Aktivitas Gunung Slamet jadi sorotan pengamat spiritual, akankah Pulau Jawa terbelah bila meletus?

- Penulis

Sunday, 29 October 2023 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Slamet Jawa Tengah (foto: Infopurbalingga.id)

i

Gunung Slamet Jawa Tengah (foto: Infopurbalingga.id)

Jawa Tengah | SekitarKita.id,- Gunung Slamet yang merupakan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa, setelah Gunung Semeru. Mitosnya, bila Gunung Slamet ini meletus, maka Pulau Jawa akan terbelah menjadi 2.

Di puncak Gunung Slamet, terdapat kawah yang sangat luas. Kawah itu bernama Segara Wedi (Lautan Pasir). Untuk menuju puncak Gunung Slamet, pendaki dapat melewati beberapa jalur, diantaranya Jalur Bambangan, Jalur Guci, Jalur Dukuhliwung dan Jalur Baturaden Gunung.

Saat ini, Gunung Slamet yang terletak di Jawa Tengah, sedang menunjukkan aktifitas dengan letusan-letusan yang cukup keras hingga terdengar mencapai puluhan kilometer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan surat dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dengan Nomor 458.Lap/GL.03/BGV/2023 tertanggal 19 Oktober 2023, status Gunung Slamet ditingkatkan dari Level I atau Normal menjadi Level II atau Waspada.

Menurut salah satu pengamat spiritual, Zaenal Ken Arok, letusan Gunung Slamet adalah sebagai pertanda keselamatan dan kekuatan bangsa ini mulai perlahan-lahan menipis, dan itu dimaksudkan agar kita lebih mengingat lagi kepada Yang Maha Kuasa.

Baca Juga:  Hari ke 3, korban tertimbun longsor di Padalarang belum ditemukan, ini kendalanya
Aktifitas Gunung Slamet (foto: instagram @eigeradventure)
Aktifitas Gunung Slamet (foto: instagram @eigeradventure)

“Kalau dikaitkan dengan situasi politik, maka akan ada sedikit gejolak. Yang pinter pada keblinger, dan yang bodoh semakin dibodohi lagi,”ujar Ken Arok beberapa waktu lalu.

Dalam pandangan mata batin Ken Arok, dalam pemerintahan mendatang akan semakin banyak perselisihan, sehingga hal itu yang dapat membuat bangsa ini semakin mundur, bukannya semakin maju.

“Gunung Slamet memang tidak akan meletus hebat, hanya batuk-batuk saja, namun hendaknya hal ini sebagai pertanda agar manusia ingat kembali kepada Yang Maha Kuasa,” imbuh Ken Arok.

Dengan kejadian meletusnya Gunung Slamet, menurut Pengamat Spiritual berambut panjang dan beralis hampir menyatu ini, kita hendaknya harus lebih hati-hati, waspada, eling, dan menjaga semuanya, karena kalimat Slamet sendiri mengandung doa dan harapan agar selamat dan menyelamatkan.

Terlepas dari pengamatan mata batin Zaenal Ken Arok, sejak dahulu ada semacam anggapan di masyarakat, jika Gunung Slamet tersebut dahulunya sering meletus atau lainnya, maka mungkin sejak dahulu gunung tersebut tidak akan dinamakan Gunung Slamet hingga sekarang.

Baca Juga:  Mudik gratis, Pemkab Karawang berangkatkan 948 pemudik ke daerah Jateng dan Jabar

Namun tidak terbayangkan akibat yang ditimbulkan jika memang akhirnya Gunung Slamet benar-benar meletus, apalagi dengan letusan yang sangat besar, maka semua wilayah yang masuk dalam jangkuan semburan debu atau awan panas, dapat melumpuhkan Pulau Jawa, dimana jalur Pantura akan tersendat, jalur Selatan tidak dapat digunakan, dan jalur tengah akan lumpuh total.

Mungkin ini yang dimaksudkan oleh mitos yang mengatakan bahwa Pulau Jawa akan terbelah dua, dan akan terbentuk parit yang akan diisi oleh air laut, sehingga Pulau Jawa terbelah menjadi 2.***(Yusvin)

Berita Terkait

Cafe Nara Bandung aesthetic dengan vibes asyik banget, cocok buat instagramable
KEMPAKA gandeng tokoh politik dan akademisi Karawang, ini yang dibahas
Bupati Cianjur sebut minimnya minat pertanian pada generasi muda, ini solusinya
Tolak dicium, pedangdut cantik di Purworejo ditendang Kepala Sekolah sampai tersungkur
Buntut pengusiran wartawan oleh safety CGI, Ketua PWI Cianjur desak Pemkab copot EO Biru
Bruk! Rumah Tarmin di Bandung Barat tetiba ambruk rata dengan tanah
Seorang remaja di Gresik diciduk Polisi gegara edit foto vulgar temannya menggunakan teknologi AI
Optimis menang Pilbup Karawang, Gina Fadlia Swara tunggu rekom DPP Gerindra
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 18 July 2024 - 19:11 WIB

Cafe Nara Bandung aesthetic dengan vibes asyik banget, cocok buat instagramable

Thursday, 18 July 2024 - 03:56 WIB

KEMPAKA gandeng tokoh politik dan akademisi Karawang, ini yang dibahas

Wednesday, 17 July 2024 - 20:48 WIB

Bupati Cianjur sebut minimnya minat pertanian pada generasi muda, ini solusinya

Wednesday, 17 July 2024 - 20:48 WIB

Tolak dicium, pedangdut cantik di Purworejo ditendang Kepala Sekolah sampai tersungkur

Wednesday, 17 July 2024 - 20:47 WIB

Buntut pengusiran wartawan oleh safety CGI, Ketua PWI Cianjur desak Pemkab copot EO Biru

Berita Terbaru

Cara membuat Cimol isi mozzarella, enak dan bikin berhenti mengunyah

Kuliner/Resep

Cara membuat Cimol isi mozzarella, enak dan bikin berhenti mengunyah

Thursday, 18 Jul 2024 - 23:11 WIB

Sekitar Kita Kami ingin menunjukkan kepada Anda pemberitahuan untuk berita dan pembaruan terkini.
Dismiss
Allow Notifications