[ad_1]
Kapanpun kita tidak tahu harus segera memasak apa, pasta selalu menjadi jawabannya. Andai Anda mempunyai sekotak pasta, Anda akan memulai makan malam yang mustahil. Pasta harganya terjangkau, mengenyangkan, dan serbaguna—dan Anda tidak akan pernah kehabisan variasi untuk dicoba. Anda mungkin saja sudah mengetahui dasar-dasar membuat pasta, namun ada pilihan kesalahan umum yang mungkin saja menghalangi Anda untuk hingga kesempurnaan pasta. Teruslah membaca untuk mengetahui delapan kesalahan umum pasta, bersama dengan saran kami untuk memperbaikinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Memakai pot yang terlalu kecil
Pasta akan mengembang pesat saat dimasak, jadi penting untuk memakai panci besar yang bisa menampung pasta yang sudah matang. Ditambah lagi, pasta akan matang lebih merata andai terendam dengan jumlah besar air. Untuk 1 pon pasta, kami sarankan untuk merebus 4 sampai 6 liter air, mengingat volumenya akan meningkat seiring dengan memasak pasta.
Aturan Praktis
4 sampai 6 liter air consistent with 1 pon pasta
Tidak mengasinkan air rebusan dengan benar
Sangat penting untuk memberi garam pada air rebusan untuk dapatkan pasta yang beraroma. Berapa orang menyampaikan bahwa air rebusan harus segera terasa seperti laut, tapi menurut kami itu agak berlebihan. Air rebusan harus segera dibumbui dengan baik, seperti kaldu yang lezat, namun tidak enak. Sekitar 1 sendok makan garam halal consistent with liter air merupakan patokan yang berguna. Untuk hingga tingkat rasa asin yang sempurna, cicipi airnya sambil jalan—berhati-hatilah agar lidah Anda tidak terbakar!
Aturan Praktis
1 sendok makan garam halal consistent with 1 liter air
Menambahkan minyak ke dalam air rebusan
Menambahkan minyak zaitun ke dalam air rebusan mungkin saja terdengar seperti ide bagus untuk mencegah lengket, tetapi kenyataannya, hal itu hanya menimbulkan masalah. Minyak tidak mencegah lengket, tetapi akan membuat pasta matang menjadi licin dan mencegah saus melapisinya dengan baik. Percayai kami: Simpan minyak zaitun Anda untuk penggunaan yang lebih baik!
Memecah mie
Saat Anda memasak pasta yang panjang dan berat, seperti spageti, Anda mungkin saja tergoda untuk memasukkannya ke dalam panci dengan cara memecahkannya. Kami mendorong Anda untuk tidak memecahkan mie untuk menjaga keutuhannya (mie pecah jauh lebih sulit untuk diputar dengan garpu!) dan, andai Anda yakin takhayul, hindari nasib buruk. Sebagai gantinya, gunakan panci tinggi yang berisi dengan jumlah besar air dan meluangkan waktu Anda, masukkan perlahan pasta ke dalam air saat bagian yang terendam mulai melunak dan tenggelam. Ini tidak akan memakan waktu lama; itu hanya membutuhkan minim kesabaran.
Tidak cukup tak henti-hentinya memeriksa pasta
Waktu memasak yang tercantum di kotak pasta hanyalah perkiraan—bukan aturan. Kita cenderung mengincar pasta al dente, yang cukup empuk, tetapi tetap dengan minim gigitan. Untuk hasil terbaik, periksa pasta secara konsisten untuk memastikan pasta matang sesuai keinginan Anda.
Tidak menghemat air pasta
Air pasta adalah rahasia saus emulsi yang indah, jadi penting untuk menyisihkan satu cangkir atau lebih sebelum meniriskan pasta. Andai air pasta menjadi keruh, berarti pasta melepaskan pati ke dalam air. Air yang mengandung tepung akan teremulsi dengan lemak, seperti mentega atau minyak zaitun, dengan begitu menghasilkan saus dengan tekstur yang halus dan kental.
Membilas pasta
Membilas pasta akan menghilangkan lapisan tepung yang membantu saus melekat padanya. Andai Anda menyajikan pasta panas, jangan pernah membilasnya setelah ditiriskan. Tetapi, andai Anda berencana menyajikan pasta dalam keadaan dingin atau pada suhu ruangan (seperti dalam salad pasta), bilas terlebih dahulu agar tidak menggumpal saat didiamkan.
Tidak mempertimbangkan kombinasi bentuk pasta dan saus
Kombinasi bentuk pasta dan saus bisa memainkan peran besar dalam hasil keseluruhan hidangan. Misalkan saja, Anda mungkin saja menginginkan pasta berbentuk tabung yang bergerigi, seperti rigatoni, untuk menampung setiap potongan kain yang lezatù. Sebagai alternatif, Anda mungkin saja menginginkan mie yang panjang dan pipih, seperti linguine, untuk saus yang ringan, cerah, dan mengedepankan makanan laut. Jangan ragu untuk mengikuti perpaduan bentuk dan saus tradisional, atau bereksperimen dengan kombinasi Anda sendiri.
[ad_2]
Sumber: realsimple.com








