[ad_1]
Analisis jejak filter out oli industri bisa memberikan bukti terbaik tentang degradasi mesin, mengawasi riwayat partikel mesin yang tercipta dan kontaminan yang tertelan sepanjang periode waktu tertentu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Filter out tak henti-hentinya kali dibuang saat dirubah atau tidak dianalisis sebagai bagian dari penyelidikan akar penyebab kegagalan. Hal ini mengabaikan alat observasi yang berpotensi kuat.
Mintalah laboratorium observasi minyak industri Anda untuk melakukan studi filter out untuk Anda. Filter out dipotong-potong, dan partikel yang terkandung di dalamnya dilepaskan ke dalam pelarut dengan agitasi mekanis dan/atau ultrasonik untuk dianalisis. Pengujian umum mencakup ferrografi dan studi unsur. Ini bisa membuka kunci masalah perangkat Anda.
Andaikan saja kerusakan girboks yang sangat kritis. Sepanjang penggantian pelumas dan filter out secara rutin, banyak serpihan keausan logam akan terlihat pada filter out. Pemeriksaan internal memperlihatkan adanya gigi yang rusak. Sebab ini adalah gearbox yang difilter, sampel oli dari wadah oli, serta sampel filter out, dikirim ke laboratorium untuk studi kegagalan.
Hasil sampel minyak industri pada awalnya mengkhawatirkan, sebab tak ada kondisi buruk yang terlihat jelas. Jelas beberapa bukti kegagalan pasti ada pada pelumasnya, mengingat ini memang kegagalan mekanis pada gearbox. Permintaan telah dibuat ke laboratorium untuk melakukan ferografi analitis pada sampel ini untuk menyelesaikan akar penyebab kegagalan. Bahkan dengan kajian mendalam pun, kesimpulan akhir tidak bisa diambil.
Keputusan diambil untuk melakukan pengujian keausan logam pada oli industri yang terperangkap di dalam filter out. Minyak ini menceritakan kisah yang sangat berbeda.
Seperti yang diharapkan, studi spektrometri berbeda secara signifikan antara sampel tangki minyak dan sampel filter out, yang bisa dijelaskan oleh beberapa faktor. Yang pertama dan terpenting adalah metode pengambilan sampel. Badan gearbox ini diambil sampelnya melalui pengambilan sampel tabung tetes. Pengambilan sampel dengan tabung tetes tidak konsisten dengan praktik terbaik sebab sulit dapatkan sampel yang representatif. Kemungkinan besarnya girboks ini telah dimatikan cukup lama mencapai serpihan aus mengendap di dasar sebelum pengambilan sampel. Kedua, filtrasi submikron menghasilkan penghilangan serpihan keausan berat, yang dikarenakan konsentrasi partikel lunak ini lebih tinggi dalam sampel filter out.
Baca Juga : 3 Cara Analisa Filter out Oli Industri
Ferrografi analitik juga dilakukan pada sampel filter out. Keausan partikel Nan melebihi 30 mikron diamati dari filter out, dan terdapat kontaminasi abrasif sebesar 125 mikron. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa kegagalan tersebut disebabkan oleh pencemaran lingkungan yang berlebihan. Dalam hal ini, kontaminasi kemungkinan besarnya masuk ke sistem melalui pernafasan tipe jaring baja.
Sistem komponen filter out pada aplikasi ini berisi rahasia di balik kegagalan tersebut. Mekanik pelumasan patut dipuji sebab memperhatikan adanya kotoran pada filter out dan melakukan sesuatu untuk mengatasinya. Tanpa informasi penting yang terjebak dalam elemen, komponen penting ini dapat gagal tanpa terdeteksi mencapai terjadi kegagalan.
[ad_2]
Sumber: Deltalube
Source link







