Momen Prabowo Rapikan Baret Cak Imin dan Sultan Najamudin pada Upacara Gelar Pasukan di Batujajar

- Penulis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEKITARKITA.id — Ada momen menarik sebelum dimulainya Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Suparlan, Pusdiklatpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Minggu (10/8).

Presiden RI Prabowo Subianto yang memimpin upacara tersebut, sempat mencuri perhatian saat merapikan baret yang dikenakan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Sultan Najamudin.

Momen itu terjadi ketika Prabowo menyalami sejumlah pejabat negara yang hadir. Langkahnya mendadak terhenti ketika melihat Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Cak Imin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan spontan, Prabowo membenarkan posisi baret yang dipakai Cak Imin agar terlihat lebih rapi.

Momen Presiden RI Prabowo Subianto merapihkan baret yang dikenakan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Sultan Najamudin. (Foto: istimewa/ Instagram @cakiminow)
Momen Presiden RI Prabowo Subianto merapihkan baret yang dikenakan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Sultan Najamudin. (Foto: istimewa/ Instagram @cakiminow)

Tak hanya itu, hal serupa juga dilakukan kepada Ketua DPD RI Sultan Najamudin. Prabowo menggeser posisi baret Sultan hingga pas di kepala.

Aksi ini membuat suasana cair dan memunculkan senyum di wajah para pejabat yang menyaksikannya.

Dalam sambutannya, Prabowo menjelaskan alasan para pejabat negara mengenakan pakaian loreng militer di upacara tersebut.

“Di belakang saya banyak tokoh pakai seragam, mereka pakai seragam sebagai tanda mereka ingin terlibat mempertaruhkan diri bersama seluruh rakyat,” ujar Prabowo.

Baca Juga:  Terima kunjungan Panglima TNI, Kapolri: perkuat sinergitas
Momen Presiden RI Prabowo Subianto merapihkan baret yang dikenakan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Sultan Najamudin. (Foto: istimewa/ Instagram @cakiminow)
Momen Presiden RI Prabowo Subianto merapihkan baret yang dikenakan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Sultan Najamudin. (Foto: istimewa/ Instagram @cakiminow)

Ia menegaskan bahwa pertahanan Indonesia menganut konsep defensif, namun seluruh rakyat akan bersatu untuk mempertahankan setiap jengkal tanah air.

“Kita pertahankan tiap kampung, tiap dukuh, tiap lembah, tiap bukit, tiap gunung, tiap kecamatan, tiap kabupaten, tiap provinsi, tiap jengkal tanah kita pertahankan. Kita tidak bisa ditaklukkan, tak ada masalah. Daripada dijajah kembali lebih baik kita mati,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Prabowo menganugerahkan Tanda Pangkat Jenderal Kehormatan dan menyematkan tanda jabatan Wakil Panglima TNI kepada Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Ia juga memberikan Tanda Pangkat Jenderal Kehormatan kepada 10 penerima, Tanda Kehormatan Bintang Sakti kepada 2 penerima, serta Pangkat Kehormatan kepada 1 penerima yang dinilai memiliki dedikasi dan integritas tinggi.

Upacara juga menjadi ajang peresmian sejumlah satuan baru TNI, termasuk Komando Daerah Militer (Kodam), 14 Komando Daerah Angkatan Laut, 3 Komando Daerah Angkatan Udara, Komando Operasi Udara, 6 Grup Kopassus, 20 Brigade Teritorial Pembangunan, hingga 100 Batalyon Teritorial Pembangunan.

Dalam gelar pasukan kali ini, TNI mengerahkan 27.384 personel, didukung 152 kendaraan taktis dengan 388 personel awak, serta 124 alutsista yang terdiri dari 34 unit milik TNI AD, 24 unit TNI AL, dan 66 unit TNI AU.

Baca Juga:  Kadisdik Bandung Barat: Hardiknas 2025 Momentum Perkuat Pendidikan Berkualitas dan Semangat Nasionalisme

Hadir pula dalam upacara ini Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para pimpinan lembaga negara, menteri dan wakil menteri kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, para Kepala Staf Angkatan, Kepala BIN Muhammad Herindra, serta para atase pertahanan negara sahabat.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok
HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan
Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang
Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik
Sorotan Publik Menguat, DPRD KBB Usulkan Stop Sementara Aktivitas Tower PT Protelindo
Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB
Viral, Bocah 3 Tahun di KBB Diduga Dilecehkan, Ibu-ibu Ngadu ke Dedi Mulyadi
Menara Tower PT Protelindo Picu Polemik Warga Padalarang, Pemkab Bandung Barat Dinilai Lambat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:00 WIB

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 April 2026 - 14:29 WIB

HUT Kabupaten Bandung ke-385 Jadi Momentum Aksi Nyata: Dadang M Naser Ajak Warga Fokus Rawat Lingkungan

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Tak Punya SLF, Satpol PP KBB Siap Matikan Operasional Tower Protelindo di Padalarang

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WIB

Skandal Pencatutan Nama Prabowo Subianto, DPRD KBB Sebut PT Protelindo Bohongi Publik

Rabu, 15 April 2026 - 17:35 WIB

Jeje Alami Kecelakaan, Diduga Rem Blong Truk Box Container Hantam Pembatas Jalan di KBB

Berita Terbaru

Kantor Bapenda KBB (foto: Abdul Kholilulloh)

Bandung Barat

Capaian Pajak KBB 2026 Melejit Rp183 Miliar, PBB Masih Terseok

Senin, 20 Apr 2026 - 20:00 WIB