Bandung Barat | SekitarKita.id,- Tim SAR Gabungan kembali bergerak untuk melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Rabu (27/03/2024).
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono, langsung pimpin apel gabungan petugas dari Basarnas, BPBD Jabar, BPBD KBB, TNI Polri, Tagana dan relawan pukul 08.15 WIB.
Supriono mengatakan, rencananya, pada hari ketiga pencarian Tim SAR Gabungan bakal kembali memfokuskan pencarian 6 orang dari 10 korban yang masih tertimbun material longsor di tiga titik work sheet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, hal ini dilakukan karena memang ke empat korban terkahir ditemukan di area yang memang sudah dititikan dari awal pencarian.
“Sama seperti kemarin, hari ketiga ini kita akan pusatkan di tiga sektor. Tapi lebih utama pencarian dilakukan di sektor alfa, karena memang 4 korban terakhir yang ditemukan berada di titik tersebut,” kata Supriono kepada wartawan usai gelar apel, Rabu pagi.
Supriono menyebut, berdasarkan informasi dari pemerintah desa (pemdes), pada titik yang sama diduga terdapat dua hingga 3 korban lagi yang masih tertimbun.
“Oleh karena itu, kita akan maksimalkan pencarian di tiga sektor tersebut, berdasarkan informasi dari pak kades,” sebutnya.
Dalam pencarian di hari ini, lanjut dia, pihaknya bakal menggunakan metode Alkon atau alat penyemprot air bertegangan besar dan memaksimalkan alat tersebut.
“Alkon merupakan salah satu alat yang memang mumpuni di medan bencana seperti tanah longsor. Kita akan memaksimalkan penggunaan Alkon ini,” ujarnya.
Dikatakan dia kembali, tim SAR akan berfokus pada pencarian korban pada wilayah yang terdapat korban jiwa, kendati diwilayah lain juga terdampak longsor.
“Kalau yang ada korbannya hanya satu desa, yaitu di Cibenda. Sementara di tempat lain awak media bisa menggali lagi ke BPBD karena mereka tentu sudah melaksanakan kaji cepat,” sebutnya.
“Kaji cepat itu fungsinya untuk asesmen pendataan-pendataan baik dampak terhadap lingkungan maupun mengetahui adanya korban atau tidaknya,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu warga korban bencana longsor di Kampung Gintung RT 03/07, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sekitar pukul 16.32 WIB.
Jenazah keempat yang ditemukan Tim SAR diketahui berjenis kelamin perempuan. Sehingga, total korban yang dievakuasi di sektor A pada hari kedua sebanyak empat orang.
“Korban terakhir yang ditemukan dibawa ke RSUD Cililin untuk dilakukan identifikasi,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga pada Basarnas Bandung, Supriono, Selasa 26 Maret 2024.
“Hasil evaluasi di lapangan, proses pencarian dihentikan sementara pukul 17.00 WIB dan akan dilanjutkan besok 27 Maret 2024,” ucapnya.
Sebelumnya dikabarkan, tiga jasad warga Kampung Gintung, RT 03/07, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) berhasil ditemukan.
Jasad pertama merupakan anak-anak berjenis kelamin perempuan ditemukan pukul 11.54 WIB. Kemudian, jasad kedua anak-anak berjenis kelamin laki-laki ditemukan pukul 12.23 WIB. Lalu jasad ketiga, dewasa berjenis kelamin perempuan ditemukan pukul 12.56.
“Semua jasad yang ditemukan tertimbun longsor akhirnya teridentifikasi,” jelas Supriono.***
Penulis : Abdul Kholilulloh
Editor : Abdul Kholilulloh
Sumber Berita : Liputan khusus







