Antisipasi Potensi TPS Rawan Pemilu 2024, Bawaslu Kabupaten Bekasi Ambil Langkah ini

- Penulis

Selasa, 26 November 2024 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SekitarKita.id –Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bekasi menggelar siaran pers pada Senin, 25 November 2024, di kantor Bawaslu Kabupaten Bekasi, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kerawanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Khoirudin, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Bekasi, menyampaikan bahwa pemetaan terhadap TPS rawan telah dilakukan untuk mengantisipasi gangguan pada hari pemungutan suara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada enam indikator TPS rawan yang paling banyak terjadi, empat indikator lainnya sering terjadi, dan 12 indikator yang jarang terjadi namun tetap harus diwaspadai,” ujar Khoirudin.

Pemetaan ini dilakukan dengan mempertimbangkan delapan variabel dan 28 indikator yang melibatkan 187 desa/kelurahan di 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan hasil pemetaan, berikut adalah enam indikator utama TPS rawan:

1. 591 TPS memiliki pemilih disabilitas yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

2. 363 TPS memiliki pemilih Daftar Pemilih Tambahan (DPTB).

Baca Juga:  Shaboozey, Fuerza Regida Akan Tampil di Billboard Music Awards 2024 – Loader Information

3. 317 TPS terdapat potensi pemilih Daftar Pemilih Khusus (DPK).

4. 303 TPS di mana penyelenggara TPS merupakan pemilih di luar domisili.

5. 235 TPS terdapat pemilih DPT yang sudah Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

6. 190 TPS berlokasi di wilayah rawan bencana seperti banjir, longsor, atau gempa.

Selain itu, terdapat 12 indikator potensi kerawanan TPS yang jarang terjadi namun tetap perlu diantisipasi, antara lain riwayat praktik politik uang, kekurangan logistik pemilu, dan TPS yang berlokasi di wilayah kerja pabrik atau pertambangan.

Strategi Pencegahan Bawaslu Kabupaten Bekasi

Untuk menghadapi potensi kerawanan TPS, Bawaslu Kabupaten Bekasi telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya:

1. Melakukan patroli pengawasan di TPS rawan.

2. Berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti pemerintah daerah dan aparat keamanan.

3. Melaksanakan sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat.

4. Bekerja sama dengan pemantau pemilu, organisasi masyarakat, dan pengawas partisipatif.

5. Menyediakan posko pengaduan masyarakat yang mudah diakses secara offline dan online.

Baca Juga:  KPU KBB Umumkan Pengundian Nomor Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada 2024

Bawaslu juga mengawasi langsung ketersediaan logistik pemilu serta pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Rekomendasi Bawaslu kepada KPU

Berdasarkan hasil pemetaan kerawanan TPS, Bawaslu Kabupaten Bekasi merekomendasikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk:

1. Menginstruksikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) agar mengantisipasi potensi kerawanan.

2. Berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan dan netralitas di TPS.

3. Mengelola distribusi logistik pemilu dengan tepat dan memastikan pelaksanaan pemungutan suara sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan langkah-langkah ini, Bawaslu Kabupaten Bekasi berharap pemilu 2024 dapat berjalan lancar tanpa kendala di TPS rawan.

Tautan sumber



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Laporan: bahktiar

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan
Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular
Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur
Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 
Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah
Bak Istana Presiden, Jurnalis Masuk Gedung Mewah DPRD KBB Malah Diusir, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Warga Sukamulya Padalarang Kekeringan, Wakil Ketua DPRD KBB Pipih Supriati Bangun Sumur Bor 
Aksi Nyata Prajurit Yonif TP 938/Pancasona, Bantu Warga Bandung Barat Buka Lahan Pelebaran Jalan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:31 WIB

Fakta Baru Sengketa Lahan SDN 2 Kertamulya, Komisi IV DPRD KBB Sebut Pemkab Menang di Pengadilan

Senin, 28 September 2026 - 14:07 WIB

Dispernakan KBB Gencarkan Pencegahan Rabies, Warga Diminta Waspadai Gigitan Hewan Penular

Senin, 28 September 2026 - 10:50 WIB

Ironi Penataan di Padalarang: Bangli Dibongkar, Minimarket Justru Menjamur

Kamis, 24 September 2026 - 22:48 WIB

Kemarau Panjang, Yonif TP 938/Pancasona Salurkan Air Bersih untuk Warga KBB 

Kamis, 24 September 2026 - 19:12 WIB

Rumput Langka, Peternak KBB Mulai Kelimpungan Cari Pakan hingga ke Luar Daerah

Berita Terbaru