65 Siswa SMKN 1 Cihampelas KBB Keracunan MBG, RSUD Cililin Penuh

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

65 Siswa SMKN 1 Cihampelas KBB Keracunan MBG, RSUD Cililin Penuh

SEKITARKITA.id– Kasus dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Sebanyak 65 siswa SMKN 1 Cihampelas mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut, Rabu (24/9/2025).

Kasubag TU Puskesmas Cihampelas, Asep, mengatakan sebagian besar siswa langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari total korban, 36 siswa sudah dibawa ke RSUD Cililin, puskesmas, dan klinik sekitar. Sisanya masih dirawat di posko kesehatan sekolah atau dipulangkan ke rumah, jumlah itu berpotensi bertambah mengingat korban terus berdatangan,” jelasnya saat ditemui sekitarkita.id dilokasi.

Sebanyak 65 siswa SMKN 1 Cihampelas mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut, Rabu (24/9/2025). Foto: Abdul Kholilulloh
Sebanyak 65 siswa SMKN 1 Cihampelas mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut, Rabu (24/9/2025). Foto: Abdul Kholilulloh

Namun, kapasitas RSUD Cililin kini penuh sehingga pasien harus dirujuk ke rumah sakit lain.

“Korban dialihkan ke RS Karisma dengan 15 tempat tidur, RSUD Cibabat 30 tempat tidur, dan RSIA Azahra. RSUD Dustira juga sudah siap menampung pasien tambahan,” lanjut Asep.

Menurut laporan, jumlah korban terus bertambah. Beberapa siswa yang awalnya dipulangkan kembali masuk posko darurat karena kondisi kesehatan memburuk.

Baca Juga:  Polres Cimahi Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Ribuan Hektare Lahan Jagung Mulai Panen di KBB
Related Posts

Sejumlah siswa bahkan dilaporkan mengalami kejang-kejang, sesak napas, hingga menangis kesakitan.

Di sisi lain, Kepala SMKN 1 Cihampelas, Sudirman, menyampaikan kekecewaannya terhadap kualitas makanan MBG hari itu.

“Kami sangat prihatin dan kecewa, makanan yang seharusnya menyehatkan malah membuat anak-anak sakit,” ucapnya.

Kasus ini menambah daftar panjang insiden keracunan massal MBG di KBB yang kini menjadi sorotan masyarakat. Pemerintah daerah diminta segera mengevaluasi penyedia makanan agar kejadian serupa tidak terus terulang.



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Follow WhatsApp Channel sekitarkita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta
Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP
Carut Marut Bandung Barat, P4KBB Bocorkan PR Besar: PAD, Infrastruktur hingga Flyover Cimareme
DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat
IPHI 1987 Gelar Rapimnas di HUT ke-39, Regulasi Profesi Advokat Jadi Sorotan
Raffi Ahmad Puji Jeje Ritchie Ismail, Tapi Ingatkan: Tak Ada Superman dalam Pemerintahan
IPHI 1987 Dorong Pembaruan UU Advokat, Maria Salikin: Tingkatkan Profesionalisme Advokat
P4KBB Sentil Pemkab Bandung Barat: Tekanan Fiskal Jangan Jadi Alasan Abaikan Layanan Publik

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Kades Akui Tak Ada Anggaran, Warga Bandung Barat Swadaya Perbaiki Jalan, Terkumpul Rp40 Juta

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Skandal ASN KBB Live TikTok Minta Fee 1 Persen, Bupati Jeje Perintahkan Inspektorat Periksa IYP

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Carut Marut Bandung Barat, P4KBB Bocorkan PR Besar: PAD, Infrastruktur hingga Flyover Cimareme

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:36 WIB

DPD IPHI 1987 Jabar Dorong Tata Kelola Organisasi dan Penguatan Profesi Advokat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Raffi Ahmad Puji Jeje Ritchie Ismail, Tapi Ingatkan: Tak Ada Superman dalam Pemerintahan

Berita Terbaru