dalam sorotan. Meski sementara itu belum dinonaktifkan, BKPSDM menunggu laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang untuk memutuskan langkah sanksi selanjutnya.

Bidan F diprediksi akan menghadapi sanksi tegas dari institusi tempatnya bertugas, sebab perbuatannya yang mencoreng nama baik ASN dan pelayanan publik.

Tersebarnya video tersebut tidak hanya meresahkan masyarakat, namun juga mencoreng citra institusi pemerintah daerah.

Source link



Editor : Abdul Kholilulloh

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto
Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi
5 Pabrik Kapur di Cipatat Ditutup Permanen, KDM: Penerima Bantuan Bertambah Jadi 1.000 Orang
Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya
Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”
Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi Soal Peredaran Tramadol ‘Sikat Saja’ Jangan Takut 
KPK Ingatkan Celah Korupsi Sektor Pertanahan, Bandung Barat Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian
Persib Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Ketum BOMBER Dian Purnama Puji Performa Solid Maung Bandung 

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Kampung Warna-Warni di Padalarang Curi Perhatian, Mural Persib Jadi Ikon Swafoto

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Golkar KBB Soroti Pernyataan Jeje Soal Pencatutan Nama, Dinilai Memperkeruh Situasi Birokrasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:45 WIB

5 Pabrik Kapur di Cipatat Ditutup Permanen, KDM: Penerima Bantuan Bertambah Jadi 1.000 Orang

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Apin Marmot Puji Kreativitas Mobivan BOMBER KBB, UMKM Bobotoh Makin Berdaya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Marak Tramadol di Cimahi dan KBB, Dedi Mulyadi: “Masa Negara Kalah Sama Beking?”

Berita Terbaru