Pemilihan BPD di Padalarang, Duseng Siap Dorong Perdes Anti Rentenir di Desa Jayamekar

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asep Sujana A.Md atau yang akrab disapa Duseng calon BPD Dusun 2 Gunung Bentang, Desa Jayamekar Kecamatan Padalarang KBB (foto: istimewa)

i

Asep Sujana A.Md atau yang akrab disapa Duseng calon BPD Dusun 2 Gunung Bentang, Desa Jayamekar Kecamatan Padalarang KBB (foto: istimewa)

SEKITARKITA.id – Maraknya praktik rentenir yang masih menjamur di tengah masyarakat menjadi perhatian serius calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dusun 2, Kampung Gunung Bentang, RT 01/RW 08, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Menjelang pemilihan anggota BPD Desa Jayamekar, calon anggota BPD nomor urut 4, Asep Sujana A.Md atau yang akrab disapa Duseng, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, salah satunya melalui pembentukan Peraturan Desa (Perdes) Anti Rentenir.

Menurut Duseng, regulasi tersebut diperlukan untuk melindungi masyarakat dari jeratan pinjaman ilegal berbunga tinggi yang selama ini membebani kondisi ekonomi warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah saya dipercaya masyarakat untuk mencalonkan diri menjadi anggota BPD Dusun 2 dengan nomor urut 4 dari empat calon yang memenuhi syarat. Alasan saya maju karena banyak masukan dari warga terkait maraknya praktik rentenir. Aspirasi ini akan saya bawa dan dorong menjadi Perdes agar ada efek jera bagi para rentenir ilegal,” kata Duseng, Jumat (19/6/2026).

Baca Juga:  Momen Keakraban Prabowo dengan Para Pemimpin Dunia Saat ‘Mingle’ di Forum APEC
Empat calon anggota BPD Dusun 2, Kampung Gunung Bentang, RT 01/RW 08, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (foto: istimewa)
Empat calon anggota BPD Dusun 2, Kampung Gunung Bentang, RT 01/RW 08, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (foto: istimewa)

Ia menilai keberadaan rentenir tidak hanya berdampak pada perekonomian keluarga, tetapi juga berpotensi memicu berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat.

Komitmen tersebut, lanjut Duseng, sejalan dengan slogan Tabayun (Taqwa, Bersatu, Sauyunan) serta visi mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif, transparan, dan bertanggung jawab.

Adapun misinya meliputi penyerapan dan penyaluran aspirasi masyarakat secara optimal, menjalin sinergi dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat, serta mendorong dan mengawasi berbagai program pembangunan desa.

“Kami akan mengutamakan penyerapan dan penyaluran aspirasi masyarakat, menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat, serta meningkatkan pengawasan terhadap program dan kegiatan pemerintah desa,” jelasnya.

Asep Sujana A.Md atau yang akrab disapa Duseng calon BPD Dusun 2 Gunung Bentang, Desa Jayamekar Kecamatan Padalarang KBB (foto: istimewa)
Asep Sujana A.Md atau yang akrab disapa Duseng calon BPD Dusun 2 Gunung Bentang, Desa Jayamekar Kecamatan Padalarang KBB (foto: istimewa)

Duseng menegaskan pemerintah desa harus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat agar tidak terus bergantung pada pinjaman berbunga tinggi yang memberatkan.

Dengan adanya regulasi di tingkat desa, ia berharap praktik rentenir dapat ditekan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan keuangan yang legal dan aman.

Selain mendorong pembentukan Perdes Anti Rentenir, Duseng juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi masyarakat melalui keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Baca Juga:  Topan Megantara Anggota DPRD Kabupaten Karawang Gelar Reses I Masa Sidang 2024-2025

Menurutnya, koperasi desa dapat menjadi alternatif pembiayaan yang aman, legal, dan mudah diakses oleh warga.

“Dengan adanya koperasi desa, masyarakat diharapkan tidak lagi bergantung pada rentenir untuk memenuhi kebutuhan ekonomi maupun modal usaha. Koperasi bisa menjadi solusi nyata bagi warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Badan Permusyawaratan Desa memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah desa dalam menjalankan fungsi pengawasan, penyusunan kebijakan, serta menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan BPD bukan untuk menjadi lawan pemerintah desa, melainkan sebagai lembaga yang menjaga keseimbangan dalam tata kelola pemerintahan agar berjalan transparan dan akuntabel.

“BPD merupakan mitra pemerintah desa, bukan lawan pemerintah desa. Fungsinya sebagai penyeimbang dalam pengelolaan dana desa agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat dan tentunya harus akuntabel,” tegasnya.

Ke depan, Duseng berharap dapat menjalankan amanah masyarakat dengan baik serta memperjuangkan berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga, termasuk upaya pemberantasan praktik rentenir melalui regulasi desa yang tegas dan berpihak kepada masyarakat.

Baca Juga:  Viral! Jalan Rusak di Ngamprah Bandung Barat Dikecam Netizen: “KBB Mah Teu Gaduh Bupati?”

 



Editor : Abdul Kholilulloh

Sumber Berita : Liputan

Berita Terkait

Dari Lintasan Balap Disabilitas ke Mimbar Paripurna, Atlet NPCI Venny Bacakan Sejarah KBB
Paripurna HUT KBB ke-19, Jeje Bongkar Masalah Kemiskinan Ekstrem dan Minimnya Lapangan Kerja
HUT KBB ke-19, Dinkes Bandung Barat Tegaskan Pelayanan Kesehatan Jadi Prioritas Utama
Di Balik Megahnya HUT KBB ke-19, NPCI Minta Pemerintah Penuhi Janji Perhatikan Olahraga Disabilitas
Model Kebaya Syahnaz Sadiqah Jadi Inspirasi Busana Anggun ala Istri Pejabat di HUT KBB ke-19
Perbup Pesantren Jadi Kado Istimewa di Momentum HUT KBB ke-19
HUT KBB ke-19, Bupati Jeje: Perkuat Amanah dan Pertahankan Tata Kelola Transparan
Jelang Peparda Jabar 2026, NPCI KBB Berjuang Secara Swadaya di Tengah Ketidakpastian Dana Hibah

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:45 WIB

Dari Lintasan Balap Disabilitas ke Mimbar Paripurna, Atlet NPCI Venny Bacakan Sejarah KBB

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:18 WIB

Pemilihan BPD di Padalarang, Duseng Siap Dorong Perdes Anti Rentenir di Desa Jayamekar

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:11 WIB

Paripurna HUT KBB ke-19, Jeje Bongkar Masalah Kemiskinan Ekstrem dan Minimnya Lapangan Kerja

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:42 WIB

HUT KBB ke-19, Dinkes Bandung Barat Tegaskan Pelayanan Kesehatan Jadi Prioritas Utama

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:52 WIB

Di Balik Megahnya HUT KBB ke-19, NPCI Minta Pemerintah Penuhi Janji Perhatikan Olahraga Disabilitas

Berita Terbaru